Pangeran Abdullah Muta’ib bin Abdul Saud: Sosok dibalik Tenaga Kerja Istimewa @naiqueen

Tinggal menunggu hitungan jam sampai rombongan Pangeran Arab mendarat di bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta. Beberapa wajah tampan sudah mulai menghiasi halaman portal berita online dan sosial media Instagram–salah satunya adalah Pangeran Abdullah Mutaib bin Abdul Saud.

Pangeran yang satu ini memang terkenal akan wajah tampan serta kecerdasannya. Lahir pada tahun 1984, sang pangeran memiliki paras bak pemuda 20 tahun! Selain itu, Pangeran Muta’ib juga menyandang gelar sebagai sarjana hukum King Saud University.

Nah, tahukah kalian bahwa @naiqueen (Alya Zultanika) mendapat ide tulisan untuk novel Tenaga Kerja Istimewa (2015) dari Pangeran Muta’ib? Dituliskan dalam novelnya, Alya tengah terlibat percakapan seru dengan beberapa teman semasa kuliah pada suatu malam di bulan Juli 2009. Konten obrolan yang semula berfokus pada film perlahan berganti menjadi ketampanan eksotik pria-pria Hindustan dan Timur Tengah. Pencarian random di mesin pencari Google mempertemukannya dengan gambar Pangeran Muta’ib.

Dalam dua hari, Alya menyelesaikan plot Tenaga Kerja Istimewa; bercerita tentang seorang TKI asal Indonesia yang menyasar ke istana megah milik keluarga bangsawan Arab sekaligus orang terkaya nomor empat di dunia. Meski begitu, Alya sempat merasa jika ide ceritanya ini terlalu liar dan terkesan mustahil untuk terjadi dan menghentikan penulisannya setelah enam bab.

Enam tahun kemudian, Tenaga Kerja Istimewa diterbitkan bersama Bentang Pustaka. Kisahnya berfokus pada Annisa Cahyawulan, yang memilih bekerja sebagai TKI di Arab Saudi, pada keluarga El Talal. Sebagai pelayan, perempuan itu harus tunduk dan mengikuti seluruh perintah majikannya–termasuk menikah dengan Pangeran Yousoef Akbar.

Sama seperti Pangeran Muta’ib, Pangeran Yousoef Akbar diceritakan sebagai sosok yang ketampanannya membuat lemas lutut para wanita dan mengundang rasa penasaran para gadis di seantero dunia. Sayang, Annisa tidak mencintainya. Pangeran Yousoef bukan pilihan hatinya.

Namun, baik Annisa dan Pangeran Yousoef tidak tahu bahwa cinta bisa menyelinap lebih cepat dalam hati mereka. Pernikahan sandiwara yang mereka jalankan berubah menjadi permainan yang melibatkan terlalu banyak emosi. Semuanya menjadi semakin pelik saat cinta datang tanpa mereka sadari.

Uh, mantap! Mumpung barisan pangeran tampan lagi on the way ke Indonesia, ada baiknya teman-teman menyambut mereka sambil membaca ini. Siapa tahu papasan di jalan dan dilamar sang pangeran!

 

Tinggal menunggu hitungan jam sampai rombongan Pangeran Arab mendarat di bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta. Beberapa wajah tampan sudah mulai menghiasi halaman portal berita online dan sosial media Instagram–salah satunya adalah Pangeran Abdullah Mutaib bin Abdul Saud.

Pangeran yang satu ini memang terkenal akan wajah tampan serta kecerdasannya. Lahir pada tahun 1984, sang pangeran memiliki paras bak pemuda 20 tahun! Selain itu, Pangeran Muta’ib juga menyandang gelar sebagai sarjana hukum King Saud University.

Nah, tahukah kalian bahwa @naiqueen (Alya Zultanika) mendapat ide tulisan untuk novel Tenaga Kerja Istimewa (2015) dari Pangeran Muta’ib? Dituliskan dalam novelnya, Alya tengah terlibat percakapan seru dengan beberapa teman semasa kuliah pada suatu malam di bulan Juli 2009. Konten obrolan yang semula berfokus pada film perlahan berganti menjadi ketampanan eksotik pria-pria Hindustan dan Timur Tengah. Pencarian random di mesin pencari Google mempertemukannya dengan gambar Pangeran Muta’ib.

Dalam dua hari, Alya menyelesaikan plot Tenaga Kerja Istimewa; bercerita tentang seorang TKI asal Indonesia yang menyasar ke istana megah milik keluarga bangsawan Arab sekaligus orang terkaya nomor empat di dunia. Meski begitu, Alya sempat merasa jika ide ceritanya ini terlalu liar dan terkesan mustahil untuk terjadi dan menghentikan penulisannya setelah enam bab.

Enam tahun kemudian, Tenaga Kerja Istimewa diterbitkan bersama Bentang Pustaka. Kisahnya berfokus pada Annisa Cahyawulan, yang memilih bekerja sebagai TKI di Arab Saudi, pada keluarga El Talal. Sebagai pelayan, perempuan itu harus tunduk dan mengikuti seluruh perintah majikannya–termasuk menikah dengan Pangeran Yousoef Akbar.

Sama seperti Pangeran Muta’ib, Pangeran Yousoef Akbar diceritakan sebagai sosok yang ketampanannya membuat lemas lutut para wanita dan mengundang rasa penasaran para gadis di seantero dunia. Sayang, Annisa tidak mencintainya. Pangeran Yousoef bukan pilihan hatinya.

Namun, baik Annisa dan Pangeran Yousoef tidak tahu bahwa cinta bisa menyelinap lebih cepat dalam hati mereka. Pernikahan sandiwara yang mereka jalankan berubah menjadi permainan yang melibatkan terlalu banyak emosi. Semuanya menjadi semakin pelik saat cinta datang tanpa mereka sadari.

Uh, mantap! Mumpung barisan pangeran tampan lagi on the way ke Indonesia, ada baiknya teman-teman menyambut mereka sambil membaca ini. Siapa tahu papasan di jalan dan dilamar sang pangeran!

Nokavia Adya Permata Putri

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published.

© Copyright - PT. Bentang Pustaka, Yogyakarta