Suteru! Gijutsu Kini Hadir di Indonesia

Metode Konmari merupakan metode berbenah yang paling terkenal di dunia. Diciptakan oleh Marie Kondo dan dipopulerkan melalui bukunya, The Life Changing Magic of Tidying Up telah terjual lebih dari 5 juta kopi dalam waktu singkat. Di Indonesia sendiri, buku tersebut telah masuk cetakan ke-18 sejak diterbitkan oleh Bentang Pustaka pada 2016. Passion Marie Kondo dalam berbenah rupanya dipicu oleh buku Suteru! Gijutsu (2000) karya Nagisa Tatsumi yang dibacanya ketika remaja.

“Serba-serbi berbenah adalah topik yang kali pertama menarik perhatian saya semasa SMP. Pemicunya adalah buku berjudul Suteru! Gijutsu karya Nagisa Tatsumi, yang menjelaskan pentingnya membuang barang-barang yang tidak perlu …. Saya masih ingat betapa terkejutnya saya saat membaca buku itu di kereta. Saking berkonsentrasinya, saya hampir melewatkan stasiun perhentian saya. Setiba di rumah, saya langsung masuk ke kamar sambil membawa sejumlah kantong sampah dan mengurung diri selama beberapa jam. Kendati kamar saya kecil, pada saat selesai beres-beres, saya sudah memenuhi delapan kantong sampah …. Saya bahkan lupa memiliki sebagian besar barang tersebut. Setelah itu, saya duduk terpaku di lantai selama sejam sambil memandangi gundukan kantong sampah dan membatin, Kenapa pula repot-repot menyimpan semua ini?

 

Bacaan Tepat Saat Pandemi

Nagisa Tatsumi merupakan Pelopor Revolusi Merapikan Barang di Jepang. Selepas lulus dari Universitas Ochanomizu, Tatsumi bekerja sebagai jurnalis dan editor hingga akhirnya memutuskan untuk berkarier lepas. Tulisannya berkisar seputar topik gaya hidup dan budaya Jepang, sedangkan gaya penulisannya yang blak-blakan meraup banyak pembaca setia. Pada 2008 dia mendirikan Kaji Juku, lembaga pelatihan untuk ibu dan bapak rumah tangga di Tokyo.

Kini, para pecinta seni berbenah rumah di Indonesia tak perlu repot mencari buku fenomenal yang menginspirasi Marie Kondo tersebut. Saat ini penerbit Bentang Pustaka tengah melangsungkan masa pra pesan Suteru! Gijutsu yang berlangsung pada 1—7 September 2020. “Buku ini menarik karena gaya bahasanya yang lugas dan blak-blakan. Nagisa dengan tepat mendedah sisi psikologis kita yang tanpa sadar senang menumpuk benda tak berguna. Di sini, kita diajak untuk belajar memutuskan dengan cepat benda apa yang sebaiknya disimpan atau dibuang. Secara lebih luas, kita tengah diajak untuk berani mengambil keputusan dengan tepat dalam hidup ini,” tutur Nurjannah Intan, editor Nonfiksi Bentang Pustaka.

Suteru! Gijutsu merupakan buku yang sangat tepat dibaca di masa pandemi. Mengingat sebagian besar dari kita menghabiskan waktu di rumah melalui work from home maupun school from home. Rumah yang nyaman, tertata, dan higienis menjadi kunci. Untuk menciptakan kondisi tersebut, buku ini memberikan langkah-langkah praktis yang sangat mudah dipraktikkan tanpa menghabiskan banyak waktu. Orang tua pun bisa mengajak anak-anaknya untuk mengikuti panduan dalam buku ini.

Lebih lanjut lagi, dikutip situs Amazon.com., Suteru! Gijutsu dianggap sebagai buku panduan berbenah yang paling menarik: “Saya telah membaca buku ini, buku Marie Kondo, dan ‘Goodbye, Things‘ karya Fumio Sasaki. Dan dari ketiganya, yang terbaik adalah karya Nagisa Tatsumi. Buku Tatsumi memiliki selera humor.”

Buku Suteru! Gijutsu bisa didapatkan melalui bit.ly/suterugijutsu. Tersedia pula hadiah menarik berupa travel pouch bagi 1.000 pemesan pertama.

1 reply

Trackbacks & Pingbacks

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *