Menjadi Negosiator Bijak pada Masa Threenager Si Kecil

Istilah masa terrible two dan terrible three bahkan hingga terrible four dan five sudah sering kita kenal, tetapi bagaimana dengan istilah usia threenager? Nah, bagi Happy Moms yang belum mengetahuinya, berikut ini Bentang Kids akan mengulasnya untuk Anda. <p style="text-align: justify;">Istilah masa <em>terrible two</em> dan <em>terrible three</em> bahkan hingga <em>terrible four</em> dan <em>five</em> sudah sering kita kenal, tetapi bagaimana dengan istilah usia <em>threenager</em>? Nah, bagi <em>Happy Moms</em> yang belum mengetahuinya, berikut ini Bentang Kids akan mengulasnya untuk Anda.</p>

<p style="text-align: justify;"><em>Children are born with all the curiosity</em> atau dapat kita sebut bahwa anak lahir dengan segala keingintahuannya. kalimat ini mungkin sangat tepat untuk menggambarkan usia <em>threenager</em> pada si kecil. Usia <em>threenager </em>merupakan suatu istilah untuk mendeskripsikan anak yang berusia tiga tahun, tetapi ajaibnya memiliki perilaku seperti remaja berusia 13 tahun. Lo, kok bisa? Yuk, kita cari tahu lebih jauh tentang usia <em>threenager </em>pada si kecil, bisa jadi si kecil di rumah yang mulai berubah ternyata sedang memasuki masa <em>threenager-</em>nya. Sebagai orang tua siaga, tentunya kita ingin selalu mendampingi si kecil melewati setiap periodesasi perkembangannya kan, Moms & Dads?</p>

<p style="text-align: justify;">Menurut Nessi Purnomo, seorang psikolog di Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta, anak yang sedang berada pada masa <em>threenager </em>secara tidak langsung ingin menyampaikan pada seluruh dunia bahwa ia mampu melakukan semuanya sendiri. Setelah terpenjara pada 2 tahun pertamanya dengan ketidakberdayaan, mungkin anak akan berpikir sudah saatnya ia menyuarakan apa yang ia inginkan. Bagaimana dengan si kecil di rumah, Moms? Apa perubahan yang ia tunjukkan pada usianya yang memasuki tahun ketiga?</p>

<p style="text-align: justify;">Ketika kita membahas <em>parenting</em>, tidak lengkap rasanya ketika kita belum mengalaminya sendiri. Untuk beberapa orang yang telah mengalami susahnya berdamai dengan usia <em>threenager, </em>anak pasti akan menjawab usia <em>threenager </em>membutuhkan kesabaran ekstra dari kita sebagai orang tua. Bagaimana tidak? Si kecil yang masih berusia 3 tahun tiba-tiba berubah dan berlagak seperti remaja yang keras kepala, susah diatur, susah mengalah, bahkan kadang kala mereka akan berteriak ketika keinginannya tidak dipenuhi. Atau, pernahkah Anda harus memutar otak ketika menyuruh mereka mandi dan tidur siang sementara si kecil sedang asyik bermain dan tiba-tiba anak menjadi negosiator yang hebat seperti “Lima menit lagi ya, Ma ….” sambil menunjukkan senyuman paling menawan untuk meluluhkan hati kita? Atau, si kecil mulai mengatur hal-hal di luar dugaan seperti “Nanti malam kita harus makan pizza di restoran A.” Ketika mendapati si kecil mendadak berubah seperti itu, bisa jadi ia sedang berada pada usia <em>threenager</em> mereka, sedangkan kita tidak menyadarinya.</p>

<p style="text-align: justify;">Meskipun sering dibuat pusing karena ulah-ulah baru si kecil, di sisi lain kita juga akan waswas karena takut salah dalam menghadapi anak pada usia <em>threenager-</em>nya. Banyak yang bisa kita lakukan untuk bersahabat dengan si kecil pada usia <em>threenager-</em>nya. Yang paling mendasar adalah posisikan diri kita sebagai sahabatnya dan belajarlah menjadi negosiator yang bijak. Ingat ya Moms, negosiasi tidak hanya tentang <em>win-win solution</em> saja. Namun, juga tentang bagaimana anak memahami proses dan solusi dari suatu masalah.</p>

<p style="text-align: justify;">Memosisikan diri sebagai sahabatnya akan membantu kita lebih mudah memahami apa yang diinginkan anak, yang tidak ia sukai, dan anak akan lebih ekspresif menyampaikan apa yang menjadi gagasannya. Namun, tetaplah melakukan kontrol dengan memberi nasihat yang rasional seperti memberikan alasan kenapa tidak boleh, kenapa harus begini, kenapa harus begitu. Sebab, pada usia <em>threenager</em> anak tidak akan lagi mudah dibohongi. Nah, untuk membantu anak mendengarkan nasihat, <a href="http://instagram.com/bentangkids">Bentang Kids</a> memiliki <a href="https://mizanstore.com/cerita_anak_jagoan_aku_60886">Seri Cerita Anak Jagoan</a> dengan judul <em>Lala Mendengarkan Nasihat</em> yang akan melatih anak untuk mengembangkan kecerdasan emosionalnya, melatih nalar berpikirnya, dan membangun interaksi antara kita sebagai orangtua dan si kecil.</p>

<p style="text-align: justify;"> </p>

<p style="text-align: justify;">Diolah dari berbagai sumber</p>

<p style="text-align: justify;">Sumber gambar : www.flickr.com</p>Larasati M

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published.

© Copyright - PT. Bentang Pustaka, Yogyakarta