Menelusuri Jejak Pembaharu Ekosistem Digital Indonesia

Oleh: Ahmad Wiyono*

Judul Buku   : Purpose
Penulis          : Alamanda Shantika Santoso
Penerbit        : B-First
Cetakan         : 1. 2018
Tebal              : 128 Halaman
ISBN               : 978-602-426-085-9

Alamanda Shantika Santoso namanya, sosok yang belakangan sangat akrab di telinga masyarakat
indonesia, betapa tidak, perempuan tangguh inilah yang sudah berhasil mengukir sejarah baru dunia
digital tanah air, dialah yang berhasil menghadirkan sistem transportasi berbasis digital yang kita kenal
dengan Go-Jek.
Aplikasi mobil yang dia ciptakan dari nol itu ternyata sangat berkonstribus besar bagi terwujudnya hajad
hidup orang banyak, tak hanya menciptakan lapangan kerja, namun juga mampu membuat suasana baru
dunia transportasi yang begitu dinikmati oleh masyarakat luas. Alamanda mampu menghadirkan atmosfer
baru dunia digital yang berhasil menggetarkan dunia kala itu.
Sebagai pemikir dan perancang ekosistem digital, Alamanda rupanya tak merasa puas dengan karya
mutaakhirnya itu, ada banyak mimpi yang rupanya menggelayut dalam benaknya dan selalu ingin dia
wujudkan, sehingga pada bulan oktober 2016 dia memilih keluar dari perusahaan go-jek dengan maksud
merintis dunia baru yang selama ini sudah menjadi keinginnanya. Publik tentu tetkejut atas keputusan
Alamabda itu, namun demikian pada akhirnya Alamanda mampu membuat takjub publik dengan
karyanya yang lain.
Binar Academy adalah impiannya yang sudah dirancang jauh-jauh hari sebelumnya, dan itu bisa dia
wujdukan setelah keluar dari perusaan yang dibesarkannya itu. Dalam buku ini dijelaskan bahwa Binar
academy merupakan sekolah gratis dan terjangkau yang sengaja dia dirikan untuk mewujudkan mimpinya
mengevolusi dunia pendidikan, dan ternyata itu betul-betul menjadi angin segar bagi dunia pendidikan
modern.
Binar Academy adalah akademi non formal dengan program full scholarship. Yang muncul dalam benak
setiap orang pasti adalah “dari mana sumber dananya?”, jika beranggapan saya punya pohon uang , anda
salah persepsi. Jawaban yang saya miliki adalah kolaborasi. Kolaborasi yang saya rancang bersama tim
Binar academy diterjemahan dalam “Empat Produk Bibar Axademy”. (hal. 91).
Buku ini menghadirkan jejak perjuagan Alamanda secara utuh sebagai perempuan yang luar biasa,
tentangya yang mampu menghadirkan aplikasi transportasi yag saat ini sudaah digandrungi sebagian
besar masyarakat idnoensia, dan tetangnya yang begitu getol megkampanyekan pentingnya kolaborasi
yang hal itu ia buktikan daam betuk Binar Academy. Sungguh mengisnpirasi.

*Pegiat Literasi, tinggal di Pamekasan Madura

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *