Kembali Pada Kewajiban Manusia yang Utama

Pendidikan adalah alat yang mampu memberantas kebodohan sekaligus kemiskinan. Namun, dengan berbagai keterbatasan yang ada, pendidikan malah menyebabkan hal yang sebaliknya. Pada kenyataannya, orang-orang yang bisa mengenyam pendidikan dan menempuh pendidikan tinggi adalah mereka yang mapan secara finansial. Melihat hal itu, Surya Burhanuddin tergerak hatinya untuk mendorong anak-anak bangsa agar mampu mengecap indahnya pendidikan. Ia tidak ingin membiarkan anak-anak yang cerdas terbelenggu oleh keterbatasan karena tak mampu mengenyam pendidikan. Oleh karena itu, ia menjadi fasilitator bagi banyak anak tidak mampu untuk melanjutkan pendidikan.

Ia mendorong banyak orang untuk bersekolah setinggi-tingginya. Bahkan, ia memotivasi banyak orang untuk untuk berani mengambil langkah untuk berkuliah di luar negeri. Surya dengan semangatnya mencerdaskan anak bangsa, menjadi fasilitator bagi para anak-anak yang ingin melanjutkan kuliah negeri secara gratis. Ia tidak mengharapkan imbalan apapun dari anak-anak itu kecuali kesuksesan mereka dalam mengenyam pendidikan.

 

Marini, salah seorang yang difasilitasi Surya kini mendapatkan gelar Bachelor of Islamic Finance and Banking (Hons), Master of Science (Finance) Universiti Utara Malaysia, Senior Digital Specialist di Intelligent Money Sdn Bhd, Malaysia. Bagi Marini, Surya adalah sosok yang masih peduli dengan dunia pendidikan di Indonesia. Dengan sukarela, Surya mau bersusah payah memfasilitasi dirinya dan anak-anak lain untuk berangkat ke luar negeri. Padahal, Surya bukanlah keluarga mereka, teman dekat, bahkan kenalan.

Perjuangan Surya Burhanuddin ini kemudian dikisahkan dalam buku Para Pemburu Masa Depan. Tidak hanya menceritakan jerih payah Surya dalam meyakinkan orang-orang untuk meneruskan pendidikannya, konten utama dalam buku ini adalah enam kisah kesuksesan para pemburu masa depan yang memberanikan diri merantau ke luar negeri.

Keberhasilan mereka kuliah keluar negeri adalah berkat kegigihan Surya memfasilitasi serta memotivasi mereka agar mampu meraih mimpi. Bagi Surya sendiri, apa yang dilakukannya adalah kewajiban. Masih banyak anak bangsa yang begitu cerdas tetapi terbelenggu keterbatasan sehingga tidak memperoleh kesempatan pendidikan tinggi. Melalui buku ini, Surya seolah mengingatkan kita semua agar kembali pada kewajiban manusia yang paling hakiki: yaitu membantu sesamanya. Dan Surya sendiri telah melakukannya dengan membantu orang-orang yang ingin mengenyam pendidikan tinggi.

Lamia Putri D. Pendidikan adalah alat yang mampu memberantas kebodohan sekaligus kemiskinan. Namun, dengan berbagai keterbatasan yang ada, pendidikan malah menyebabkan hal yang sebaliknya. Pada kenyataannya, orang-orang yang bisa mengenyam pendidikan dan menempuh pendidikan tinggi adalah mereka yang mapan secara finansial. Melihat hal itu, Surya Burhanuddin tergerak hatinya untuk mendorong anak-anak bangsa agar mampu mengecap indahnya pendidikan. Ia tidak ingin membiarkan anak-anak yang cerdas terbelenggu oleh keterbatasan karena tak mampu mengenyam pendidikan. Oleh karena itu, ia menjadi fasilitator bagi banyak anak tidak mampu untuk melanjutkan pendidikan.

Ia mendorong banyak orang untuk bersekolah setinggi-tingginya. Bahkan, ia memotivasi banyak orang untuk untuk berani mengambil langkah untuk berkuliah di luar negeri. Surya dengan semangatnya mencerdaskan anak bangsa, menjadi fasilitator bagi para anak-anak yang ingin melanjutkan kuliah negeri secara gratis. Ia tidak mengharapkan imbalan apapun dari anak-anak itu kecuali kesuksesan mereka dalam mengenyam pendidikan.

 

Marini, salah seorang yang difasilitasi Surya kini mendapatkan gelar Bachelor of Islamic Finance and Banking (Hons), Master of Science (Finance) Universiti Utara Malaysia, Senior Digital Specialist di Intelligent Money Sdn Bhd, Malaysia. Bagi Marini, Surya adalah sosok yang masih peduli dengan dunia pendidikan di Indonesia. Dengan sukarela, Surya mau bersusah payah memfasilitasi dirinya dan anak-anak lain untuk berangkat ke luar negeri. Padahal, Surya bukanlah keluarga mereka, teman dekat, bahkan kenalan.

Perjuangan Surya Burhanuddin ini kemudian dikisahkan dalam buku Para Pemburu Masa Depan. Tidak hanya menceritakan jerih payah Surya dalam meyakinkan orang-orang untuk meneruskan pendidikannya, konten utama dalam buku ini adalah enam kisah kesuksesan para pemburu masa depan yang memberanikan diri merantau ke luar negeri.

Keberhasilan mereka kuliah keluar negeri adalah berkat kegigihan Surya memfasilitasi serta memotivasi mereka agar mampu meraih mimpi. Bagi Surya sendiri, apa yang dilakukannya adalah kewajiban. Masih banyak anak bangsa yang begitu cerdas tetapi terbelenggu keterbatasan sehingga tidak memperoleh kesempatan pendidikan tinggi. Melalui buku ini, Surya seolah mengingatkan kita semua agar kembali pada kewajiban manusia yang paling hakiki: yaitu membantu sesamanya. Dan Surya sendiri telah melakukannya dengan membantu orang-orang yang ingin mengenyam pendidikan tinggi.

Lamia Putri D.bentang

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published.

© Copyright - PT. Bentang Pustaka, Yogyakarta