Cara Mengatasi Kecemasan Berlebihan, Biar Lebih Lega

Gimana ya cara mengatasi kecemasan berlebihan? Sebagian orang mengalami gangguan kecemasan yang menyebabkan munculnya gejala fisik seperti sesak napas, berkeringat, dan lain-lain. Rasa cemas sendiri biasanya muncul karena adanya kondisi stres, tekanan berlebihan, atau bahkan tanpa sebab jelas. Oleh sebab itu, penting sekali untuk bisa mengelola rasa cemas agar tidak mengganggu aktivitas harian.

Apakah Sobat Bentang juga sering mengalami kecemasan seperti itu? Kali ini Bentang Pustaka sudah menyiapkan ulasan mengenai cara mengatasi kecemasan berlebihan. Dalam artikel ini, kamu bisa mempraktikkan beberapa langkah untuk mengelola kecemasan secara mandiri. Selain itu, ada juga rekomendasi buku menarik dari Bentang Pustaka yang bisa kamu baca.

Cara Mengatasi Kecemasan Berlebihan

Pada dasarnya, gangguan kecemasan sebenarnya harus ditangani oleh ahli medis tertentu yang berfokus pada kesehatan mental. Namun, seseorang dengan gangguan tersebut juga bisa mengelola kecemasannya agar tidak berlarut-larut hingga berbahaya. Inilah beberapa cara untuk mengatasi kecemasan berlebihan, siapa tahu informasi ini berguna buatmu:

Tarik Napas Dalam-Dalam

Ketika kamu menarik napas dalam-dalam, tubuh dan pikiran otomatis dapat menjadi lebih relaks. Aktivitas pada saraf yang menimbulkan kecemasan pun pelan-pelan mereda. Oleh sebab itu, saat serangan cemas mendadak muncul, cobalah untuk duduk tenang dan ambil napas dalam-dalam. Lalu, hembuskan perlahan-lahan sampai kamu bisa merasakan aliran udara mengisi seluruh rongga dadamu.

Metode 5-4-3-2-1

Selain teknik pernapasan, cara lain yang bisa kamu coba adalah dengan metode 5-4-3-2-1. Pertama, sebutkan lima benda yang berada di dekatmu. Kedua, sebutkan empat benda yang bisa kamu pegang. Ketiga, diam dan sebutkan tiga suara yang bisa kamu dengar. Lalu, sebutkan dua bau yang bisa kamu cium dan akhiri dengan sebutkan satu rasa yang terasa pada lidahmu.

Meski terkesan sederhana, cara ini efektif mengatasi kecemasan berlebihan. Kamu menjadi lebih peka untuk merasakan lingkungan sekitar dan sejenak tidak fokus ke rasa cemasmu. Perlahan, pikiran negatif yang membikin kamu gelisah pun mereda hingga menghilang. Dengan begitu, kamu tidak lagi terbelenggu oleh rasa cemas berlebihan.

Bercerita ke Orang Terdekat

Jangan sepelekan efek dari curhat ke seseorang karena ini adalah cara ampuh untuk mengatasi kecemasan berlebihan. Sering kali rasa cemas muncul karena kamu merasa punya beban yang harus kamu tanggung sendirian. Bercerita dapat membantumu lepas dari rasa cemas, sekalipun masalahmu tidak langsung selesai. Setidaknya kamu memiliki tempat buat berbagi. Maka, milikilah seseorang yang kamu percayai sebagai tempat untuk bercerita.

Fokus pada Aktivitas

Kecemasan yang berlebihan dapat membuatmu tidak fokus. Kamu akan banyak berlarut-larut pada sumber kecemasan, tanpa sempat melakukan hal lain. Padahal, ada hal-hal penting yang mesti kamu kerjakan daripada sekadar tenggelam dalam rasa cemas. Oleh sebab itu, penting untuk kamu kembali berfokus ke aktivitas ketika rasa cemas mulai muncul.

Jangan sampai kecemasan menghambatmu sehingga tidak bekerja, tidak bepergian, dan lain-lain. Kamu tidak perlu menunggu rasa cemas pergi baru bisa berkegiatan, kok. Ubah saja fokusmu ke aktivitas agar kecemasan tidak lagi membelenggu. Jika kecemasan sudah sampai mengganggu kehidupan sehari-harimu, ada baiknya kamu konsultasikan masalahmu ke tenaga profesional.

Magic Words, Bicaralah ke Diri Sendiri

Selain keempat cara tadi, ada lagi satu langkah sederhana yang bisa kamu lakukan untuk meredakan kecemasan. Kamu cukup bicara ke diri sendiri dan tenangkan dirimu. Namun, ubah pembicaraanmu menjadi sudut pandang orang kedua, bukan pertama. Itu artinya, kamu tidak menyebutkan kata “aku” untuk dirimu sendiri, melainkan gantilah dengan “kamu.”

Contohnya, kamu hendak melakukan presentasi dan kamu menjadi cemas karena takut gagal. Kamu bisa saja menyemangati diri dengan: “Aku pasti bisa. Aku akan presentasi dengan sukses.” Sekarang, cobalah ganti menjadi: “Kamu pasti bisa. Kamu akan presentasi dengan sukses!” Cukup dengan mengganti kata “aku” dengan “kamu”, efeknya bisa jauh berbeda, lho.

Berbicara ke diri sendiri merupakan bagian dari buku Magic Words karya Jonah Berger. Ternyata, pemilihan kata-kata bisa memberikan dampak besar ke diri kita lho. Bukan hanya untuk mengatasi kecemasan, pemilihan kata yang tepat berguna untuk aspek hidup lainnya. Mulai dari pekerjaan, membangun relasi hubungan, memotivasi, hingga kreativitas.

Nah, Sobat Bentang pasti jadi penasaran deh sama isi buku Magic Words ini! Makanya, langsung saja pesan bukunya di Bentang Pustaka. Kamu bisa juga membelinya lewat marketplace Bentang Pustaka, ya. Selamat menikmati dan menjelajahi keajaiban kata-kata untuk mengembangkan dirimu!