5 Bahaya Sering Menahan Buang Air Kecil

Menahan buang air kecil sudah menjadi hobi banyak orang dengan berbagai alasan. Padahal, sering menahan buang air kecil bisa berisiko buruk pada kesehatan tubuh. Kita membahayakan kesehatan kandung kemih dan ginjal setiap kali menahan buang air kecil.

Rata-rata frekuensi orang buang air kecil sebanyak 4 sampai 10 kali dalam sehari. Normal urine yang dikeluarkan dalam sehari berkisar 400 sampai 2.000 ml. Kita harus sadar bahwa kebutuhan BAK kita sama pentingnya dengan kebutuhan kita lainnya. Karena menahan BAK berbahaya untuk kesehatan, kita juga perlu memastikan bahwa anak-anak tidak suka menahan BAK supaya terbiasa BAK teratur sehingga terhindar dari risiko yang mungikin terjadi. Berikut risiko dari sering menahan BAK.

  1. Infeksi Saluran Kemih (ISK)

ISK merupakan akibat sering menahan BAK yang paling umum. ISK terjadi karena urine yang kita tahan mengandung bakteri. Bakteri tersebut akan ikut terbuang ketika kita buang air kecil. Oleh karena itu, ketika kita menahan BAK, bakteri tersebut dapat berkembang biak dan membuat infeksi saluran kemih.

  1. Menahan Buang Air Kecil Menyebabkan Retensi Urine

Retensi urine merupakan penyumbatan pada kandung kemih yang membuat kita sulit untuk mengeluarkan urine saat BAK. Akibat dari retensi urine adalah urine yang keluar saat BAK tidak tuntas bahkan urine sama sekali tidak bisa keluar walaupun kita merasa ingin buang air kecil. Hal ini akan sangat mengganggu aktivitas sehari-sehari. Oleh karena itu, rutin BAK sangat penting sebelum kita kesulitan untuk buang air kecil.

  1. Menahan Buang Air Kecil Menyebabkan  Gagal Ginjal

Gagal ginjal terjadi karena ginjal sudah tidak bisa lagi menyaring kotoran atau limbah hasil dari pencernaan akibat sering menahan buang air kecil. Ketika kita tidak rutin BAK sesuai kebutuhan, kotoran di dalam ginjal akan semakin menumpuk. Gejala yang biasa terjadi saat orang mengalami gagal ginjal adalah memar hingga feses yang berdarah. Jika gagal ginjal sudah serius, dokter perlu melakukan transplantasi ginjal.

  1. Pembengkakan Kandung Kemih

Pembengkakan kandung kemih terjadi ketika volume urine yang ditampung kandung kemih terlalu banyak. Rata-rata kandung kemih dapat menampung hingga 15 ons urine. Jika kita banyak minum, tetapi sering menahan BAK, volume urine yang terdapat dalam kandung kemih akan terus bertambah. Oleh karena itu, kita perlu rajin BAK supaya volume urine di kandung kemih tetap dapat ditampung.

  1. Batu Ginjal

Jarang buang air kecil akan mengakibatkan berlebihnya kalsium dan natrium dalam ginjal. Mineral-mineral tersebut akan mengendap jika dibiarkan berada di dalam ginjal dan berubah menjadi batu. Batu tersebut dapat keluar melalui saluran kemih. Namun, proses pengeluarannya mengakibatkan rasa sakit.

Tidak hanya orang dewasa yang sering menahan BAK, tetapi banyak anak yang tidak sadar dan tidak tahu akan bahaya menahan BAK. Mereka lebih memilih bermain daripada menyempatkan waktu ke kamar mandi untuk buang air kecil. Selain menjaga rutinitas buang air kecil sendiri, kita sebagai orang dewasa perlu memastikan anak-anak supaya rajin BAK sesuai kebutuhan. Hal ini dapat dilakukan dengan mengedukasi mereka melalui buku anak atau diskusi dengan orang dewasa.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *