Banyak Pilihan Pekerjaan pada Usia 20-an, Kamu Pilih yang Mana?

Kata siapa pekerjaan mapan hanya bisa dirasakan saat usia 30-an? No, pada usia 20-an kamu juga bisa, kok, mendapatkan pekerjaan yang layak untuk hidup. Ada banyak pekerjaan yang bisa kamu coba. Apa saja pekerjaan yang dimaksud? <p style="text-align: justify;">Kata siapa pekerjaan mapan hanya bisa dirasakan saat usia 30-an? <em>No</em>, pada usia 20-an kamu juga bisa, kok, mendapatkan pekerjaan yang layak untuk hidup. Ada banyak pekerjaan yang bisa kamu coba. Apa saja pekerjaan yang dimaksud? Simak selengkapnya pada artikel berikut ini.</p>

<p style="text-align: justify;"><strong>1. <a href="https://bentangpustaka.com/buku/33805/am-i-there-yet.html"><span style="color:#0000CD;">Penulis</span></a></strong></p>

<p style="text-align: justify;">Menjadi penulis adalah salah satu pekerjaan yang penuh strategi dan menantang. Tidak salah jika pada usia 20-an kamu bisa menekuni bidang ini. Saat melakoni pekerjaan itu, kamu dituntut untuk dapat menerjemahkan ide ke dalam tulisan. Tidak hanya soal tulisan, kamu perlu berinteraksi dengan pembaca. Kamu akan tahu sejauh mana tulisanmu diterima oleh pembaca. Sebagai penulis, kamu juga dituntut untuk tidak <em>moody</em> saat mengerjakan tulisan. Sekali saja kamu merasa tidak <em>mood</em>, tulisanmu bisa jadi tidak akan selesai.</p>

<p style="text-align: justify;">Di balik tantangan tersebut, menjadi <a href="https://bentangpustaka.com/buku/33805/am-i-there-yet.html"><span style="color:#0000CD;">penulis</span></a> juga memiliki kenikmatan tersendiri. Kamu dapat bekerja kapan pun yang kamu inginkan, liburan pada waktu yang kamu inginkan, menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman kapan pun kamu mau. Kamu juga akan mendapatkan lebih banyak uang dari hasil royalti yang akan terus dibayar tanpa batas, atau untuk tahun-tahun mendatang.</p>

<p style="text-align: justify;"><strong>2. <a href="https://bentangpustaka.com/buku/33805/am-i-there-yet.html"><span style="color:#0000CD;">Guru Tari</span></a></strong></p>

<p style="text-align: justify;">Minat masyarakat terhadap profesi penari membuka kesempatan dirimu untuk bekerja dalam bidang tersebut sebagai tenaga pengajar. Di kota-kota, penari bahkan sudah dianggap sebagai tenaga pengajar. Tidak sedikit yang telah membuka <a href="https://bentangpustaka.com/buku/33805/am-i-there-yet.html"><span style="color:#0000CD;">kelas tari </span></a>di <em>dance studio</em> dengan berbagai jenis dan usia.</p>

<p style="text-align: justify;">Dalam bidang ini, mentor menjadi bagian terpenting saat berlatih. Tak heran jika seorang mentor tidak hanya bekerja di satu studio, tetapi berbagai studio. Banyak juga <a href="https://bentangpustaka.com/buku/33805/am-i-there-yet.html"><span style="color:#0000CD;">penari</span></a> yang mengajar <em>ekskul</em> di sekolah, bahkan tidak sedikit yang diangkat menjadi guru honorer dan permanen di sekolah. Pada usia 20-an, pekerjaan ini bisa diperhitungkan karena banyak sekolah yang memiliki <em>ekskul</em> <em>dance</em>.</p>

<p style="text-align: justify;">Kreativitas dan tenaga sangat berpengaruh dalam pekerjaan ini. Jadi, pastikan kamu mempunyai stamina yang sehat dan kreativitas dalam menentukan gerakan yang ingin kamu ajarkan kepada murid-muridmu.</p>

<p style="text-align: justify;"><strong>3. <a href="https://bentangpustaka.com/buku/33805/am-i-there-yet.html"><span style="color:#0000CD;"><em>Fashion Designer</em> </span></a></strong></p>

<p style="text-align: justify;">Berbicara soal <em>fashion</em> sepertinya tidak akan pernah habis. Dunia <em>fashion</em> akan terus berinovasi sesuai dengan perkembangan zaman. Data statistik menunjukkan, pada 2010, <em>fashion designer</em> memegang 21.500 pekerjaan negara.</p>

<p style="text-align: justify;">Peluang ini bisa kamu gunakan untuk bekerja sebagai <em>fashion designer</em>. Perlu diingat, menjadi <a href="https://bentangpustaka.com/buku/33805/am-i-there-yet.html"><span style="color:#0000CD;"><em>fashion designer</em></span></a> merupakan perjalanan ketika kreativitas dan akal sehat hidup adalah mitra yang setara. Mau tidak mau, kemampuanmu dalam berinovasi menciptakan <em>design</em> merupakan hal paling penting yang harus dimiliki.</p>

<p style="text-align: justify;">Dalam bidang yang kompetitif ini, tidak ada salahnya kamu juga mempelajari beberapa pendidikan formal seperti, desain computer, pemahaman umum tentang proses teknis aksesori, pakaian, atau produksi alas kaki supaya bisa lebih efisien dalam bekerja.</p>

<p style="text-align: justify;"><strong>4. <a href="https://bentangpustaka.com/buku/33805/am-i-there-yet.html"><span style="color:#0000CD;">Jaksa</span></a></strong></p>

<p style="text-align: justify;">Tak ada salahnya untuk kamu memasuki ranah <a href="https://bentangpustaka.com/buku/33805/am-i-there-yet.html"><span style="color:#0000CD;">hukum</span></a>. Setidaknya, semangat jiwa muda bisa kamu salurkan untuk menangani masalah yang berkaitan dengan <a href="https://bentangpustaka.com/buku/33805/am-i-there-yet.html"><span style="color:#0000CD;">hukum</span></a>. Namun, menjalani profesi ini mungkin tidak semudah profesi yang disebutkan sebelumnya.</p>

<p style="text-align: justify;">Untuk mendapatkan profesi jaksa, kamu harus mengikuti tahap pertama tes calon pegawai negeri sipil sebagai calon jaksa. Jika kamu lolos maka kamu bisa melanjutkan tahap tes kesehatan. Pada profesi ini, kamu dituntut untuk selalu sehat karena ketika bekerja memerlukan fisik dan psikis yang kuat. Sebagai jaksa kamu harus memiliki ketahanan psikis yang baik apalagi menghadapi suatu perkara.</p>

<p style="text-align: justify;">Hal mutlak yang harus kamu miliki adalah menguasai semua aspek hukum dan <em>update</em> isu hukum teraktual. Selain itu, kamu juga dituntut untuk tepat waktu karena akan ada banyak agenda yang kamu kerjakan ketika menjadi jaksa.</p>

<p style="text-align: justify;"><strong>5. <a href="https://bentangpustaka.com/buku/33805/am-i-there-yet.html"><span style="color:#0000CD;">Teknisi <em>Software</em></span></a></strong></p>

<p style="text-align: justify;">Ada lagi profesi yang sedang <em>hype</em> saat ini. Yap, menjadi teknisi <em>software</em> atau <a href="https://bentangpustaka.com/buku/33805/am-i-there-yet.html"><span style="color:#0000CD;"><em>program development</em></span></a>. Sekarang, hampir semua bidang membutuhkan digital sebagai sarana komunikasi, bahkan pemasaran.  Wajar bila pekerjaan ini banyak dicari.</p>

<p style="text-align: justify;">Jika ingin mempelajarinya, kamu bisa mulai belajar secara autodidak atau mengambil sekolah jurusan IT. Ada banyak pula pakar IT yang telah membuka <em>short course</em> untuk para pemula. Namun, sebelum belajar lebih lanjut, pastikan kamu sudah memiliki modal komputer atau laptop sebagai sarana belajarmu. </p>Afina Mahardhika

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published.

© Copyright - PT. Bentang Pustaka, Yogyakarta