Ketahui Apa Saja yang Termasuk dalam Kurikulum Montessori!

Kurikulum Montessori merupakan pembelajaran yang berbeda dengan kurikulum kelas anak pada umumnya. Jika pada kelas tradisional anak-anak banyak belajar mengenai hal yang sama, di waktu yang sama, dan cara yang sama, maka pada metode Montessori anak akan belajar sesuai dengan kemauan sang anak. Pembelajaran ini tidak ditentukan berdasarkan usia anak, melainkan tingkat dan kecepatan anak mempelajari satu keterampilan sebelum berpindah ke keterampilan lainnya.

Melalui permainan literasi Healthy Kids Universe, maka anak-anak akan sekaligus bisa mempelajari setiap metode Montessori tersebut. Namun sebelum membahas permainan literasi apa saja yang ada di Healthy Kids Universe, mari kita mempelajari terlebih dahulu mengenai apa saja sih kurikulum Montessori ini melalui artikel Bentang Pustaka berikut ini!

Kurikulum Montessori

Kurikulum Montessori adalah sistem pendidikan yang dikembangkan oleh Dr. Maria Montessori, seorang dokter Italia dan pendidik pada awal abad ke-20. Kurikulum Montessori didasarkan pada konsep bahwa setiap anak memiliki potensi alami untuk belajar, dan tujuan utama dari pendidikan adalah untuk membantu anak-anak dalam membangun kemampuan dan keterampilan mereka melalui lingkungan yang memfasilitasi perkembangan mereka. Terdapat lima area kurikulum Montessori yang berbeda, yaitu Practical Life, Sensorial, Matematika, Bahasa, dan Budaya.

Practical Life

Practical Life merupakan area kurikulum Montessori yang memfokuskan pada perkembangan keterampilan sehari-hari dan membantu anak untuk memahami lingkungannya dengan melakukan kegiatan yang bermanfaat sehari-hari. Aktivitas dalam Practical Life mencakup membuka dan menutup kancing baju, memasak, membersihkan, dan mengatur benda-benda dalam ruangan. Tujuan dari Practical Life adalah untuk mengembangkan kepercayaan diri anak dan keterampilan motorik halus mereka.

Sensorial

Sensorial adalah area kurikulum Montessori yang memfokuskan pada pengembangan indera anak, yaitu penglihatan, pendengaran, penciuman, rasa, dan sentuhan. Tujuan dari Sensorial adalah untuk membantu anak mengembangkan kesadaran sensorik, pemahaman yang lebih baik tentang dunia yang mengelilingi mereka, dan keterampilan untuk membedakan objek berdasarkan fitur-fiture sensoriknya. Aktivitas dalam Sensorial meliputi membedakan warna, bentuk, ukuran, dan tekstur.

Matematika

Matematika adalah area kurikulum Montessori yang membantu anak mengembangkan pemahaman matematika yang abstrak dengan cara yang konkret. Tujuan dari Matematika adalah untuk membantu anak memahami konsep matematika dasar seperti bilangan, operasi matematika, geometri, dan logika. Aktivitas dalam Matematika mencakup menghitung dengan manipulatif, pemecahan masalah, dan pengenalan terhadap bentuk dan ukuran.

Bahasa

Bahasa adalah area kurikulum Montessori yang membantu anak untuk memperluas keterampilan berbahasa mereka melalui pengenalan dan pemahaman huruf, suara, dan pengucapan. Tujuan dari Bahasa adalah untuk membantu anak membaca, menulis, dan berbicara dengan lancar. Aktivitas dalam Bahasa meliputi mengenal huruf dan bunyi bahasa, penulisan dan membaca kata, serta pemahaman dan penggunaan kata-kata dalam konteks yang berbeda.

Budaya

Budaya adalah area kurikulum Montessori yang membantu anak memahami dan menghargai budaya mereka sendiri dan budaya-budaya lainnya di seluruh dunia. Tujuan dari Budaya adalah untuk membantu anak memperluas wawasan mereka tentang dunia dan keberagaman budaya di dalamnya. Aktivitas dalam Budaya meliputi mempelajari berbagai tradisi dan budaya, mengenal seni, musik, dan kesenian dari berbagai negara, serta mempelajari geografi, sejarah, dan ilmu pengetahuan lainnya yang relevan dengan budaya-budaya tersebut.

Pendidikan Montessori menekankan pada pembelajaran mandiri, dengan guru bertindak sebagai pengamat dan fasilitator dalam lingkungan belajar yang terstruktur dengan baik. Anak-anak diberi kebebasan untuk memilih kegiatan dan alat yang mereka ingin gunakan, sementara guru memberikan arahan dan bimbingan ketika diperlukan.

Dalam keseluruhan lima area kurikulum Montessori, pendidikan Montessori mengedepankan pembelajaran melalui pengalaman langsung dan praktikum, dengan menggabungkan unsur-unsur sensorik dan motorik yang memfasilitasi pengalaman belajar yang holistik dan menyenangkan. Dengan pendekatan ini, anak-anak dipersiapkan untuk belajar dan berkembang dengan cara yang berkelanjutan dan mendalam.

5 Manfaat Kurikulum Montessori

Setelah mengetahui apa itu kurikulum Montessori, kalian juga perlu mengetahui mengenai apa saja manfaat dari kurikulum dan metode ini. Manfaat kurikulum dan metode Montessori adalah:

  1. Kurikulum dirancang untuk menumbuhkan rasa percaya diri dan kemandirian pada anak dengan memberikan mereka kebebasan untuk mengeksplorasi lingkungannya dan belajar melalui eksperimen tanpa takut gagal. Yang menjadikannya penting untuk mengembangkan pikiran.
  2. Membantu anak-anak dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis, keterampilan memecahkan masalah, dan berpikir kreatif.
  3. Dirancang untuk kebutuhan perkembangan setiap anak sehingga mereka tidak pernah kewalahan dengan terlalu banyak informasi sekaligus.
  4. Disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan semua pelajar, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus atau keterlambatan perkembangan; itu juga mencakup penekanan kuat pada perkembangan anak usia dini.
  5. Mempromosikan perkembangan panca indera anak untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam belajar dan mengembangkan keterampilan sosial.

Permainan Literasi Healthy Kids Universe, Menerapkan Kurikulum Montessori

Lalu, bagaimana cara menerapkan metode Montessori ini? Apakah semua anak bisa mendapatkan pendidikan pada setiap kurikulum Montessori ini? Jawabannya pasti, tentu saja. Anak-anak bisa mempelajari setiap metode Montessori ini melalui permainan literasi Healthy Kids Universe.

Healthy Kids Universe merupakan media belajar mandiri yang bisa digunakan oleh orang tua dan anak untuk mempelajari metode Montessori sendiri. Melalui permainan literasi tersebut, anak akan mendapatkan 5 boardbook berfitur, 1 board game, 20 kartu aktivitas, 4 kartu situasi, 4 pion karakter, 1 buku panduan orang tua, dan 1 buku panduan bermain board game.

Untuk bisa mendapatkan permainan literasi Healthy Kids Universe ini, kalian bisa membelinya melalui Book Advisor Mandira di seluruh Indonesia. Mulai terapkan metode Montessori ini untuk tumbuh kembang anak yang lebih baik ya!

 

. . . . .