Mari Mindful: Buku Panduan Mindfulness Interaktif untuk Mengelola Stres dan Mengenal Diri
Pernah merasa pikiran begitu penuh sampai sulit menikmati waktu untuk diri sendiri? Pekerjaan yang tidak ada habisnya, tuntutan untuk terus berkembang, kekhawatiran akan masa depan, hingga perasaan tertinggal dari pencapaian orang lain bisa membuat kita terus berada dalam mode bertahan. Bahkan ketika tubuh sedang beristirahat, pikiran justru sibuk memikirkan banyak hal.
Di tengah kehidupan yang serba cepat, kita sering kali lebih sibuk mengejar berbagai target daripada memperhatikan kondisi diri sendiri. Kita ingin terus produktif, mencapai kesuksesan, dan memenuhi ekspektasi, tetapi lupa bertanya: sebenarnya, apa yang sedang kita rasakan?
Melalui buku Mari Mindful, Tsamara Fahrana mengajak pembaca untuk berhenti sejenak, mengenali kondisi diri, dan belajar menjalani kehidupan dengan lebih sadar. Berangkat dari pengalaman pribadinya, buku ini menghadirkan panduan mindfulness yang sederhana, hangat, dan praktis agar pembaca dapat mulai membangun hubungan yang lebih baik dengan diri sendiri.
Mengenal Tsamara Fahrana, Penulis Buku Mari Mindful

Sumber: tsamarafahrana.com
Tsamara Fahrana Putrityas Nugroho, atau akrab disapa Tsammy, merupakan guru meditasi dan yoga yang memiliki ketertarikan pada hubungan antara pikiran, emosi, dan kesehatan mental.
Ia memiliki latar belakang pendidikan Manajemen dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Erasmus University Rotterdam. Setelah mengawali karier di bidang Management Consulting, Tsamara memutuskan beralih ke dunia wellness pada 2019 setelah mengikuti pelatihan Yoga Teacher Training di Ubud, Bali.
Ketertarikannya terhadap hubungan antara otak, pengambilan keputusan, dan kesehatan mental kemudian membawanya menempuh studi magister Neuroeconomics di University of Amsterdam. Ia juga mempelajari berbagai pendekatan pengembangan diri, termasuk mindfulness, coaching, dan Human Design.
Pengalamannya di bidang wellness diwujudkan melalui berbagai kegiatan, salah satunya mengajar program corporate wellness di lebih dari 50 perusahaan di Indonesia dan sejumlah negara lainnya.
Melalui Mari Mindful, Tsamara ingin membagikan pengalaman dan pembelajarannya agar semakin banyak orang dapat mengenali diri serta mempraktikkan mindfulness dengan cara yang sederhana dan fleksibel.
Mengenal Mindfulness dan Belajar Hadir Sepenuhnya lewat Mari Mindful
Mindfulness merupakan praktik melatih kesadaran untuk hadir sepenuhnya dalam momen yang sedang berlangsung. Praktik ini mengajak kita memperhatikan pikiran, perasaan, dan sensasi tubuh tanpa terburu-buru menghakimi atau menolaknya.
Namun, memahami mindfulness tidak selalu berarti mudah mempraktikkannya. Kita bisa saja mengetahui berbagai teori tentang kesadaran diri, tetapi masih kesulitan mengenali emosi sendiri, menerima keadaan, atau berhenti memikirkan hal-hal yang berada di luar kendali.
Inilah salah satu hal yang ingin dijembatani oleh Mari Mindful. Buku ini tidak hanya membahas pengertian mindfulness, tetapi juga mengajak pembaca mempraktikkannya melalui berbagai aktivitas yang dapat dilakukan secara mandiri.
Di buku ini, Tsamara membagikan perjalanan hidup dan pembelajaran yang ia peroleh selama proses mengenali diri. Pengalaman tersebut menjadi pintu masuk untuk membahas berbagai persoalan yang mungkin juga dialami pembaca, mulai dari tekanan pekerjaan, stres, overthinking, hingga perasaan kewalahan menghadapi kehidupan sehari-hari.
Buku ini juga mengangkat berbagai persoalan yang dekat dengan kehidupan pekerja muda, Gen Z, dan milenial, seperti ambition burnout, budaya hustle, ketakutan akan kegagalan, hingga luka inner child. Melalui pembahasannya, pembaca diajak memahami bagaimana berbagai pengalaman dan tuntutan hidup dapat memengaruhi kondisi pikiran maupun perasaan.
Dari Mengelola Stres hingga Belajar Menerima Diri
Secara garis besar, Mari Mindful mengajak pembaca memahami beban pikiran dan perasaan, seperti overthinking, stres, dan overfeeling, sekaligus mempelajari cara mengelolanya. Pembaca juga diajak memberi ruang bagi diri sendiri melalui praktik sederhana, seperti journaling, meditasi, dan yoga sederhana.
Tidak hanya berfokus pada pikiran, buku ini turut membahas cara mengelola hati dalam
kehidupan sehari-hari melalui konsep acceptance, compassion, dan forgiveness. Ketiganya menjadi bagian dari proses belajar menerima keadaan, memperlakukan diri dengan lebih penuh kasih sayang, serta berdamai dengan pengalaman yang pernah terjadi.
Dengan begitu, mindfulness dalam buku ini tidak hanya dipahami sebagai kegiatan meditasi, latihan pernapasan, atau bahkan latihan untuk bersikap bodo amat. Lebih dari itu, mindfulness menjadi cara untuk mengenali kebutuhan diri, memahami emosi, dan menjalani kehidupan dengan kesadaran yang lebih utuh.
Activity Book Interaktif dengan Panduan Praktik Mindfulness
Salah satu bagian yang menarik dari Mari Mindful adalah konsepnya sebagai interactive activity book. Jadi, pembaca tidak hanya diajak memahami materi melalui berbagai teori, tetapi juga langsung terlibat dalam berbagai latihan.
Setiap bab dilengkapi bagian khusus bertajuk “Mari Mindful” yang berisi panduan praktik, halaman jurnal, latihan indra, hingga pengukur stres. Berbagai aktivitas ini dirancang untuk membantu pembaca menerapkan mindfulness dalam kehidupan sehari-hari.
Buku ini juga menghadirkan pendekatan holistik dengan memadukan ilmu saraf (neuroscience), psikologi modern seperti Cognitive Behavioral Therapy (CBT), dan praktik spiritual. Perpaduan tersebut memberikan sudut pandang yang lebih luas dalam memahami pikiran, emosi, dan perilaku manusia.
Dari segi visual, Mari Mindful dilengkapi ilustrasi artistik berupa karya seni mix-media dari Anies Walsh, ibunda Tsamara. Ilustrasi tersebut terinspirasi dari perjalanan hidup sang penulis dan dihadirkan untuk memperkaya pengalaman membaca.
Setiap ilustrasi dapat dinikmati layaknya karya seni di galeri. Pembaca bisa mengamati detailnya, sekaligus membiarkan kenangan, emosi, maupun imajinasi muncul selama menikmati halaman demi halaman.
Dengan bahasa yang ringan, ilustrasi yang menarik, serta aktivitas interaktif, buku ini menawarkan pengalaman belajar mindfulness yang lebih personal dan menyenangkan.
Berangkat dari Pengalaman Pribadi, Mari Mindful Hadir sebagai Teman Mengenal Diri
Sebelum hadir dalam edisi ini, Mari Mindful pertama kali ditulis dalam bahasa Inggris pada 2020 dengan judul Step Back: A Mindfulness Journey to Wellness. Lima tahun kemudian, Tsamara mengembangkan kembali gagasan dan pemahamannya berdasarkan pengalaman yang terus bertambah.
Baginya, perjalanan mengenal diri bukanlah proses yang berjalan lurus. Ada berbagai lapisan dalam diri yang perlu dipahami, diterima, dan terkadang disembuhkan. Seiring waktu, kita akan terus menemukan hal-hal baru tentang diri sendiri dan belajar bertumbuh menjadi pribadi yang lebih utuh.
Tsamara juga menyadari bahwa stres, overthinking, dan overfeeling tidak selalu muncul begitu saja. Dalam beberapa kasus, kegelisahan yang dirasakan saat dewasa dapat berakar dari pengalaman masa kecil. Sayangnya, tidak semua orang memiliki kesempatan untuk mengikuti program healing atau pelatihan mindfulness secara langsung.
Itulah alasan ia ingin menghadirkan pembelajaran tersebut dalam bentuk buku yang lebih sederhana dan fleksibel. Mari Mindful bukan sekadar kumpulan teori, melainkan teman untuk menemani pembaca mengenali pikiran, memahami perasaan, dan mulai mempraktikkan kesadaran diri dalam kehidupan sehari-hari.
Jadwal Special Offer Buku Mari Mindful
Mengenal diri tidak harus selalu dimulai dengan langkah besar. Terkadang, kita hanya perlu memberi waktu untuk berhenti sejenak, mendengarkan apa yang sedang dirasakan, dan belajar menerima diri apa adanya.
Jika kamu sedang mencari buku tentang mindfulness, panduan mengelola stres, atau activity book untuk mulai mengenali diri, Mari Mindful bisa menjadi teman dalam perjalanan tersebut.
Special offer buku Mari Mindful karya Tsamara Fahrana akan dibuka pada 11–25 November 2026 di seluruh marketplace Bentang.
Jangan lewatkan kesempatan untuk mendapatkan buku ini dan mulai perjalanan mengenal diri dengan lebih sadar. Sebab, memberi perhatian kepada diri sendiri bukanlah bentuk keegoisan, melainkan bagian penting dari merawat kehidupan.
Ikuti seluruh media sosial Bentang untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai buku Mari Mindful dan buku-buku terbaik lainnya.


Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!