Barangkali mindset kebanyakan orang tua adalah semakin banyak kita memberi informasi, semakin banyak pula anak akan menyerap informasi tersebut dan akan membuatnya lebih pintar. Namun, ternyata mindset yang kita bangun tersebut tidak sepenuhnya benar, lo, Great Parents! Lo, kenapa bisa begitu? Sebenarnya, tidak ada salahnya ketika kita ingin menjadikan si kecil sebagai sosok yang serbatahu dan serbabisa pada masa depan, membelikannya buku-buku terbaru dengan jutaan informasi yang menarik sisi keingintahuannya. Riset juga membuktikan bahwa semakin dini si kecil mengenal buku maka perkembangan motorik kasar dan motorik halusnya akan semakin bagus. Namun, bagaimana jika yang terjadi malah sebaliknya? Si kecil malah bosan dan jenuh sehingga informasi yang ia baca atau dapatkan akan hilang menguap begitu saja. Sangat disayangkan, bukan?

Nah, kebanyakan kesalahan dari kita sebagai orang tua adalah terus-menerus menjejali informasi baru yang terkadang tidak dimengerti oleh anak, berbagai konsep abstrak, bahkan pengertian-pengertian dasar yang belum dipahami anak pun sering kita berikan. Padahal, konsep dari memori jangka panjang atau memori yang akan terus tersimpan selamanya dalam hidup manusia berawal dari konsep yang terlebih dahulu dipahami, nah, hal itu bisa kita terapkan pada si kecil ketika kita ingin mengajarkan sesuatu yang dapat bertahan lama di dalam ingatannya. Nah, bagaimana caranya? Yuk, Moms & Dads, simak bersama Bentang Kids!

Pertama, untuk menarik perhatian atau menumbuhkan kecintaan si kecil terhadap buku yang akan kita ajarkan, berilah buku bergambar dengan ilustrasi menarik dan simbol-simbol. Seperti buku terjemahan Bentang Kids dari Korea yang berjudul Mengapa Kita Harus Makan?. Buku Mengapa Kita Harus Makan? memuat pengetahuan sederhana mengapa si kecil harus makan, apa yang terjadi jika si kecil tidak makan, dan pengetahuan-pengetahuan dasar lainnya. Ketika biasanya buku-buku pengetahuan dasar memiliki konsepsi yang abstrak dan susah dimengerti, buku Mengapa Kita Harus Makan? ini justru sebaliknya, ilustrasi gambar yang penuh warna di dalam setiap halamannya, pengetahuan-pengetahuan yang dikemas menjadi sebuah cerita apik akan membantu informasi-informasi yang terkandung di dalamnya terserap dan bertahan lama di dalam ingatan jangka panjang si kecil.

Kedua, pada anak yang belum dapat membaca, ia pun harus mendengarkan isi cerita yang disampaikan sehingga bisa melatih kemampuan menyimak dan memaknai apa yang ia dengar.
Kosakata anak akan semakin berkembang. Selain itu, juga melatih anak untuk berpikir secara aktif sehingga informasi yang kita sampaikan akan terus ia ingat.

Ketiga, learning by doing atau belajar sambil melakukan. Tentunya, tidak semua informasi akan bisa bertahan lama di dalam memory list. Hanya informasi yang kita pahami, informasi yang umum, informasi yang mudah, dan juga informasi yang membekas. Nah, untuk menciptakan informasi yang membekas, belajar sambil melakukan adalah jawabannya. Kita bisa membacakan si kecil buku Mengapa Kita Harus Makan? sambil mempraktikkannya sehari-hari seperti makan paling tidak 3 x sehari, makan makanan sehat, dan juga mengenali akibat ketika kita tidak makan.

Bagaimana? Tertarik mencobanya? Buku Mengapa Kita Harus Makan? akan segera terbit untuk Moms & Dads di rumah!

 

Diolah dari berbagai sumber.

Sumber gambar : www.unsplash.com