Apakah Anda ingin menjadi penulis buku anak, tetapi bingung bagaimana agar naskah Anda diterima editor? Menerbitkan buku barangkali adalah salah satu impian penulis, ya. Cara yang bisa ditempuh untuk menerbitkan buku, ya, dengan mengirimkan naskah ke penerbit. Ketika Anda memutuskan untuk mengirim naskah ke Penerbit, bersiaplah dengan jawaban bahwa naskah Anda diterima atau ditolak.

Kembali lagi pada soal naskah buku anak, jangan mengira menulis buku anak itu mudah, lo. Memang, buku anak itu cenderung minim teks dan alur ceritanya simpel. Namun, berdasarkan pengalaman saya sebagai editor buku anak, dari sekian banyak naskah yang masuk, ternyata hanya beberapa saja yang memenuhi kriteria dan lolos seleksi editor.

Kira-kira bagaimana, ya, caranya agar naskah yang kita submit lolos seleksi editor? Berikut 5 hal yang wajib Anda ketahui.

1. Cari penerbit yang cocok dengan tipe naskah Anda

Ini adalah hal yang sangat penting, lo. Jangan sampai naskah Anda ditolak karena penerbit yang Anda tuju tidak menyediakan slot untuk menerbitkan buku anak. Cari tahu juga apakah buku anak yang diterbitkan memiliki spirit yang sama dengan konsep naskah yang Anda tawarkan. Anda bisa mencari tahu seperti apa tipe buku anak yang diterbitkan lewat website atau katalog penerbit, atau dengan jalan-jalan ke toko buku.

 2.  Baca Syarat dan Ketentuan Pengiriman Naskah

Setelah menemukan penerbit, selanjutnya adalah pelajari syarat kirim naskah. Setiap penerbit memiliki syarat dan ketentuan pengiriman naskah yang berbeda-beda. Misal di Penerbit A, buku anak ditulis maksimal 100 halaman A-4, sedangkan di Penerbit B, maksimal 50 halaman A-4. Silakan cek website, fanpage, atau akun media sosial penerbit yang Anda tuju, ya. Untuk syarat pengiriman naskah buku anak Penerbit Bentang Pustaka, baca disini.

3. Kirimkan Naskah Lengkap (Full Version)

Setelah mengetahui syarat pengiriman naskah, kirimkan naskah lengkap dari awal cerita hingga ending (full version). Tentunya, naskah dikirim sesuai dengan format syarat kirim naskah yang berlaku pada masing-masing penerbit, ya. Agar lebih memudahkan proses seleksi, jangan lupa lampirkan sinopsis lengkapnya juga, ya. Oh ya, buatlah sinopsis dengan semenarik mungkin. Sinopsis yang menarik adalah salah satu cara untuk menarik perhatian editor, lo.

4. Buatlah naskah dengan runut dan menarik 

Naskah yang menarik itu yang seperti apa, sih? Untuk lingkup buku anak, naskah yang menarik itu adalah yang alurnya tidak berbelit-belit, ceritanya simpel, dan bahasanya mudah dimengerti. Untuk menciptakan buku anak yang berkarakter, Anda dapat menciptakan fictional character yang iconic, lucu, dan mudah diingat anak. Buku Seri Fun Cican dan Seri Anak Jagoan merupakan contoh buku anak yang memakai fictional character untuk membangun cerita agar lebih menarik.

5. Info konsep buku

Selain melampirkan naskah dan sinopsis, Anda juga bisa melampirkan info konsep buku yang Anda tulis. Info konsep buku memuat hal-hal seperti latar belakang cerita, penjelasan seri (jika diniatkan untuk menjadi buku seri), segmen pembaca, kelebihan buku, rancangan kemasan buku, ilustrasi yang dikehendaki (bisa disertakan contohnya), dan sebagainya. Silakan sampaikan gagasan dan penjelasan mengenai konsep naskah Anda di bagian ini.

Semoga tip-tip ini cukup membantu, ya. Saya berharap karya teman-teman semua berjodoh dengan penerbit yang dituju. Don’t stop believing dan selamat mencoba!

 

Salam,

Ulil Maulida Noviana

Editor Buku Anak Bentang Pustaka