KITA: Yang Hanya Sebatas Hampir

Innayah Putri dan Buku Ketiganya

KITA adalah buku ketiga Innayah Putri atau lebih sering dipanggil Naya. Dia adalah penulis berbakat yang telah menerbitkan di Bentang Belia sejak beberapa tahun yang lalu.

Dua novel sebelumnya Iris-High School Series dan If Only sukses dan mampu membuat pembaca jatuh cinta. Ditulis dengan ciri khas Naya, yang mampu memorak-porandakan perasaan para pembacanya. Dalam novel ketiganya ini, lagi-lagi Naya mampu mematahkan hati para pembaca lewat kalimat-kalimat ciptaannya.

Dikemas dalam ukuran kecil dan hard cover membuat Kita mudah kamu bawa ke mana saja. Di tiap lembarnya, Naya menuliskan setiap kata yang siap membuat hatimu galau dan patah. Tidak berhenti di situ, buku ini dilengkapi dengan ilustrasi penuh warna pula.

Berawal dari Sahabat hingga Jadi Cinta

Pernah mengalami jatuh cinta diam-diam dengan sahabatmu sendiri? Kamu tidak sendirian!

Siapa yang akan menyadari bahwa debar jantungmu bertambah jadi lebih keras saat kamu bersama sahabat terdekatmu? Dan siapa yang bisa memastikan perasaan yang ada akan selalu cukup dengan kata sahabat?

Dalam buku Kita, kamu akan menyadari isi hatimu yang sebenarnya. Setelah membacanya, kamu akan terdiam dan mulai berpikir apakah sebaiknya perasaanmu itu diungkapkan atau tidak?

KITA: Yang Hanya Sebatas Hampir

Kita hadir untuk mewakili perasaan-perasaan yang tidak pernah bisa diungkapkan kepada sang empunya. Kepada cinta-cinta yang tak pernah bisa disampaikan.

Penerimaan serta mencoba merelakan dia yang harus pergi dengan orang lain adalah hal yang juga penulis coba sampaikan kepada para pembaca. Karena merelakan bukan serta merta hal yang mudah dilakukan siapa saja. Butuh lebih banyak tenaga untuk merelakan.

Siapa yang tidak pernah merelakan sebuah kehilangan? Siapa pun pernah dan harus merelakan sesuatu. Dan siapa pun bisa mulai membaca novel ini untuk perlahan mencoba merelakan apa pun yang harus direlakan.

Dengan membaca novel ini, mungkin akan memberimu energi tambahan untuk merelakan hal-hal yang selama ini sungguh sangat kamu idam-idamkan. Juga mungkin akan membantumu menerima dan mengikhlaskan hal-hal yang masih saja berat untuk dilupakan.

Dan akhirnya menyadari mengapa aku dan kamu tidak pernah menjadi KITA. (arum)

1 reply

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *