Belajar Memilih Pemimpin yang Bijak dari Novel Lord of the Flies

Dikisahkan pada novel Lord of the Flies karya William Golding, sekelompok anak yang terdampar di suatu pulau tak berpenghuni. Mereka mencoba membentuk suatu kelompok tatanan masyarakat yang perlu memilih pemimpin. Ketiadaan orang dewasa mendorong mereka berinisiatif menciptakan hal itu.

Kisah ini mengajarkan kita bagaimana pemimpin akan memberikan pengaruh besar kepada kelompoknya. Memilih pemimpin seperti menentukan nasib masa depan suatu kelompok masyarakat. Lord of the Flies memberikan gambaran kelompok yang berantakan, hancur, penuh dengan kejahatan, karena pemimpin yang kurang bijak juga masyarakat yang tidak mau menurut pada pemimpinnya.

Kebijaksanaan dalam Memimpin 

Salah satu kriteria yang perlu diperhatikan saat memilih pemimpin adalah sifat bijaksana yang melekat dalam dirinya. Kebijaksanaan akan mendorong munculnya sifat-sifat lain seperti setia, tanggung jawab, berani, dapat dipercaya, serta sifat-sifat lain yang memang butuh untuk dimiliki seorang pemimpin.

Kebijaksanaan bisa dilihat dari latar belakang dan pengalaman dalam perjalanan hidup seseorang. Terutama pengalaman saat ia memimpin suatu kelompok. Maka dari itu perlu juga untuk mencari tahu kelompok-kelompok orang yang sebelumnya pernah berada di bawah naungan kepemimpinannya.

Memilih Pemimpin untuk Mengikuti Pemimpin

Konsekuensi dari pemimpin terpilih adalah mengikuti segala kebijakannya, serta apapun yang menjadi perintah dan keputusannya. Pada proses pemilihan pemimpin dengan pungutan suara, terkadang seseorang yang terpilih menjadi pemimpin bukan orang yang kita inginkan. Meskipun begitu kita tetap harus mengikuti dan mematuhi segala kebijakan yang ia tetapkan.

Apabila masyarakat atau kelompok di bawahnya tidak mau mematuhinya lantaran ia bukan berasal dari golongannya, tatanan masyarakat bisa saja terganggu. Disini manusia perlu belajar untuk lapang dada dan profesional, mengikuti apa yang dikatakan pemimpin meskipun ia bukan dari golongan yang sama dengan kita.

Lord of the Flies memberikan gambaran dinamika tatanan masyarakat yang dimulai dari nol. Sejak terjadi kekosongan kepemimpinan, hingga proses memilih pemimpin, sampai dinamika berjalannya sebuah tatanan kelompok masyarakat yang hancur lebur penuh kejahatan karena kurangnya persatuan dan kesatuan pada kelompok tersebut.

Baca bukunya lebih lanjut untuk tahu jalan ceritanya. Meskipun tokohnya anak-anak, namun buku ini sangat cocok dibaca oleh orang dewasa dan siapa saja yang tertarik membacanya. Pesan bukunya di linktr.ee/Bentang atau kunjungi toko buku kesayangan Anda.

 

Oleh: Hafizh Nurul Faizah

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published.

© Copyright - PT. Bentang Pustaka, Yogyakarta