Tag Archive for: Religi

Keindahan Cinta

Keindahan Cinta dalam Balutan Religi

Dalam sepasang yang penuh rasa, keindahan cinta akan senantiasa hadir di antara mereka. Tapi bagaimana jika keindahan itu melebihi perihal rasa, tapi juga sarat akan nilai religi? Kedua aspek itu bisa melebur menjadi satu komponen yang saling beradu dan memberi dampak positif bagi siapapun yang mengalaminya. Misalnya dalam kisah cinta antara Anisa Rahma dan Anandito Dwis yang saling menawarakan rasa rumah selepas hubungan mereka yang dimulai dengan proses taaruf. Merangkum kisah mereka dalam suatu buku bertajuk Skenario Terindah, keindahan cinta apa saja sih yang begitu inspiratif dari pasangan ini?

Keindahan Cinta nan Inspiratif

Untuk menjadi sepasang, tidak mudah bagi keKeindahan Cintaduanya untuk saling memantaskan. Baik Anisa dan Anandito memulai kebaikan dari diri mereka sendiri, untuk menjadi masing-masing pribadi yang unggul dan pantas bagi pasangan mereka kelak. Nyatanya, sang Maha Cinta mampu menuntut keduanya dalam satu naungan perasaan. Seiring dengan kehidupan mereka yang dimulai setelah proses menemukan itu, keindahan cinta mereka menyelimuti haribaan yang telah mereka bangun.

Bukan hal sepele merajut dari nol hubungan yang dimulai dari kepasrahan dan tawakal padaNya. Kisah mereka ini juga menghadirkan inspirasi-inspirasi perihal nilai religi, yang bersifat berserah atas takdir. Ditunjang dengan usaha-usaha mereka untuk giat pada sesama dan memperluas lingkungan, menjadikan mereka saling berpusat di satu titik, sesuai yang digariskan, sesuai cinta yang merajut mereka menjadi seseorang yang kelak menyambut hari-hari penuh rasa dan keindahan cinta.

Baca juga: Manfaat Taaruf: Hadirkan Cinta dalam Agama

Alih Fiksi

Kisah keduanya ini bisa menjadi suatu acuan seseorang memantaskan diri sebelum menuntun keindahan dalam cinta. Cinta yang terbaik menjemput mereka yang telah baik. Seperti halnya Anisa dan Anandito yang melangkah dalam pasrah, dan merengkuh diri mereka lebih dulu pada cinta pada diri sendiri. Kisah mereka kemudian terangkum dalam Skenario Terindah, suatu novel fiksi yang berdasarkan perjalanan keduanya hingga saling menemukan. Buku ini adalah salah satu rekomendasi kisah cinta yang begitu inspiratif, yang bisa kamu dapatkan melalui MizanStore dengan tebal 400 halaman seharga Rp99.000. Dapatkan bukumu dan salami keindahan cinta dalam balutan religi ini.

 

Wanita Dalam Islam Perspektif Jurnalisme Sastrawi

Bagi beberapa kalangan, peran wanita dalam islam menjadi suatu tolok ukur norma dan etika. Terlepas dari perintah dan tuntutan dalam agama, wanita diiringi stereotip dan stigma-stigma dalam kehidupan sosial. Stereotip itu melekat dan hinggap di pikiran masyarakat dan berkemungkinan akan terus diingat. Namun, beberapa aktivis wanita mulai merombak, baik dengan tegas atau dengan cara-cara lembut seperti dalam penyampaian kritik tertulis yang implisit. Feby Indirani dalam beberapa cerpennya berusaha menawarkan alternatif pandangan terkait wanita—terutama dalam stereotip religi yang melingkupinya.

Wanita dalam islam

Stereotip Wanita dalam Islam 

Meski dalam kurun waktu belakangan perempuan mulai memutuskan kebebasannya sendiri, beberapa orang masih banyak yang keukeuh terkait “kodrat” yang selalu dielu-elukan. Banyak pihak yang mulai merekonstruksi pengertian kodrat dan memberikan sebuah sudut pandang yang terbaru tanpa meningalkan ajaran yang telah ditentukan. Bagi Feby Indirani misalnya, pengertian kodrat menjadi dipersempit dalam beberapa cerpennya. Kodrat bukan lagi suatu kata yang membelenggu dan menakutkan bagi para wanita.

Melalui pengamatannya pada lingkungan sosial, warta perihal wanita dalam islam dibalut dalam diksi-diksi menggelitik. Diksi-diksi yang membungkus topik sensitif ini dengan pembawaan yang lebih ramah terhadap para pembacanya. Meski gaya tulisnyaya yang tidak terlalu serius, pesan yang dihadirkan tetap dapat sampai. Tidak sungkan-sungkan Feby Indirani membuat pernyataan tegas tentang keadilan antara wanita dan pria yang selama ini terlihat timpang. Berangkat dari pengamatan internal, misalnya kasus-kasus yang sering ditemui dalam lingkungan rumah tangga, hingga topik mengenai wanita dalam lingkup yang lebih luas. Kebebasan berpendapat dalam aspek-aspek religi juga tidak luput dari karyanya ini.

(Baca artikel terkait yang berjudul Rekomendasi Kumpulan Cerpen Sosial dan Religi)

Opsi Sudut Pandang 

Tidak banyak orang yang mampu vokal dalam pendapatnya. Apalagi mereka yang berpendapat berdasarkan data dan peristiwa. Dalam tajuk Bukan Perawan Maria ini, Feby Indirani menawarkan banyak perspektif untuk ditelaah dan diinterpretasikan dalam kehidupan dan nilai sosial. Masihkah wanita dalam islam terkungkung dalam stereotip buatan manusia? Masihkah manusia menjadikan gender sebagai tolok ukur keberhasilan dan kebahagiaan? Banyak kasus yang bisa ka

Latar_tempat_Al-Masih

Beragam Latar Tempat dalam Al-Masih: Putra Sang Perawan

Penulis yang melahirkan kesuksesan melalui tetralogi serial novel Muhammad yaitu Tasaro GK akan segera meluncurkan karya terbarunya. Melalui judul Al-Masih: Putra Sang Perawan Tasaro GK akan mengisahkan mengenai kisah Nabi Isa. Namun tidak hanya itu saja, yang akan menjadi sangat menarik adalah penceritaan Nabi Isa ini akan melihat dari tiga perspektif agama yaitu Islam, Kristen, dan Yahudi. Bersama dengan Bentang Pustaka, Tasaro GK melalui Al-Masih: Putra Sang Perawan ini akan membentangkan kembali ilmu, kisah, dan sejarah yang dikemas dengan menarik. Hal menarik lainnya adalah beragam latar tempat yang ada dalam cerita. Berikut beragam latar yang terdapat dalam karya terbaru Tasaro GK.

Batavia

https://commons.wikimedia.org/wiki/File:COLLECTIE_TROPENMUSEUM_De_stad_Batavia_TMnr_3728-537.jpg

Pengisahan di Batavia (sekarang Jakarta) ketika dalam cerita mengisahkan mengenai beberapa tokoh pada abad ke-17. Sekitar tahun 1600-an akan diceritakan juga dinamika, serta pertemuan berbagai pandangan agama di sini. Pengambilan latar tempat di Batavia ini akan menunjukkan bagaimana adanya interaksi antarumat beragama yang dinamis pada masa tersebut. Khususnya kala itu adalah masa di mana daerah Batavia didatangi oleh Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC) sehingga terjadi pertemuan antarbudaya.

Nazareth

https://www.land-of-the-bible.com/node/903

Selain mengambil garis waktu pada abad ke-17, Al-Masih: Putra Sang Perawan juga akan mengambil latar waktu sebelum masehi, di mana pada kala itu Nabi Isa belum terlahir. Sehingga latar tempat yang selanjutnya terdapat di Nazareth.  Nazareth merupakan kota kuno di bagian utara Israel. Kerap disebut juga sebagai desa Nazareth, merupakan kampung halaman dari keluarga Nabi Isa. Dalam penceritaan nantinya akan mengisahkan bagaimana keluarga Nabi Isa, terkhusus ibunya, Maryam yang berada di kota Nazareth.

Galilea

https://pixabay.com/images/id-3448734/

Masih mengambil latar waktu sebelum masehi, tempat selanjutnya yang terdapat dalam kisah Al-Masih: Putra Sang Perawan adalah Galilea. Galilea merupakan daerah di bagian utara Israel. Jika dibandingkan pada Israel masa kini maka Galilea telah mencakup lebih dari sepertiga wilayah Israel sekarang. Pada latar tempat Galilea ini novel akan mengisahkan bagaimana kehidupan, khususnya pelayanan dari Nabi Isa.

Kasultanan Mataram

https://pin.it/6vBZWtA

Latar lainnya adalah abad ke-17 ketika Kasultanan Mataram sedang berjaya di Nusantara kala itu. Kasultanan Mataram akan menjadi latar tempat selanjutnya di abad ke-17 setelah Batavia. Kasultanan Mataram dikenal juga sebagai Kerajaan Mataram Islam yang sekarang telah terpecah menjadi Kasultanan Yogyakarta dan juga Kasunanan Surakarta. Kerajaan besar dan berpengaruh di Jawa dan Nusantara ini akan menjadi latar pengisahan dalam Al-Masih: Putra Sang Perawan. Nantikan karya terbaru Tasaro GK yaitu Al Masih: Putra Sang Perawan, ikuti juga pre order dengan berbagai penawaran menarik hanya di @bentangpustaka.

 

Penulis: Stevanus Febryanto W.S

© Copyright - Bentang Pustaka