Hasil Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) sudah resmi diumumkan tanggal 17 April 2018. Sejumlah 110.946 siswa SMA/SMK dari 586.155 pendaftar dinyatakan lolos—tersebar di 85 perguruan tinggi negeri di seluruh Indonesia. Itu artinya, sebanyak 475.209 siswa dinyatakan gagal dan belum berkesempatan untuk menjajaki bangku kuliah melalui jalur pengecekan nilai rapor ini.

Nah, Sahabat Bentang, apakah kamu termasuk dari 475.209 siswa ini? Jika iya, kamu tidak perlu menangis dan bersedih. Seperti peribahasa populer “Banyak jalan menuju Roma”, masih banyak jalan menuju kampus impianmu. Ini dia 5 hal yang bisa kamu lakukan ketika gagal lolos SNMPTN:

  1. Mendaftar SBMPTN

Hampir semua siswa SMA/SMK yang gagal lolos SNMPTN pasti mencoba peruntungan selanjutnya dengan mendaftar jalur SBMPTN. Jalur masuk yang satu ini adalah seleksi berdasarkan hasil ujian tertulis (dan ujian keterampilan, jika ada) yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia di bawah koordinasi panitia pusat. Sahabat Bentang wajib mengerjakan soal-soal yang diberikan dan memperoleh poin setinggi-tingginya untuk mengalahkan pendaftar lainnya. Woohoo, sangat menantang bukan?

 

  1. Mendaftar Seleksi Mandiri

Selain SBMPTN, masih ada Seleksi Mandiri yang diselenggarakan oleh masing-masing kampus. Biasanya, Seleksi Mandiri digelar setelah dua jalur sebelumnya yakni SNMPTN dan SBMPTN dinyatakan selesai dan memiliki kuota 30% dari jumlah mahasiswa baru yang dibutuhkan (tahun 2018). Mekanisme Seleksi Mandiri ini berbeda di tiap kampusnya. Bisa menggunakan nilai SBMPTN, menyelenggarakan tes tertulis, atau seleksi berdasarkan prestasi dan nilai rapor.

 

  1. Mendaftar di Kampus Swasta

Jika Sahabat Bentang belum berkesempatan untuk masuk perguruan tinggi negeri melalui jalur SNMPTN, SBMPTN, maupun SM, tidak ada salahnya mencoba untuk mendaftar di kampus swasta. Ada banyak sekali kampus swasta yang bagus di Indonesia. Bahkan, beberapa di antaranya melampaui perguruan tinggi negeri. Kamu tidak perlu khawatir.

 

  1. Mengikuti Kursus atau Magang

Sahabat Bentang bisa mencoba peruntungan untuk mendaftar SBMPTN dan SM di tahun berikutnya juga, lho. Nah, sambil menunggu kedua jalur tersebut membuka kembali pendaftaran, Sahabat Bentang bisa menghabiskan satu tahun penantian dengan mengikuti kursus atau magang. Hitung-hitung menambah skill di bidang lain seperti memasak, menjahit, komputer, dan sebagainya. Ingat, pengalaman juga dibutuhkan untuk mendaftar kerja, lho!

  1. Liburan

Nah, liburan juga bisa menjadi opsi ketika Sahabat Bentang belum berkesempatan untuk lolos SNMPTN. Lelah mengerjakan soal-soal latihan dan menghadapi Ujian Nasional. Sahabat Bentang butuh liburan! Rencanakan liburan singkat untuk menyegarkan kembali otak sehingga ketika menghadapi SBMPTN maupun SM nanti sudah kembali dalam performa yang maksimal.

Nah, itu tadi 5 hal yang bisa kamu lakukan jika gagal lolos SNMPTN. Pada intinya, semua adalah kembali berusaha. Percaya deh, tidak ada hasil yang akan mengkhianati usaha. Jika Sahabat Bentang yakin pada kemampuan diri sendiri dan terus berusaha, hasil yang baik akan mendatangi kita. Seperti tokoh Athar dalam buku Cinta dalam Ikhlas. Meski gagal lolos untuk kuliah di perguruan tinggi negeri, Athar tidak langsung berputus asa. Menuruti kemauan sang ibu, Athar berangkat ke Bandung—mendapatkan beasiswa penuh dari salah satu sekolah bisnis dengan IPK di atas 3.5 tiap semesternya. Apakah dia akan berhasil? Jangan lupa baca kisah lengkapnya! Cinta dalam Ikhlas bisa kamu dapatkan di www.mizanstore.com dengan harga Rp65.450,00. Happy reading!