7 Pertanda Haqiqi Kalau Kisah Cintamu Berakhir Pada Friendzone

Pernah, enggak sih, ketika Sahabat Belia sudah mengharap lebih pada seseorang ternyata hubungan kalian selama ini hanya dianggap sebatas teman? <p align="center">“Sahabat mana, sih, yang dengan gampang menghindari rasa cinta?”</p>

<p align="center">–<em>High School Love Story</em>, Haula S</p>

<p align="center"> </p>

<p style="text-align: justify;"><em>Friend</em> <em>zone</em><em>—</em>Pernah, enggak sih, ketika Sahabat Belia sudah mengharap lebih pada seseorang ternyata hubungan kalian selama ini hanya dianggap sebatas teman? Hal ini tentu sangat menyakiti hati dan mengecewakan. Sebab, orang yang dianggap memiliki rasa yang sama, ternyata hanya menganggapmu sebagai teman, enggak lebih. Padahal, selama ini kalian sudah dekat dan sudah sering menghabiskan waktu bersama. Ada juga yang terjebak dalam zona pertemanan karena sudah nyaman menjadi teman atau sahabat. Kalaupun ingin keluar dari zona pertemanan, kalian takut merusak persahabatan atau pertemanan selama ini. Lalu, hubungan seperti apa, sih, yang masuk ke dalam kategori <em>friend</em> <em>zone</em>? Nah, supaya Sahabat Belia nggak terjebak, berikut ini ciri-ciri hubungan <em>friend zone</em> yang harus kalian tahu:</p>

<p style="text-align: justify;"> </p>

<h2 style="text-align: justify;">Pergi Bersama dengan Teman Lainnya</h2>

<p style="text-align: justify;">Ciri hubungan yang masuk ke dalam zona pertemanan pertama adalah kalau kalian sering menghabiskan waktu bersama, tetapi teman-teman lainnya juga ikut serta. Jika kamu pernah mengajaknya pergi atau nge-<em>date</em> berdua, tapi dia menolaknya, bisa jadi hubungan kalian sudah masuk ke zona pertemanan. Sebab, dia hanya menganggapmu sebatas teman atau sahabat.</p>

<h2 style="text-align: justify;">Membicarakan Orang Lain</h2>

<p style="text-align: justify;">Ciri hubungan <em>friend</em> <em>zone</em> selanjutnya yang harus kamu tahu adalah dia membicarakan orang lain saat bersamamu. Dalam setiap obrolan kalian, dia memuji orang lain tanpa menyadari bahwa obrolannya itu melukai hatimu. Hal ini tidak hanya terjadi satu atau dua kali, tetapi beberapa kali. Bahkan, hampir setiap kali kalian bertemu, dia selalu membicarakan orang tersebut. Jika dia benar-benar menyukaimu, dia tidak akan membicarakan orang lain di depan kamu dan berusaha menjaga hatimu.</p>

<h2 style="text-align: justify;">Tidak Memperhatikan Penampilan</h2>

<p style="text-align: justify;">Kamu bisa membedakan mana yang benar-benar menyukaimu dengan yang hanya menganggapmu sebatas teman atau sahabat melalui penampilannya. Coba perhatikan penampilannya setiap kali dia bertemu denganmu. Apakah <em>stylish</em>, wangi, dan rapi? Jika tidak, bisa jadi dia hanya menganggapmu sebatas teman. Orang yang menyukaimu akan berusaha terlihat berbeda, bahkan memukau, saat bertemu denganmu.</p>

<h2 style="text-align: justify;">Mendatangimu Saat Perlu</h2>

<p style="text-align: justify;">Ciri <em>friend</em> <em>zone</em> yang bisa kamu perhatikan selanjutnya adalah dia hanya menghubungimu saat ada perlu. Hal itu bisa kamu bedakan dari <em>chat</em>-nya. Misalnya saja <em>chat</em> dia berubah menjadi hangat ketika dia membutuhkan bantuanmu dan berubah menjadi dingin ketika kamu sekadar ingin ngobrol dengannya. Nah, kalau sudah seperti ini jangan mengharap hubungan kalian bisa lebih dari teman.</p>

<h2 style="text-align: justify;">Membalas <em>Chat</em> Lama</h2>

<p style="text-align: justify;">Coba perhatikan lagi bagaimana caranya membalas pesan-pesanmu? Apakah dia antusias dengan pesan-pesanmu? Atau, justru mengabaikannya? Saat dia mengabaikan pesan darimu dan menganggapnya tidak penting, dia akan membalas <em>chat</em> dengan lama. Selain itu membalasnya pun seperti ogah-ogahan. Misalnya saja kamu berbasa-basi dengan menanyakan apakah dirinya sudah libur sekolah atau kerja, kemudian dia membalasnya dengan jawaban yang singkat dan tidak menanyakan balik hal serupa kepadamu sehingga setiap <em>chat</em> selalu berhenti di dia. Dalam berkomunikasi model ini kamu selalu menjadi pihak yang aktif dan dia menjadi pihak yang pasif.</p>

<h2 style="text-align: justify;">Enggak Bisa Jaga <em>Image</em></h2>

<p style="text-align: justify;">Orang yang tidak menyukaimu tidak akan pernah jaga <em>image</em> di depanmu. Dia akan cuek saja jika kamu sampai mengetahui segala kekurangan dan dia tidak akan berusaha menutupinya darimu. Berbeda jika saat bersama dengan orang yang disukainya, dia akan cenderung menjaga <em>image</em>-nya.</p>

<h2 style="text-align: justify;">Hanya Kamu yang Ingin Mengetahui Dirinya Lebih Jauh</h2>

<p style="text-align: justify;">Ciri zona pertemanan yang terakhir adalah dia tidak ingin mengenalmu atau masuk ke duniamu lebih jauh. Berbeda dengan kamu yang selalu berusaha untuk masuk ke dalam dunianya dengan mengetahui apa yang dia sukai dan tidak dia sukai, kebiasaannya, hobi, dan lain sebagainya. Sedangkan dirinya tidak melakukan hal yang sama kepadamu.</p>

<p style="text-align: justify;"> </p>

<p style="text-align: justify;">Setelah membaca ciri-ciri zona pertemanan di atas, kamu sekarang bisa tahu bagaimana hubunganmu dengan si dia, apakah termasuk dalam zona pertemanan atau lebih dari itu. Jika memang semua ciri-ciri tersebut ada pada hubunganmu sekarang, itu tandanya kamu sedang berada dalam hubungan <em>friend</em> <em>zone</em><em>.</em> Namun, semuanya bergantung sama kamu, mau terus maju atau mundur secara perlahan.</p>

<p style="text-align: justify;"> </p>

<p style="text-align: justify;">Tapi, bagaimana kalau kamu punya kisah <em>friend zone </em>yang luar biasa? Kisah <em>friend zone </em>yang lebih pedih daripada kisah cinta bertepuk sebelah tangan dan … melibatkan masa lalu yang nggak kalah rumit? Sialnya, Devan dan Sania dari <a href="https://mizanstore.com/high_school_love_story_61486">High School Love Story</a> mengalaminya! Kira-kira, mampu nggak ya, mereka mendapatkan akhir cerita bahagia? Penasaran? Karya terbaru <a href="https://www.wattpad.com/user/HAULA_S">Haula S</a> ini sudah siap meluncur di toko buku kesayanganmu lho, Sahabat Belia! Kalau kamu terlalu mager untuk jalan, bisa pesan <em>online </em>melalui <a href="https://mizanstore.com/high_school_love_story_61486">www.mizanstore.com</a> juga. <em>Happy reading!</em></p>Bentang Pustaka

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published.

© Copyright - PT. Bentang Pustaka, Yogyakarta