Hidup Bahagia, Terapkan Prinsip dari Membuang Barang Berikut Ini!

Hidup bahagia? Siapa yang tak mendambakannya. Banyak orang bekerja keras mengeluarkan kemampuan terbesarnya agar kehidupan yang dijalani terasa mudah, tak begitu banyak hambatan, dan selalu diberikan kelancaran. Namun, tak banyak orang pula yang menyadari bentuk kehidupan yang bahagia dimulai dari peka terhadap lingkungan sekitar. Salah satunya adalah dengan membuang barang. Loh, maksudnya?

Mayoritas dari kita bahkan tak pernah terpikirkan bahwa barang-barang di sekitar kita ternyata juga memiliki dampak yang luar biasa terhadap kualitas kebahagiaan hidup. Dengan cara membuang barang, kebahagiaan dan kedamaian hidup lebih meningkat. Kira-kira, barang seperti apa dan bagaimana yang patut kita buang?

Hidup Bahagia: Pahami Sifat dari Barang Tersebut

Memiliki sebuah barang tentunya kita punya alasan tertentu. Entah itu karena kita menyukainya, diberi oleh kekasih, atau telah memenangkan sebuah kompetisi. Apa pun bentuknya, barang-barang tersebut tetap memiliki nilai nyatanya.

Barang-barang yang kita miliki harus dipahami betul nilai fungsi dan kegunaannya. Misalkan saja, barang tersebut tergolong barang sentimental atau bukan, di kemudian hari apakah masih dipergunakan atau tidak, atau seberapa seberapa sering intensitas kita memakai/menggunakan barang tersebut.

Baca Juga: Decluttering ala Marie Kondo

Menyimpan Barang Tak Berguna = Merusak Kualitas Kebahagiaan

Menimbun barang yang tak ada nilai dan kegunaannya bisa berdampak besar terhadap kualitas kehidupan. Barang-barang yang ditimbun begitu saja lambat laun akan merusak pikiran kita. Pandangan mata kita akan tertuju pada barang-barang tersebut, kemudian meratapinya, mengapa banyak sekali barang di dalam satu ruangan tersebut?

Selain itu, menyimpan atau menimbun barang akan mempersempit ruang gerakmu. Meskipun barang-barang yang tak kalian gunakan ditumpuk pada salah satu sudut ruangan, tetap saja hal tersebut akan memakan tempat. Lebih-lebih lagi ketika ditaruh di satu ruangan khusus. Toh, bukannya jauh lebih baik ruangan tersebut digunakan untuk ruang tambahan yang lebih berguna?

Menyikapi Membuang Barang dengan Positif

Berdasarkan strategi membuang barang dalam buku Suteru! Gijutsu, mengambil sebuah keputusan untuk membuang barang-barang tertentu akan mendatangkan hal-hal positif dalam hidup kita. Hidup kita jauh lebih bahagia dan damai atas tindakan yang telah kita gerakkan sendiri.

Pasalnya, membuang barang membutuhkan motivasi dan pengorbanan yang besar yang perlu diputuskan. Akan ada sebuah kelegaan hati jika kita bisa melakukannya. Dibutuhkan sebuah kesadaran bahwa menyimpan barang yang tak berguna juga percuma saja. Esensi baik yang dikandung barang tersebut tak dapat kita serap. Itu pun kalau masih memiliki nilainya. Kalau tidak, justru barang-barang tersebut bisa menjadi bumerang bagi kehidupan kita.

Itulah tiga prinsip membuang barang yang sudah saya bagikan. Kalian bisa menemui seni membuang barang lainnya dalam buku terbaru Bentang Pustaka yang berjudul Suteru! Gijutsu yang akan segera dibuka masa pre-order-nya.

Sejatinya, kita harus terus membenahi hidup kita, selayaknya membenahi barang yang ada di dalam rumah. Salah satu cara membenahi hidup yaitu dengan menyingkirkan barang-barang yang tak memberikan kebermanfaatan untuk kita dan tidak menimbunnya berlama-lama tanpa ada kegunaan yang berharga.

Salam,

Anggit Pamungkas Adiputra.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *