Cloud Tidak Hanya Sekadar Teknologi

Pada suatu waktu, Satya Nadella, CEO Microsoft mengunjungi ICU di sebuah rumah sakit tempat anaknya, Zain, dirawat. Di sana, ia melihat seisi ruangan dipenuhi oleh alat-alat yang berdengung dengan segala macam garis yang terus menggambar grafik dengan sendirinya. Alat-alat itu mengeluarkan suara pelan yang membuat Satya Nadella melihatnya dengan berbeda.

Tidak hanya di rumah sakit, Satya Nadella menyaksikan sendiri teknologi mampu melakukan analisis data untuk mengungkapkan pemahaman putus sekolah di sekolah-sekolah tanah kelahirannya, India. Analisis tersebut banyak berpengaruh kepada angka putus sekolah.

Di Kenya, sebuah perusahaan berhasil membangun jaringan listrik panel surya yang membuat orang-orang berpenghasilan rendah dapat menikmati listrik. Listrik yang dihasilkan mampu mengganti bahan bakar minyak yang masih sering digunakan dan menimbulkan polusi yang tinggi. Itu semua berkat teknologi.

Ia, Satya Nadella, melihatnya dengan berbeda, melihat bahwa teknologi dapat dibangun karena berpengaruh dengan empati, atau lebih tepatnya, keduanya saling memengaruhi.

Teknologi dari alat-alat medis, penganalisis data putus sekolah, dan panel surya yang menghidupi banyak orang tersebut adalah cloud technology atau teknologi awan. Sebuah jaringan penyimpanan data masif dan kekuatan komputasional yang sekarang menjadi bagian fundamental perangkat teknologi yang ada. Satya Nadella berpendapat bahwa salah satu produk dari perusahaan yang dipimpinnya, Microsoft, ini tidak hanya sekadar bisnis belaka.

Terlebih dari tiga kasus di atas, banyak masyarakat dunia yang dengan tidak sadar bagaimana teknologi cloud ini berpengaruh dalam kehidupan mereka sehari-hari. Rumah sakit, perusahaan, sekolah, dan berbagai macam institusi lainnya sangat mengandalkan teknologi ini untuk menunjang pekerjaan mereka. Mereka menyebutnya dengan public cloud, serangkaian komputer dan layanan data skala besar yang terproteksi melalui jaringan publik.

Seperti sebuah universitas di Yunani memanfaatkan cloud data untuk bekerja sama dengan pemadam kebakaran agar bisa memperkirakan dan mencegah hutan yang pernah memakan 84 korban jiwa. Atau, para peneliti di Swedia dapat menggunakan teknologi cloud agar anak-anak usia dini dapat dipindai lebih akurat tentang gangguan membaca atau disleksia. Teknologi cloud mencerminkan bahwa sebuah produk teknologi tidak hanya soal keuntungan, tetapi juga empati terhadap sesama manusia.

Cloud computing sangat memungkinkan para penggunanya melakukan analisis data dalam jumlah besar untuk menghasilkan sebuah informasi atau pengetahuan yang mendalam. Mereka juga dapat mengubah tebakan dan spekulasi mereka menjadi sebuah prediksi dengan peluang terjadi lebih besar dan memungkinkan. Teknologi ini sangat bisa mengubah kehidupan perusahaan-perusahaan, dan tentunya masyarakat.

Teknologi cloud hadir sebagai solusi ketika revolusi PC pada medio 1990 membuat masyarakat membutuhkan sebuah jaringan untuk berbagi data tanpa disket. Pada saat itu, setiap rumah di Amerika hampir memiliki seperangkat komputer sehingga perlu adanya efisiensi untuk menggunakan dan berbagi data. Layanan ini membuat perhitungan ekonomi komputasi tergeser. Dengan begitu, banyak perusahaan berinvestasi besar terhadap layanan ini, lalu mereka menekan biaya besar tersebut dengan menyewakannya dengan biaya rendah kepada para penggunanya. Hal ini disebut cloud revolution.

Satya Nadella, CEO Microsoft asal India menceritakan berbagai pengalamannya memimpin perusahaan sebesar Microsoft. Ia juga menceritakan berbagai pengalaman mengenai caranya mengelola Microsoft dan membangkitkan gairah para karyawannya dari stagnansi perusahaan dalam bukunya yang berjudul Hit Refresh. Satya Nadella mencoba membagi kisahnya membangkitkan Microsoft dan mentransformasikannya bukan sekadar perusahaan yang berorientasi pada keuntungan, melainkan juga kemanusiaan.

Buku Hit Refresh bisa kamu dapatkan di sini.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *