Kejujuran, Kunci Sukses Andri Mendidikan YPAB

andri rizki

Memperingati Hari Pendidikan, Andri Rizki Putra menggelar talkshow “Melakukan Fundrising Kreatif untuk Lembaga Nirlaba pada Senin (2/5). Selama ini, selain dikenal sebagai penulis buku “Orang Jujur Tidak Sekolah”, Andri juga mendirikan Yayasan Pemimpin Anak Bangsa (YPAB). Bertempat di Ruang Abdullah Sigit FIP UNY, Andri beberkan kunci sukses YPAB hingga menjadi sekarang ini.

YPAB sendiri merupakan sebuah organisasi non-profit yang menyelenggarakan pendidikan kesetaraan program Paket A (Setara SD), Paket B (Setara SMP), dan Paket C (Setara SMA) sejak 10 September 2012 khusus diperuntukkan masyarakat putus sekolah diberbagai jenjang tanpa dikenakakan biaya pendidikan apapun atau gratis. Andri mendirikan YPAB karena sebagai anak putus yang sekolah, ia merasa bahwa sistem pendidikan formal yang sekarang berjalan perlu dikritisi.

Dalam talkshow tersebut Andri tidak memungkiri bahwa biaya operasional dan semua yang berkaitan dengan hal finansial menjadi persoalan dari lembaga nirlaba. “Hal ini juga menjadi persoalan untuk YPAB,” tutur pria lulusan Hukum UI ini.

Awalnya, sebagai lembaga nirlaba yang bergerak di bidang pendidikan, YPAB hanya berupa garasi saja. Dalam perjalannya pun, Andri seringkali berhadapan dengan berbagai kendala. Mulai dari bersitegang dengan para preman-preman kampung hingga yayasannya yang dituduh oleh warga sebagai rumah prostitusi. Semua cerita tentang perjalanan YPAB ditulis oleh Andri pada bukunya “Orang Jujur Tidak Sekolah”. Dalam buku itu, Andri juga menceritakan perjalanan hidupnya yang jatuh bangun ketika menempuh pendidikan. “Saya pernah tidak naik kelas. Saya jug anak putus sekolah,” ujarnya.

andri rizki2

Dalam mengelola dana YPAB, Andri ternyata memiliki idealisme sendiri. Andri menolak bantuan dana dari perusahaan-perusahaan yang merugikan masyarakat seperti perusahaan rokok dan lain sebagainya. Bagi Andri, ia tidak akan menerima dana dari pihak-pihak yang tidak memiliki visi yang sama dengan yayasannya. Apalagi, perusahaan tersebut berseberangan dengan misi dan visi YPAB. Namun begitu, para donatur tetap berminat untuk memberikan dana kepada Andri.

Andri menjelaskan bahwa selama ini ia selalu menceritakan tentang YPAB sejujur-jujurnya pada para donatur. “Kami bercerita pada semua calon donatur tentang keadaan YPAB yang sebenar-benarnya. Tidak ada kebohongan. Kami selalu bercerita jujur tengtang keadaan YPAB,” ujarnya. Seperti buku yang ditulisnya, kejujuran bagi Andri memang nomor satu. Oleh karena itu, dalam melakukan fundrising yayasannya pun, Andri mengutamakan kejujuran. Dan, terbukti, Andri beserta seluruh relawan yang menghidup YPAB dan mengecap kesuksesan yayasan tersebut. Kesuksesan itu tidak berupa materi melainkan dorongan untuk terus membantu sesama di bidang pendidikan.

Lamia Putri D. andri rizki

Memperingati Hari Pendidikan, Andri Rizki Putra menggelar talkshow “Melakukan Fundrising Kreatif untuk Lembaga Nirlaba pada Senin (2/5). Selama ini, selain dikenal sebagai penulis buku “Orang Jujur Tidak Sekolah”, Andri juga mendirikan Yayasan Pemimpin Anak Bangsa (YPAB). Bertempat di Ruang Abdullah Sigit FIP UNY, Andri beberkan kunci sukses YPAB hingga menjadi sekarang ini.

YPAB sendiri merupakan sebuah organisasi non-profit yang menyelenggarakan pendidikan kesetaraan program Paket A (Setara SD), Paket B (Setara SMP), dan Paket C (Setara SMA) sejak 10 September 2012 khusus diperuntukkan masyarakat putus sekolah diberbagai jenjang tanpa dikenakakan biaya pendidikan apapun atau gratis. Andri mendirikan YPAB karena sebagai anak putus yang sekolah, ia merasa bahwa sistem pendidikan formal yang sekarang berjalan perlu dikritisi.

Dalam talkshow tersebut Andri tidak memungkiri bahwa biaya operasional dan semua yang berkaitan dengan hal finansial menjadi persoalan dari lembaga nirlaba. “Hal ini juga menjadi persoalan untuk YPAB,” tutur pria lulusan Hukum UI ini.

Awalnya, sebagai lembaga nirlaba yang bergerak di bidang pendidikan, YPAB hanya berupa garasi saja. Dalam perjalannya pun, Andri seringkali berhadapan dengan berbagai kendala. Mulai dari bersitegang dengan para preman-preman kampung hingga yayasannya yang dituduh oleh warga sebagai rumah prostitusi. Semua cerita tentang perjalanan YPAB ditulis oleh Andri pada bukunya “Orang Jujur Tidak Sekolah”. Dalam buku itu, Andri juga menceritakan perjalanan hidupnya yang jatuh bangun ketika menempuh pendidikan. “Saya pernah tidak naik kelas. Saya jug anak putus sekolah,” ujarnya.

andri rizki2

Dalam mengelola dana YPAB, Andri ternyata memiliki idealisme sendiri. Andri menolak bantuan dana dari perusahaan-perusahaan yang merugikan masyarakat seperti perusahaan rokok dan lain sebagainya. Bagi Andri, ia tidak akan menerima dana dari pihak-pihak yang tidak memiliki visi yang sama dengan yayasannya. Apalagi, perusahaan tersebut berseberangan dengan misi dan visi YPAB. Namun begitu, para donatur tetap berminat untuk memberikan dana kepada Andri.

Andri menjelaskan bahwa selama ini ia selalu menceritakan tentang YPAB sejujur-jujurnya pada para donatur. “Kami bercerita pada semua calon donatur tentang keadaan YPAB yang sebenar-benarnya. Tidak ada kebohongan. Kami selalu bercerita jujur tengtang keadaan YPAB,” ujarnya. Seperti buku yang ditulisnya, kejujuran bagi Andri memang nomor satu. Oleh karena itu, dalam melakukan fundrising yayasannya pun, Andri mengutamakan kejujuran. Dan, terbukti, Andri beserta seluruh relawan yang menghidup YPAB dan mengecap kesuksesan yayasan tersebut. Kesuksesan itu tidak berupa materi melainkan dorongan untuk terus membantu sesama di bidang pendidikan.

Lamia Putri D.bentang

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published.

© Copyright - PT. Bentang Pustaka, Yogyakarta