fbpx

Sistem Kerja di Google Ventures, Model Manajemen Perusahaan Masa Depan

Cergas mengikuti perubahan, cerdik mengelola waktu. Dua etos itu sepertinya membudaya di lingkungan kerja Google Ventures. Sebagai perusahaan berbasis teknologi yang visioner, Google Ventures berisikan orang-orang kreatif yang pantang menyia-nyiakan waktu karena waktu akan selalu memelesat maju dan berubah. <p style="text-align: justify;">Cergas mengikuti perubahan, cerdik mengelola waktu. Dua etos itu sepertinya membudaya di lingkungan kerja Google Ventures. Sebagai perusahaan berbasis teknologi yang visioner, Google Ventures berisikan orang-orang kreatif yang pantang menyia-nyiakan waktu karena waktu akan selalu memelesat maju dan berubah. Hukum alam tersebut mustahil untuk ditolak. Manusia mesti patuh dan dianugerahi akal budi untuk menyiasatinya. Kuatnya dua etos yang disebutkan di awal itu tak lepas dari penerapan sistem kerja yang mereka bangun. Metode <a href="https://mizanstore.com/sprint_republish_5_hari_61499">Sprint</a> digunakan Google Ventures sebagai sistem kerja mereka sejak 2012.</p>

<p style="text-align: justify;">Sesuai dengan substansi namanya, <a href="https://mizanstore.com/sprint_republish_5_hari_61499">Sprint </a>berpegang pada efektivitas dan efisiensi. Dan, di sini waktu benar-benar tak ternilai harganya. Sistem yang diciptakan oleh Jake Knapp tersebut memang tidak memungkinkan staf <a href="https://mizanstore.com/sprint_republish_5_hari_61499">Google Ventures</a> untuk bekerja lembur. Nyaman, bukan? Wajar jika di benak kita langsung terbayang ritme kerja yang menyenangkan.</p>

<p style="text-align: justify;">Di satu sisi, kenyamanan dalam bekerja itu lebih disebabkan oleh pengutamaan kerja sama tim. Satu tim pada setiap proyek maksimal beranggotakan tujuh orang. Di dalam satu tim harus ada ahli keuangan, ahli desain, ahli teknologi, ahli pemasaran, ahli konsumen, dan di antara mereka harus dipilih satu penentu keputusan (<em>decision maker</em>). Dengan skema seperti ini, setiap staf memiliki tanggung jawab nyata dan harus solid. Di sisi lain, para staf tidak boleh santai, harus fokus karena satu proyek ditargetkan selesai dalam jangka waktu 5 hari, dari Senin sampai Jumat. Melihat tuntutan akan kedisiplinan waktu yang sedemikian ketat, jelas hanya orang-orang pilihan yang mampu mengerjakannya.</p>

<p style="text-align: justify;">Sebelum metode <a href="https://mizanstore.com/sprint_republish_5_hari_61499"><span style="color:#0000FF;">Sprint</span></a> diterapkan, para staf <a href="https://mizanstore.com/sprint_republish_5_hari_61499"><span style="color:#0000FF;">Google Ventures</span></a> butuh waktu rata-rata 6 bulan untuk merampungkan proyek mereka. Namun, sungguh menakjubkan, penggunaan metode Sprint terbukti membuahkan pencapaian yang revolusioner. Ratusan proyek dapat sukses terealisasi dalam waktu singkat. Pencapaian yang fantastis! Sementara itu, di balik layar, seandainya kita mengamati ritme kerjanya, bisa jadi kita akan tercengang menyaksikan begitu efektif dan efisiennya mereka. Para staf mulai bekerja pada pukul 10.00 pagi dan berakhir pada pukul 5.00 sore, dari Senin sampai Jumat. Selama bekerja, staf dilarang bermain dengan gadget pribadinya. Jam istirahat pun diatur; ada dua sesi, yakni istirahat makan siang dan <em>coffee break</em> menjelang berakhirnya jam kerja. Menengok gadget hanya diizinkan pada sesi istirahat tersebut.</p>

<p style="text-align: justify;"><em>Start-up</em> menjadi sasaran utama proyek investasi di <a href="https://mizanstore.com/sprint_republish_5_hari_61499"><span style="color:#0000FF;">Google Ventures</span></a>. Untuk memperoleh dana sekaligus pembinaan dari Google Ventures jelas tidak mudah. Para staf di Google Ventures akan melakukan seleksi sesuai dengan standar perusahaan. Apabila <em>start-up</em> tersebut masuk hitungan sebagai penerima dana investasi, tak dimungkiri kesempatan menjadi perusahaan yang besar dan menjanjikan pun akan terbuka lebar. Sebab, para staf Google Ventures akan membidani dan mengawal mereka secara sungguh-sungguh.</p>

<p style="text-align: justify;">Setiap tahunnya, Google Ventures mengalirkan dana investasi sebanyak US$500 juta dan memiliki aset senilai US$2,4 triliun. Dan, sudah ratusan <em>start-up</em> berhasil dibina. Dari angka tersebut, bisa dilihat bahwa sumber daya manusia di Google Ventures mumpuni dalam mengelola <em>start-up</em> yang jadi ujung tombak inovator sekaligus perputaran modal. Para staf memiliki komitmen tinggi untuk mengaplikasikan sistem kerja Sprint yang terbukti membuat perusahaan jadi produktif, efektif, dan efisien.</p>

<p style="text-align: justify;">Terlebih, menurut <a href="https://www.businessinsider.sg/?r=US&IR=T"><span style="color:#0000FF;">www.businessinsider.com</span></a>, jumlah staf di Google Ventures berjumlah 50 orang, 8 orang di antaranya mitra investor. Maka, tak heran, Google Ventures mengapresiasi mereka dengan gaji fantastis dengan kisaran US$110 ribu hingga US$136 ribu, ditambah tunjangan lain termasuk tunjangan anak sebesar US$1.000 per anak. Jejak kesuksesan tersebut layak jadi motivasi para <em>start-up</em> hasil besutan Google Ventures; seperti Uber, Doctor on Demand, Blue Bottle, 23andMe, dan masih banyak lagi. Mereka menduplikasi sistem kerja Google Ventures yang mengutamakan kualitas bukan kuantitas, termasuk dalam hal sumber daya manusia. Pekerja relatif sedikit, tetapi berkualitas dengan ditopang sistem kerja Sprint sehingga mampu mendatangkan manfaat yang besar. Sungguh suatu inovasi <em>business plan</em> yang mewakili filosofi Revolusi Industri 4.0.</p>

<p style="text-align: justify;">Metode <a href="https://mizanstore.com/sprint_republish_5_hari_61499"><span style="color:#0000FF;">Sprint </span></a>yang digunakan oleh Google Ventures dibahas mendalam dan diterapkan oleh perusahaan-perusahaan <em>start-up</em> di berbagai negara, salah satunya Indonesia. Ide cemerlang dalam pemecahan masalah perusahaan ini dapat dibaca dalam buku berjudul serupa, <a href="https://mizanstore.com/sprint_republish_5_hari_61499"><span style="color:#0000FF;"><em>Sprint</em></span></a>. Versi bahasa Indonesia buku ini diterbitkan oleh Bentang Pustaka. <a href="https://mizanstore.com/sprint_republish_5_hari_61499"><span style="color:#0000FF;"><em>Sprint</em></span></a>, bisa didapatkan <a href="https://mizanstore.com/sprint_republish_5_hari_61499"><span style="color:#0000FF;">di sini</span></a>.</p>

<p style="text-align: justify;"> </p>

<p style="text-align: justify;">Kontributor: Sigit Suryanto</p>Bentang Pustaka

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© Copyright - PT. Bentang Pustaka, Yogyakarta