Dari Penentang Islam hingga Menjadi Mualaf, Kisah Mariana Tavares dalam Seeking Jesus, Finding Allah - Bentang Pustaka

Dari Penentang Islam hingga Menjadi Mualaf, Kisah Mariana Tavares dalam Seeking Jesus, Finding Allah

Kisah mualaf biasanya dimulai dari ketertarikan terhadap Islam. Namun, perjalanan Mariana Tavares justru bermula dari posisi sebaliknya. Ia pernah menjadi pengkhotbah Kristen dan memandang Islam sebagai sesuatu yang harus dilawan. Hingga pencariannya terhadap kebenaran atas agama yang ia anut, membuatnya mulai mempertanyakan keyakinannya sendiri dan akhirnya memilih memeluk Islam. 

Perjalanan panjang ini pun dikisahkan oleh Mariana Tavares dalam buku Seeking Jesus, Finding Allah: From Trinity to Tawhid. Sebuah catatan perjalanan spiritual seorang mantan pengkhotbah Kristen yang berusaha memahami kembali keyakinannya, sosok Yesus, konsep tentang Tuhan, hingga Islam yang sebelumnya ia anggap sebagai sesuatu yang harus dilawan.

Pernah Menentang Islam dan Menyebarkan Argumen Anti-Islam 

Sebelum menjadi seorang Muslim, Mariana bukanlah seseorang yang sama sekali tidak mengenal Islam. Dalam catatan perjalanannya, ia mengisahkan bahwa ketika pertama kali berinteraksi dengan Muslim pada 2022, ia melihat Islam sebagai ancaman terhadap imannya.

Ia bahkan mengumpulkan berbagai argumen anti-Islam, mengikuti diskusi yang ditujukan untuk membantah Islam, bahkan melakukan perjalanan misi ke kota-kota serta negara-negara dengan populasi Muslim untuk menyebarkan ajaran Kristen. Pada saat itu, ia merasa sedang membela keyakinannya.

Namun, semakin jauh ia menjalani kehidupan sebagai seorang Kristen, semakin sering ia menyebarkan ajaran agamanya, semakin banyak pula pertanyaan yang muncul.

Mariana mulai kembali membaca Alkitab dan mempertanyakan sejumlah ajaran yang sebelumnya ia terima. Ia ingin memahami sendiri apa yang sebenarnya diajarkan Yesus, bukan sekadar menerima penafsiran orang lain. Dari sinilah pencariannya justru menjadi jalan yang membuatnya mengenal Islam lebih dalam.

Pengalaman yang Mengubah Cara Pandang terhadap Islam

Salah satu pengalaman yang cukup berpengaruh dalam perjalanan Mariana terjadi ketika ia berkunjung ke Maroko. 

Di sana, ia sempat mengalami situasi sulit dan justru mendapatkan pertolongan dari sejumlah Muslim. Mereka membantunya dan bahkan mengantarnya dalam perjalanan panjang untuk memastikan dirinya dapat kembali dengan selamat, meskipun mereka mengetahui bahwa Mariana sangat menentang Islam. Pengalaman tersebut membuat Mariana mulai mempertanyakan gambaran tentang Muslim yang selama ini ia miliki. 

Pengalaman tersebut membuatnya mulai mempertanyakan kembali asumsi-asumsi tentang Islam yang selama ini ia yakini dan akhirnya mulai mencari jawaban atas pertanyaannya, sekaligus keraguan atas keyakinannya.

Bagi Mariana, pencarian terhadap Islam kemudian bukan lagi sekadar persoalan perdebatan agama. Ia mulai berusaha memahami apa yang sebenarnya diajarkan Islam mengenai Tuhan, Yesus, kitab suci, dan hubungan manusia dengan Sang Pencipta.

Dari Trinitas hingga Tauhid

Buku Seeking Jesus, Finding Allah tidak hanya berisi kisah mualaf Mariana. Ia juga membahas sejumlah pertanyaan teologis yang muncul dalam proses pencariannya, salah satunya adalah tentang Trinitas dalam Kekristenan dan Tauhid, konsep keesaan Tuhan dalam Islam.

Tidak hanya berisi kisah pribadi Mariana, buku ini juga membahas sejumlah keyakinan dan pertanyaan yang berkaitan dengan Kristen dan Islam, termasuk konsep tentang Tuhan, sosok Yesus, serta kitab suci. Buku ini memadukan pengalaman pribadi dengan penelitian dan pembahasan mengenai kedua tradisi agama.

Karena itu, perjalanan Mariana dalam buku ini bias menjadi pintu masuk untuk membicarakan berbagai pertanyaan tentang agama. Seperti bagaimana seseorang memahami Tuhan, bagaimana keyakinan terbentuk, hingga apa yang terjadi ketika seseorang mulai berani mempertanyakan kembali apa yang selama ini diyakininya.

Bukan untuk Menjatuhkan Salah Satu Agama 

Menariknya, kisah perjalanan Mariana menjadi mualaf tidak kemudian membuat buku ini ditulis sebagai upaya untuk menjatuhkan atau menjelekkan Kekristenan.

Sebaliknya, Mariana berusaha menyampaikan perjalanan pencariannya dengan tetap membicarakan kedua tradisi agama tersebut. Buku ini mengeksplorasi keyakinan Kristen dan Islam, termasuk persamaan, perbedaan, pertanyaan, berbagai kesalahpahaman yang muncul di antara keduanya, hingga kisah sejarah di balik setiap ayat dalam kitab suci kedua agama. 

Semua itu ditulis dengan pendekatan yang jujur dan penuh penghormatan kepada kedua agama tersebut, sehingga pembaca bisa mengikuti kisah dan penemuan Mariana dengan sudut pandang yang objektif dan kritis.

Bagi Mariana, pencarian terhadap Tuhan bukan tentang mencari pihak mana yang harus disalahkan. Ia menulis dari pengalaman pribadinya sebagai seseorang yang pernah berada di dalam Kekristenan, kemudian mengalami keraguan, melakukan pencarian, dan akhirnya memilih Islam.

Dengan begitu, pembaca tidak hanya diajak melihat hasil akhirnya sebagai sebuah kisah mualaf, tetapi juga mengikuti proses panjang di balik keputusan tersebut.

Sebuah Kisah tentang Keberanian Mempertanyakan Iman

Salah satu hal yang membuat Seeking Jesus, Finding Allah menarik adalah proses di balik perpindahan keyakinan Mariana.

Ia tidak memulai pencariannya sebagai seseorang yang sedang mencari Islam. Justru sebaliknya, ia memulainya sebagai seseorang yang ingin membantah Islam. Namun, dalam proses mencari jawaban untuk mempertahankan keyakinannya, ia justru menemukan pertanyaan-pertanyaan baru yang mengharuskannya melihat kembali iman yang selama ini ia pegang.

Kisah Mariana adalah kisah tentang keberanian untuk bertanya ketika jawaban yang selama ini diyakini mulai terasa tidak cukup. Sesuatu yang banyak orang sering lupakan karena terbiasa berpikir bahwa segala hal tentang agama yang disampaikan oleh otoritas keagamaan sudah pasti benar.

Padahal, menurut Mariana, justru ketika kita ingin memegang teguh sebuah keyakinan, kita harus berani bertanya. Karena hanya dengan bertanya dan mencari, kita bisa memahami dan makin mengimani apa yang selama ini kita yakini.

Seeking Jesus, Finding Allah Kini Tersedia dalam Bahasa Indonesia

Kabar baik bagi pembaca Indonesia, Seeking Jesus, Finding Allah karya Mariana Tavares kini telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh Bentang Pustaka.

Dengan menggabungkan kisah perjalanan spiritual, refleksi pribadi, serta pembahasan mengenai konsep-konsep dasar dalam Kristen dan Islam, buku ini dapat menjadi bacaan bagi siapa saja yang tertarik pada agama Islam dan Kristen, perjalanan mencari Tuhan, hingga sejarah dan fakta tentang Islam dan Kekristenan.

Terbit pada 21 September 2026, buku Seeking Jesus, Finding Allah sudah bisa dipesan melalui seluruh marketplace Bentang Pustaka.

Ikuti seluruh media sosial Bentang Pustaka untuk mendapatkan berbagai informasi terkait buku ini dan buku-buku terbaik lainnya.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© Copyright - PT. Bentang Pustaka, Yogyakarta