Merasa tertinggal dari teman-temanmu? Bingung mau dibawa ke mana arah hidup ini, sementara isi kepalamu sibuk overthinking tiap malam?
Di era yang menuntut kita untuk selalu terlihat sempurna dan “jadi sesuatu”; untuk terus berlari hingga lupa cara berhenti; untuk terus bersabar hingga lupa apa itu empati, wajar banget kalau kamu merasa kewalahan. Emosi gampang meledak, fokus sering buyar, dan rasanya makin asing sama diri sendiri.
Mari Mindful hadir bukan untuk menggurui. Buku ini ibarat sahabat yang akan menemanimu pelan-pelan merapikan benang kusut di kepala dan belajar menerima dirimu utuh apa adanya.
Yuk, matikan notifikasimu sejenak, tarik napas perlahan dan mulailah perjalanan menemukan kembali kedamaianmu di sini!




