Memburu Muhammad Kembali Menghadirkan Islamisme Magis

Feby Indirani bersama dengan Bentang Pustaka akan segera menghadirkan karya terbarunya. Dengan judul Memburu Muhammad dan dengan bentuk kumpulan cerpen ini akan menghadirkan kembali kisah yang biasa disebut sebagai Islamisme Magis. Kesuksesan Feby Indirani bersama karya sebelumnya yaitu Bukan Perawan Maria akan menjadi menarik pada karya terbarunya kali ini. Memburu Muhammad merupakan yang kedua dari trilogi Islamisme Magis. Karya terbarunya kali ini, Memburu Muhammad akan menyuguhkan kisah bernapas Islami yang magis. Mengandung unsur fantasi, hingga ide-ide di luar nalar.

Apa Itu Islamisme Magis?

Kisah-kisah dalam buku ini akan berlatar situasi fantasi yang penuh paradoks dan pertentangan dengan mengandung nilai-nilai Islam. Sama seperti karya sebelumnya, yaitu Bukan Perawan Maria, dalam Memburu Muhammad akan bertema Islamisme Magis. Banyak yang memandang bahwa ini merupakan bentuk sindiran pada orang-orang yang terlalu kuat mengikat agamanya. Goenawan Muhammad selaku pendiri majalah Tempo pernah menuliskan bahwa cerita-cerita yang penuh pertentangan seperti itu hanya bisa dituliskan oleh suara dari dalam, soerang Muslim yang intim dengan bahasa dan pola pikir khas masyarakatnya. Namun di saat yang sama juga sang penulis berada di luar dinding, suatu posisi yang membuatnya menyapa masyarakatnya dengan akrab sekaligus asing.

Islamisme Magis dianggap juga sebagai salah satu jembatan budaya untuk memperkenalkan Indonesia pada masyarakat dunia. Melalui kesuksesannya sebelumnya, Feby Indirani sukses berkeliling dunia mulai dari Italia, Belanda, Jerman, Belgia, hingga Inggris. Sang penulis juga mencanangkan gerakan Relax It’s Just Religion. Hal itu juga berkaitan dengan kondisi di Indonesia di mana perbedaan agama khususnya menjadi sebuah masalah. Melalui Islamisme Magis, Feby Indirani ingin mengedepankan toleransi dan keberagaman.

Memburu Muhammad

Pada kumpulan cerpen terbaru ini akan menyuguhkan kisah yang bernapas Islami yang magis. Tentunya dalam kisah akan mengandung unsur fantasi. Penulis meracik kisah ini dengan apik dan membuat pembaca akan ketagihan untuk melahap judul demi judul pada cerita pendek di dalamnya. Di sisi lain kisah ini juga akan menjadi kisah yang lucu dan menghibur. Bertemakan kehidupan beragama sehari-hari di Indonesia. Namun juga mengandung makna yang mendalam dan cukup menyentil pembaca. Penulis juga memberi ruang untuk pembaca bermain-main dengan imajinasi serta intepretasi masing-masing. Penentuan makna yang muncul tentunya akan beragam.

Nantikan kehadiran karya terbaru Feby Indirani yaitu Memburu Muhammad hanya di Bentang Pustaka.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *