fbpx

Aktivitas Islami Seru untuk Anak Selama Ramadan

Melihat orang tua melakukan aktivitas yang berbeda selama bulan Ramadan membuat anak sering bertanya apa itu Ramadan, apa itu puasa, dan bahkan apa itu Islam. Orang tua akan dengan senang hati menjelaskan panjang lebar. Sayangnya, yang anak-anak butuhkan bukanlah kultum tentang agama, melainkan aktivitas dan perkenalan yang seru. Dengan begitu, anak semakin termotivasi untuk mempelajari agama tanpa rasa bosan.

Aktivitas islami sangat tepat untuk Ramadan, Bulan Suci untuk memupuk iman dan amal. Bagi anak-anak, Ramadan adalah hal yang masih cukup asing. Bukan hanya tentang Ramadan, melainkan juga tentang Islam secara umum.  Oleh karena itu, anak perlu diperkenalkan dengan hal tersebut sejak dini sebagai fondasi moral anak. Mereka juga akan lebih mudah untuk belajar puasa ketika mereka sudah dekat dengan hal yang berkaitan dengan agama.

Akan tetapi, membantu anak belajar agama tidak bisa dibilang mudah. Selain harus menjaga dan mendorong motivasi anak untuk belajar, kita juga harus mengerti agama. Orang tua harus yakin bahwa apa yang disampaikan tidak melenceng dari ajaran sebenarnya. Untuk mengatasi hal tersebut, orang tua perlu banyak membaca dari sumber tepercaya. Jika anak diberi buku bacaan, orang tua juga harus yakin terlebih dahulu kalau isi buku tersebut dapat dipercaya. Sementara itu, aktivitas islami yang seru merupakan kunci memotivasi anak untuk belajar agama. Berikut tiga aktivitas islami yang bisa anak lakukan selama Ramadan dan beberapa buku rekomendasi tepercaya.

Belajar Mengaji dengan Wipe and Clean Book

Belajar mengaji tidak hanya bisa dilakukan bersama pak ustad di musala. Di rumah, anak juga bisa mulai belajar mengaji. Bahkan, akan lebih baik lagi jika anak mulai belajar mengaji di rumah sebelum aktif mengaji di musala. Tujuannya mengenalkan anak aktivitas mengaji sehingga anak tahu apa yang akan mereka lalukan di masjid. Selain itu, mengaji dengan orang tua juga akan membantu bonding orang tua dengan anak sembari memperkenalkan Islam.

Belajar mengaji di rumah akan lebih seru jika dilakukan dengan wipe and clean book. Wipe and clean book adalah jenis buku yang dapat ditulis dengan spidol dan dihapus dengan mudah. Dalam wipe and clean book juga terdapat tracing sehingga anak dapat menulis tulisan Arab sesuai pola yang ada di buku. Wipe and clean book yang digunakan untuk belajar mengaji dapat berupa buku belajar angka Arab dan huruf hijaiyah. Untuk belajar angka Arab, anak dapat menggunakan buku Belajar Angka Arab Bersama Alif dan Alika. Sementara itu, anak dapat menggunakan buku Belajar Huruf Hijaiyah Bersama Alif dan Alika untuk belajar huruf Arab.

Belajar mengaji menggunakan wipe and clean book akan sangat menyenangkan karena anak bisa langsung praktik menulis Arab. Selain itu, buku wipe and clean juga berisi ilustrasi, bahkan cerita. Sebagai bonus, anak juga dapat belajar bahasa Inggris dan Arab karena buku tersebut merupakan trilingual book.

Mengenal Asmaul Husna

Mengenal Islam berarti juga harus mengenal Allah. Untuk mulai memperkenalkan Allah kepada anak, orang tua perlu menjelaskan terlebih dahulu Allah itu seperti apa. Yang pasti, tidak ada manusia yang mengetahui wujud Allah. Hal tersebut akan sedikit membuat anak kesulitan mengenal-Nya karena anak tidak dapat memvisualisasikan wujud Allah. Oleh karena itu, alternatif lain untuk mengenalkan Allah kepada anak adalah dengan mengenalkan Asmaul Husna. Dengan mengenal Asmaul Husna, anak dapat lebih mengenal Allah karena mereka telah mengenal sifat Allah. Terlebih lagi, mengenal Asmaul Husna membantu mereka melihat kebesaran Allah.

Bagi anak-anak, 99 Asmaul Husna memang sangat banyak untuk dipelajari. Kabar baiknya, mereka tak harus langsung hafal 99 Asmaul Husna. Yang perlu mereka pelajari adalah sifat dan arti dari setiap nama. Mereka juga tidak harus mengenal 99 Asmaul Husna sekaligus. Ajari mereka Asmaul Husna secara perlahan.

Cara mengenalkan Asmaul Husna juga tidak hanya dengan menyebutkan bahasa Arab dan artinya dalam bahasa Indonesia. Orang tua perlu menyampaikan nilai yang dapat diambil dari arti tersebut. Cara yang paling mudah dan seru adalah dengan menggunakan activity book seri Asmaul Husna. Salah satu judul activity book seri Asmaul Husna yaitu Alif dan Alika Mengenal Asmaul Husna: Ar-Rahman. Buku yang dilengkapi dengan cerita, ilustrasi, puzzle, dan bahkan wipe and clean membuat belajar Asmaul Husna menjadi lebih seru. Selain itu, melalui cerita dari buku tersebut, anak dapat mengambil nilai dan pesan moral dari setiap nama Allah.

Mengenal Kisah Nabi dan Rasul Islam

Selain mengenal Allah, anak juga perlu mengenal nabi dan rasul Islam seperti Nabi Muhammad Saw. Mengenalkan nabi dan rasul kepada anak sama dengan mengenalkan sejarah Islam dan memberi teladan kepada mereka. Mengenalkan kisah nabi dan rasul itu cukup mudah karena kisah mereka menyenangkan untuk diikuti.

Akan tetapi, orang tua tetap harus menggunakan alat bantu dalam mengenalkan kisah nabi dan rasul. Tujuannya supaya minat anak tidak semakin berkurang. Selain itu, orang tua juga harus bisa memaksimalkan kisah para nabi dan rasul untuk memberikan teladan kepada anak. Jangan sampai anak hanya mengetahui kisah mereka, tapi tidak ada pesan moral yang mereka dapatkan.

Untuk memaksimalkan kesempatan tersebut, orang tua dapat menggunakan buku Kisah Penuh Hikmah para Sahabat Kesayangan Rasulullah dan Kisah Menakjubkan 25 Nabi dan Rasul yang Wajib Diimani. Dengan menggunakan buku sebagai alat bantu, orang tua bisa memaksimalkan aktivitas ini karena terdapat pojok teladan pada setiap akhir cerita. Ditambah lagi, dengan ilustrasi dan bonus video narasi, mengenal kisah para nabi dan rasul akan semakin menarik bagi anak-anak.

Hal terpenting dalam melakukan aktivitas islami adalah membuat aktivitas tersebut tidak membosankan. Dengan begitu, anak akan memiliki motivasi intrinsik untuk melakukannya. Aktivitas islami juga penting untuk dilakukan sejak dini supaya anak dapat tumbuh dengan nilai Islam dan memiliki fondasi Islam yang kuat. Ketiga aktivitas islami di atas juga tidak hanya bisa dilakukan saat Ramadan. Setelah Ramadan, anak-anak masih dapat melakukannya selama orang tua merasa anak masih perlu belajar dari aktivitas tersebut.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© Copyright - PT. Bentang Pustaka, Yogyakarta