Lebih dekat dengan Ms. Zahra Zahira, Penulis Islamic Montessori Inspired Activity

Di tengah semaraknya dunia pendidikan anak usia dini terhadap metode Montessori, pada akhir April mendatang Bentang Pustaka akan meluncurkan buku parenting berjudul Islamic Montessori Inspired Activity. Buku ini hadir tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan para orang tua dalam memahami Montessori yang telah dipadukan dengan nilai-nilai Islami, tetapi juga memberikan panduan lengkap untuk menerapkan metode tersebut di rumah.

Konsep “Islamic Montessori” lahir dari kebutuhan keluarga Muslim dalam memberikan pendidikan untuk anak usia dini yang berorientasi pada kecerdasan intelektual tanpa mengesampingkan pembentukan karakter. Adanya filosofi dan metode Montessori yang telah ada sejak akhir abad ke-19 menjadi salah satu alternatif solusi yang tepat. Dengan menyisipkan prinsip-prinsip agama Islam dalam penerapannya, anak diarahkan untuk memiliki karakter seorang Muslim yang sesuai dengan tuntunan. Oleh karena itu, terbentuklah konsep “Islamic Montessori” yang kini diterapkan di berbagai negara.

Zahra Zahira, penulis buku Islamic Montessori Inspired Activity, adalah salah seorang pegiat “Islamic Montessori” di Indonesia. Ia mendirikan Indonesia Islamic Montessori Community pada 2017 setelah cukup lama berkecimpung dalam bidang tersebut. Walaupun tidak berangkat dari latar belakang pendidikan anak usia dini, Zahra Zahira yang biasa dipanggil dengan sebutan Miss Zahra, memiliki berbagai pengalaman dan sertifikasi baik di dalam maupun luar negeri.

Miss Zahra merupakan lulusan Manajemen Universitas Airlangga, Surabaya, kemudian melanjutkan S-2 Strategic Management di Universitas Indonesia, Jakarta. Ketertarikannya pada Montessori pada 2012 diawali dari ibu mertuanya yang telah mengajar di sekolah berbasis metode Montessori selama 10 tahun. Miss Zahra kemudian mengikuti berbagai pelatihan, workshop, dan seminar tentang Montessori yang saat itu belum banyak diketahui masyarakat luas. Ia juga mempelajari berbagai cabang ilmu pendidikan anak usia dini, termasuk pengalamannya bekerja dengan anak-anak berkebutuhan khusus di ABA Therapist Coolkid Psychology dan Caulfield South Childcare di Melbourne, Australia.

Dalam sebuah kuliah online, Ms Zahra mengungkapkan, “Alhamdulillah sekarang Montessori sudah banyak dipakai dan tidak seasing dulu. Di sisi lain, saya sangat senang karena banyak orang merasakan manfaatnya. Saat saya mengaplikasikan di childcare untuk anak normal ataupun special needs, guru dan orang tua juga merasakan manfaat dari pendidikan Montessori. Hanya saja, di sisi lain, saya sedih kadang banyak orang yang ikut-ikutan tanpa mengerti filosofi Montessori.”

Dengan buku yang ditulisnya bersama Bentang Pustaka, Ms. Zahra berharap dapat membantu para orang tua untuk lebih meresapi filosofi Montessori dan mampu menerapkannya pada anak dengan optimal. Para orang tua Muslim juga akan dimudahkan dalam mempraktikkan pembelajaran Montessori sekaligus mengarahkan anak pada karakter yang diharapkan dalam agama Islam dengan cara yang menyenangkan. Terdapat 200 lebih aktivitas yang sesuai dengan K-13 Diknas Indonesia, materi sesuai dengan silabus PAUD, pembahasan detail 7 area penting Islamic Montssori, dan tip seru menyiapkan aktivitas Montessori.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *