Tag Archive for: rekomendasi buku montessori

Latih Kecerdasan Sensoris Anak dengan Pink Tower Montessori!

Pink Tower? Apaan tuh? Kebanyakan orang pasti berpikir bahwa kata “pink tower” merujuk pada sebuah bangunan tower yang berwarna pink. Benar bukan? Namun, pink tower Montessori berbeda. Pink Tower Montessori sendiri merupakan sebuah material pembelajaran dalam mengembangkan kecerdasan anak yang dikenalkan oleh Maria Montessori. 

Bahkan, pink tower sudah banyak dikenalkan dalam buku-buku pembelajaran Montessori baik pada buku milik Maria sendiri ataupun dari penulis lainnya. Sebagai contoh, buku Montessori Sensorial Activities milik Rosalynn Tamara juga mengenalkan bagaimana kegiatan Pink Tower sendiri. Penasaran ya? Let’s go deeper guys!

Aktivitas Sensorial Montessori: Pink Tower

Sebelum mengetahui kegiatan yang dilakukan, kita perlu pelajari dulu nih, apa itu Pink Tower Montessori. Seperti yang sedikit dijelaskan tadi, Pink Tower adalah material pembelajaran bagi orang tua maupun guru untuk membantu anak dalam mengembangkan kecerdasan mereka melalui aktivitas sensorial Montessori. 

Tujuan Aktivitas Sensorial Montessori

Jika dalam buku Filosofi Montessori karya Rosalynn Tamara, untuk membantu anak dalam memahami abstraksi dalam lingkungan dengan mudah, maka material sensoris di desain agar dapat menolong otak anak supaya bisa fokus terhadap satu kualitas. Dengan adanya isolasi pada kualitas tersebut, maka akan memudahkan anak untuk bisa fokus pada stimulus itu sendiri, yaitu material sensoris Montessori.

Fungsi dari material sensoris ini bukan untuk memberikan hal kepada anak mengenai impresi yang baru, melainkan untuk memberikan keteraturan serta sistem dari semua impresi sensoris yang diterima anak.

Bagaimana bisa? Pada mulanya, melalui aktivitas pink tower ini, tentu anak sudah pernah melihat benda berukuran besar dan kecil bukan? Nah dengan adanya aktivitas ini, kita akan memberikan anak material yang akan berfokus pada memberikan dampak impresi besar dan kecil yang bisa anak pegang, susun, manipulasi, sehingga anak mampu memahami sebuah keteraturan.

Pink Tower bertujuan untuk memperhalus indra penglihatan anak dengan membedakan perbedaan dimensi. Saat seorang anak mulai mengambil setiap kubus (mulai dari yang terkecil) ke atas tikar, mereka dapat merasakan berat dan perkembangan ukurannya. Saat mereka membangun Menara, mereka menyempurnakan gerakan sukarela mereka. Anak belajar pengendalian diri dengan melakukan aktivitas secara tepat dan benar.

Kegiatan Pink Tower Montessori

Pink Tower adalah bahan sensorik yang mengajarkan ukuran, dimensi, dan keteraturan kepada anak-anak. Ini terdiri dari 10 kubus kayu, mulai dari ukuran 1 sentimeter kubik hingga 10 sentimeter kubik, berbeda dalam tiga dimensi.

Awalnya, anak-anak diperkenalkan dengan Pink Tower dalam bentuk vertikal. Pelajaran berlanjut dengan memindahkan satu blok pada satu waktu dari menara, yang ditempatkan secara horizontal (berurutan) di atas alas kerja, menawarkan representasi visual dari yang terkecil ke yang terbesar dan sebaliknya. Anak-anak akan diperlihatkan cara merekonstruksi menara menggunakan balok-balok, dari yang terbesar hingga yang terkecil.

Balok ditempatkan dan dipindahkan oleh anak-anak satu per satu, dalam gerakan tepat yang disengaja. Selain pelajaran tentang dimensi dan ukuran, Pink Tower mendorong kontrol dan konsentrasi tubuh – yang penting untuk proses menciptakan keteraturan. Seperti yang dijelaskan pada buku Montessori Sensorial Activities karya Rosalynn Tamara berikut.

Bahan dan langkah

Untuk bahan dan langkahnya, orang tua maupun guru bisa menerapkan langkah yang telah ditunjukkan oleh buku ini. Selain bahan dan langkah yang dijelaskan, orang tua maupun guru dapat mengetahui mengenai tujuan dari kegiatan Pink Tower, bahasa yang akan berkembang pada anak, hingga kendali kekeliruan pada kegiatan ini sendiri.

Ketika seorang anak pertama kali mencoba membangun Pink Tower, mereka mungkin tidak dapat melakukannya dengan benar, mereka mungkin belum dapat mengontrol gerakan mereka. Melalui pengulangan dan pengembangan koordinasi tangan-mata mereka, anak mampu membuat tangan mereka bergerak dengan tepat. Ini adalah kunci pengendalian diri. Ketika anak menguasai keterampilan, mereka menguasai dirinya sendiri, dengan menguasai tindakan mereka. 

Dengan menggunakan persepsi visual mereka, anak dapat menilai sendiri apakah mereka telah membangun Menara secara berurutan. Kontrol kesalahan ini membantu anak menyadari apa yang salah dan memperbaiki kesalahan apa pun. Melalui ini, anak tumbuh lebih mandiri dan percaya diri.

Melalui buku Montessori Sensorial Activities, orang tua dan guru bukan hanya mendapatkan contoh kegiatan Montessori Pink Tower saja. Kita akan diajari berbagai macam material yang bisa digunakan untuk menerapkan ilmu Montessori ini. Bukankah menjadi hal yang menarik ketika bisa bermain dengan anak sambil belajar?

Untuk itu, buku ini akan sangat diperlukan bagi kita para orang tua dan guru untuk mengajarkan anak-anak kita mengenai pentingnya kecerdasan sensoris pada saat proses tumbuh kembang anak.

Kalian bisa membelinya melalui official website Bentang Pustaka loh! Atau, jika kalian lebih suka berbelanja secara offline, kalian bisa membelinya secara langsung melalui toko buku terdekat kalian.

Pertajam Pancaindra Anak dengan Montessori Sensorial Activities!

Montessori Activity menjadi kegiatan yang dapat mengasah sensorial dalam menangkap informasi melalui panca indera anak. Dengan anak yang memahami dunianya, mereka menciptakan keteraturan melalui Montessori activity sensoris ini.

Nah, untuk bisa melakukan kegiatan Montessori, maka diperlukan material sensoris sendiri untuk bisa memahami konsep matematika dan membantu anak selama tahap perkembangan bahasa mereka.

Dengan adanya buku Montessori Sensorial Activities, orang tua maupun guru akan diajak penulis untuk memahami mengenai kegiatan Montessori apa saja yang bisa kita terapkan untuk lingkungan anak pada kesehariannya.

Buku ini memiliki 86 halaman yang ditulis oleh Rosalynn Tamara dan diterbitkan oleh penerbit Bentang Pustaka. Seperti yang diklaim Rosalynn dalam bukunya, Montessori Sensorial Activities akan menerangkan seputar konsep matematika dan bahasa kepada anak, merancang pembelajaran individu berbasis aspek sensoris, dan pembelajaran secara langsung dengan berbagai aspek sensoris. Untuk mengetahui lebih banyak mengenai buku ini, kalian dapat membacanya melalui artikel berikut.

Perbedaan Impresi Sensoris dan Pendidikan Sensoris

Pada awal buku Montessori Sensorial Activities ini, kalian akan disuguhi mengenai, apa sih perbedaan dari pendidikan dan impresi sensoris sendiri? Bagi Rosalynn, keduanya merupakan hal yang berbeda. Lalu, apa perbedaannya?

Impresi Sensoris

Impresi sensoris bagi anak merupakan stimulus untuk tumbuh kembang mereka melalui kelima indra. Anak akan merekam setiap impresi secara visual meskipun bukan berbentuk informasi maupun pengetahuan. Seperti yang dicontohkan pada buku ini, yaitu bayi yang baru lahir dan melihat sekotak pensil warna, maka hal tersebut hanyalah kesan dan ditangkap oleh indra penglihatannya.

Pendidikan Sensoris

Sedangkan untuk pendidikan sensoris sendiri, seperti kalimatnya, lebih mengarah pada pendidikan atau kegiatan yang bersifat sensoris. Latihan sensoris sendiri memiliki tujuan agar anak dapat memperoleh informasi yang bisa diserap dengan sadar sehingga anak mampu untuk membuat klasifikasi pada lingkungannya.

Montessori Activity

Pada bab-bab selanjutnya, para orang tua dan guru akan diajak untuk memahami mengenai Montessori Activity atau aktivitas Montessori apa saja yang bisa dilakukan untuk menemani anak bermain sambil belajar dengan metode Montessori. Yang mana, aktivitas tersebut akan dikelompokkan berdasarkan kelima indra anak.

Salah satunya adalah kegiatan untuk menajamkan area persepsi terhadap dimensi dengan material Montessori silinder berkenop. Orang tua dan guru akan dijelaskan mengenai usia berapa anak bisa melakukan kegiatan ini, material apa saja yang dibutuhkan, kendali kekeliruan, tujuan kegiatan menggunakan material tersebut, langkah-langkah, bahkan dijelaskan hingga bahasa apa saja yang berkembang untuk anak ketika melakukan kegiatan ini.

Terdapat juga Montessori Activity dengan menggunakan material larutan pencicip yang akan menajamkan indra pengecap anak. Tujuan dari kegiatan ini juga dijelaskan dalam buku Montessori Sensorial Activities, yaitu aktivitas ini akan meningkatkan persepsi anak terhadap rasa, menciptakan kesadaran akan adanya bermacam rasa, serta mengembangkan kecerdasan anak dalam mengeksplorasi lingkungan mereka sendiri.

Buku Montessori Sensorial Activities

Seperti yang telah disebutkan dan dijelaskan, buku ini amat sangatlah berguna bagi anak, orang tua, dan guru. Setiap aktivitas Montessori yang dijelaskan sangatlah rinci dan jelas sehingga setiap orang dapat menerapkannya dengan mudah. Ditambah lagi, pada setiap kegiatan yang dilakukan akan dibumbui dengan gambar-gambar secara real mengenai tahapan dalam menerapkan aktivitasnya. Menarik kan?

Dengan adanya penerapan menggunakan material-material yang dijelaskan melalui buku ini, memudahkan anak untuk belajar lebih cepat dari yang seharusnya. Loh, kok bisa? Karena setiap materialnya akan mencerminkan indra yang akan digunakan pada anak. Misalnya untuk mempelajari geometri dasar yang menekankan pada indra peraba anak, maka material yang digunakan adalah bangun ruang tiga dimensi.

Ajak anak untuk bermain sambil belajar menggunakan material yang telah dijelaskan pada buku Montessori Sensorial Activities, maka impresi dan pendidikan sensoris anak akan berkembang lebih cepat.

Saatnya untuk membeli buku Montessori Sensorial Activities melalui official store Bentang Pustaka maupun offline store melalui toko buku kesayangan kalian. Jangan lupa share keseruan kalian bareng anak menggunakan material Montessori dengan menandai kami melalui Instagram Bentang Pustaka!

© Copyright - Bentang Pustaka