Islam di Indonesia, Gagasan dan Benturan

Sejarah Islam Nusantara depan“The acceptance of Islam had nothing to do with a ‘higher civilization’. Javanese political motives and tactical considerations of the aristocracy brought about Islamization.”~J.C. Van Leur, Indonesia: Trade and Society

Saat eskalasi konflik dan kekerasan dalam Islam meningkat tajam akhir-akhir ini, dunia seakan diingatkan lagi bahwa mungkin kekuatan tersisa yang menghalangi kemajuan bersama dalam dunia yang majemuk dan semakin tak berkelim ini adalah Islam. Continue reading “Islam di Indonesia, Gagasan dan Benturan”

SNMPTN 2016 Gratis, Sudah Siapkah Anda?

Yes Aku Lolos SBMPTNSNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri) yang sebelumnya direncakan berbayar akhirnya ditarik. Bahkan, pemerintah dikabarkan akan membebaskan pula biaya pendaftaran SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri). Hal ini dinyatakan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) M Nasir bahwa tahun depan biaya pendaftaran SNMPTN dan SBMPTN akan digratiskan. Bersama dengan DPR, Kemenristek Dikti memperjuangkan agar pendaftaran masuk PTN baik jalur undangan maupun tulis dimasukkan dalam anggaran negara 2016.

“Ini akan bermanfaat bagi kita semuanya. Terus terang jika kami tidak berpihak kepada masyarakat kami nanti akan didemo,” kata Nasir di kantor Kemenristek Dikti, Rabu 16 September 2015 lalu, seperti yang dilansir dalam Okezone.com.

Tahun lalu, 2015, telah dikeluarkan Rp 200 miliar untuk subsidi SNMPTN yang diberikan ke panitia SNMPTN. Kemudian, untuk SBMPTN yang gratis masih diusahakan dengan memotong anggaran yang tak perlu.

“Anggaran-anggaran di internal Kemenristek Dikti akan dikurangi melalui pembahasan bersama Komisi X DPR,” imbuhnya.

SNMPTN maupun SBMPTN merupakan salah satu hal penting bagi calon mahasiswa untuk meneruskan pendidikannya. Di tahun 2015 sebanyak 693.185 orang jumlah peserta SBMPTN. Meningkat 4,31 persen dari tahun sebelumnya yang berjumlah 664.509 peserta. Namun pada tahun 2015, hanya sebanyak 121.653 peserta yang dinyatakan lolos SBMPTN. Meskipun mengalami peningkatan dari tahun 2014 yang hanya sebesar 105.862, namun jumlah peserta SBMPTN yang berhasil lolos baru sekitar 17,5% dari total peserta.

Apakah kamu termasuk ke dalam 17,5 persen tersebut?

Pendidikan Indonesia yang masih perlu diperbaiki lagi terlihat mengharapkan generasi muda untuk mengenyam bangku perkuliahan. Terbukti dari digratiskannya SNMPTN 2016 nanti, dan usaha Kemenristek Dikti untuk membebasbiayakan SBMPTN 2016. Namun dari segi calon mahasiswa, apakah sudah siap?

SMBPTN SaintekBanyak cara yang dapat dilakukan oleh calon mahasiswa untuk mempersiapkan diri menghadapi SNMPTN maupun SBMPTN 2016 nanti. Beberapa diantaranya adalah menambah intensitas pembelajaran. Namun menambah intensitas belajar saja belumlah cukup. Calon peserta SBMPTN masih memerlukan strategi untuk mendapatkan universitas yang diinginkannya. Banyak yang mengambil sekolah informal maupun mendatangkan guru les privat untuk persiapan SBMPTN. Namun pelancaran strategi itu juga membutuhkan material yang tepat. Buku pelajaran biasa belum tentu dapat menjawab strategi menjawab pertanyaan yang akan dikeluarkan saat SBMPTN nanti. Maka dari itu, selain menambah intensitas belajar dan mengikuti sekolah informal, strategi mempersiapkan SBMPTN juga bisa didapatkan dengan material yang tepat.

Semoga sukses dengan SBMPTN-mu 🙂

(L. Augusteen)

Annisa Tyas: Kita Cari Benang Merahnya Dulu untuk NVO!

nisatyasSetelah TwitTalk Penulis Negeri Van Oranje sebelumnya membahas mengenai proses pembuatan NVO yang dilakukan secara LDR-an, malam tadi Kak Annisa Tyas (@nisatyas) juga mau curhat tentang suka-dukanya menulis novel dalam empat kepala, satu jalan cerita, dan LDR-an.

“Sekarang, kami mau cerita dikit soal huru-hara di belakang proses nulisnya #NegeriVanOranje!” tweet Kak Nisa.

Hal pertama yang dilakukan oleh Kak Nisa dan ketiga temannya, yang pastinya adalah “rembukan”. Ini untuk menentukan buku jenis apa yang nantinya ingin dituliskan oleh mereka. Saat itu, mereka memiliki keinginan membuat novel yang informatif, menghibur, dan menginspirasi. Hingga akhirnya terbentuklah novel Negeri Van Oranje yang sangat “hidup”. Cerita yang hidup ini dibangun dengan penggalian pengalaman ekstra. Kak Nisa mengatakan bahwa untuk membuat cerita Lintang di Leiden, dia harus gali-gali pengalaman dan cerita-cerita dari teman-teman di sana. Bahkan penggalian dispesifikkan ke lokasi kafe favorit, suasana kanal di Leiden saat sore hari, hal ini agar pembaca ikut menikmati suasana Negeri Van Oranje. Dari penggalian informasi itu terbentuklah cerita-cerita haru dan lucu teman-teman kuliahnya yang kemudian dikompilasi jadi jalinan cerita tokoh-tokoh. Oleh karena itu, walaupun tokoh-tokohnya fiktif, tapi banyak cerita yang benar adanya.

Negeri Van Oranje“Begitu dikompilasi cerita-cerita empat penulis dengan teman-teman di empat kota berbeda, wow! Seru banget!” ujar Kak Nisa.

Mereka harus mencari benang merah dari cerita tersebut. Itu bukanlah hal yang mudah bagi mereka. Hingga akhirnya ditentukanlah Lintang-lah yang menjadi benang merahnya. Lintang satu-satunya tokoh yang travel ke semua kota. Dari situlah muncul ide bahwa Lintang menjadi obyek rebutan keempat tokoh.

“Itu awal mulanya #NegeriVanOranje yang awal mulanya dimaksudkan sebagai buku tips and tricks berubah menjadi novel roman haha,” lanjut Kak Nisa.

Salah satu keinginan mereka sudah terwujud, yakni menjadikan Negeri Van Oranje novel yang menginspirasi dan menghibur, tinggal mencari cara bagaimana caranya menjadi novel yang menginspirasi. Setelah bergelas-gelas koffie verkeerd (kopi susu), akhirnya mereka menemukan satu “angle“, yaitu pertanyaan mendasar yang terbesit di benak semua mahasiswa yang belajar ke LN (Luar Negeri). Seperti: buat apa balik ke Indonesia? Menurut Kak Nisa, semua yang di LN pernah mengalami pertanyaan dilematis menjawab pertanyaan itu. Hingga pada akhirnya mereka berusaha menyajikan berbagai sudut pandang untuk menjawab pertanyaan itu. Dan mereka berkesimpulan, walaupun jawaban terhadap pertanyaan itu berbeda-beda, namun jawaban itu tak ada yang benar atau salah.

Film Negeri Van Oranje“Mau balik, bagus. Mau berkiprah di luar, great! Paspor boleh beda-beda, asal hatinya tetap merah putih!” tegasnya.

Jadi, lengkaplah tiga elemen yang ada di Negeri Van Oranje; menginformasi, menghibur, dan menginspirasi. Dan menjadi novel yang diapresiasi oleh pecinta buku di Indonesia.

Film yang diterbitkan pada tahun 2009 ini akan tayang di bioskop-bioskop pada 23 Desember mendatang. Dengan kerjasama dari Falcon Picture, film ini dibintangi oleh Chicco Jerikho, Tatjana Saphira, Arifin Putra, Abimana Aryasatya, dan Ge Pamungkas.

(L. Augusteen)

Alan Turing, Si Genius Pencetus Kecerdasan Buatan

Salah satu inovasi teknologi komputer yang kini terus dikembangkan adalah artificial inteligence (AI). AI atau kecerdasan buatan adalah salah satu bagian ilmu komputer yang membuat agar mesin (komputer) dapat melakukan pekerjaan seperti dan sebaik yang dilakukan manusia. Konsep AI sendiri dicetuskan oleh salah satu tokoh fenomenal di dunia komputer dan digital, Alan Turing.

Alan Turing
Alan Turing

Keberadaan AI memproyekskan bagaimana kemudian kehidupan manusia nantinya akan mendapatkan berbagai kemudahan dari inovasi teknologi ini. Alan Turing memang seorang peneliti komputer modern digital pertama. Ia juga orang pertama yang berpikir bahwa komputer dapat digunakan untuk berbagai keperluan seperti membuat dokumen maupun menyimpan dokumen. Dalam hal ini, Turing menjelaskan bahwa komputer dapat menjalankan berbagai program.

Turing lahir pada tanggal 23 Juni 1912 di Maide Vale, London, Inggris. Semasa hidupnya Turing memberikan kontribusi yang begitu besar pada dunia perkomputeran. Selain AI, Turing juga menciptakan ide mesin turing. Mesin tersebut dikonseptualisasikan oleh Turing sebagai mesin yang dapat menjalankan sekumpulan perintah. Tidak hanya itu, Turing juga mencetuskan tes turing. Sayangnya, akhir kisah Turing tidak begitu baik karena ia dikabarkan bunuh diri pada tahun 1954 setelah mendapatkan tindak pidana homoseksualitas dan suntik estrogen pada 1952. Hal itu membuat izin keamanan Turing dicabut dan ia tidak dapat bekerja lagi di GCHQ.

Kita, sebagai warga dunia yang merasakan dampak dari kontribusi Turing seharusnya memberikan ucapan terimakasih. Berkat pemikirannya, kita mampu mengoperasikan komputer sebagai mesin serbaguna. Kisah Turing yang lebih lengkap lagi bisa dibaca di buku The Innovator yang ditulis oleh Walter Issacson. Dalam buku tersebut, kita dapat lebih memahami apa yang sebetulnya Turing ingin lakukan terhadap dunia komputer dan digital.

 

Lamia Putri D.

500 Jodoh Habis Dijemput Tak Sampai Enam Jam!

po jodoh

Tuhan akhirnya berhenti menghitung, Sampai pula Ia pada lemparan pertamanya untuk membuka tabir. Menyibak tanda tanya besar perihal jodoh yang selama ini dipertanyakan banyak orang. Telah Ia tetapkan hari ini sebagai titik awal para pecandu asmara berlarian menjemput jodohnya. Melalui suratan yang disampaikan Fahd Pahdepie, tertuang apa, siapa, dan bagaimana jodoh yang sebenarnya.

Terhitung hari Jumat, 27 November 2015 pukul 00.01, sejumlah toko buku online telah membuka kesempatan bagi mereka yang bersungguh-sungguh untuk menjemput jodohnya. Lewat Mizanstore, Temanbuku.com, Bukabuku.com, Bukukita.com, Kutukutubuku.com, Pengenbuku.com, Parcelbuku.net, Bukubukularis.com, Buku-plus.com, Tokobaca.com, Lestari Bookstore, Katalis Bookstore, Bursa Buku Bekas, dan Toko Seribu Wacana, dibuka Pre Order Jodoh edisi spesial hingga tanggal 6 Desember 2015 mendatang. 500 pembeli pertama mendapatkan Jodoh bertandatangan Fahd Pehdepie serta totebag serut eksklusif, dan 1000 pembeli berikutnya mendapatkan Jodoh bertandatangan Fahd. Mengejutkan, tak sampai enam jam pasca Pre Order dibuka, 500 Jodoh edisi spesial bertandatangan dan bonus totebag serut telah ludes. Toko buku-toko buku online yang ikut membuka PO mengaku sangat disibukkan sejak dibukanya PO Jodoh.

“Makasih buat pembaca yang udah antusias menunggu dan memesan novel ini. Kalau PO 500 Jodoh edisi  spesial habis nggak sampai enam jam, begitu juga jodoh asli yang spesial. Hanya mereka yang bersungguh-sungguh yang akan mendapatkannya. Man jadda wa jodoh,” kata Fahd.

Tak ada kata spesial jika semuanya menjadi bernilai lebih. Tuhan pun menciptakan sekelumit orang spesial hanya bagi mereka yang mau berjuang lebih besar. Merekalah orang-orang yang rela membuka matanya lebih lebar, yang rela memasang telinganya lebih tajam, dan rela menyisihkan waktunya lebih banyak dibanding yang lainnya. Karena mereka yang bersungguh-sungguh, mereka yang lekas mendapatkan jodoh.

 @fitriafarisa

Menikahlah Denganku: Sebentuk Cinta yang Sempurna

IMG-20151123-WA0007

“Demi sempurna aku telah menafikan banyak hal. Namun, demi sebentuk cinta yang sempurna, aku mengerti bahwa hati yang tulus mencintaiku tanpa ragu adalah hati yang selayaknya akan kupercayakan seluruh cinta kepadanya,” tulis Annisa Andrie dalam bukunya, Menikahlah Denganku. Barangkali, sepenggal kalimat ini mampu menggambarkan kepercayaan dua insan yang siap dalam sebuah ikatan, seperti pasangan Raditya Yonie Arya dan Intan Herwinda. Sehingga, dua sejoli ini sepakat menjadikan buku Menikahlah Denganku sebagai salah satu benda seserahan lamaran mereka.

Pasangan ini kemudian menikah pada 22 November 2015 lalu di Sokaraja. Ternyata, mempelai pria merupakan teman lama Annisa.

“Mempelai pria adalah teman lama saya ketika jadi jurnalis dulu. Udah lama nggak kontak, eh tiba-tiba dia mengirimkan foto seserahan lama dan ada buku saya nangkring di situ,” kata Annisa.

IMG-20151124-WA0003

Annisa menambahkan, berdasarkan pengakuan mempelai pria, judul buku yang ia tulis sangat cocok untuk melamar seseorang.

“Hihi, seneng dan terharu juga tahu bahwa buku yang saya tulis jadi seserahan pernikahan yang sakral,” tutur Annisa. “Selamat menempuh hidup baru Raditya dan istri. Terimakasih sudah menyertakan Menikahlah Denganku menjadi salah satu bagian penting di hari penting kalian,” katanya.

Menikahlah Denganku sendiri telah diterbitkan Bentang Pustaka sejak satu tahun lalu. Bercerita mengenai perjuangan sepasang kekasih untuk menikah, namun rencana keduanya terancam gagal karena halangan datang silih berganti bagai musibah yang tak kunjung usai. Menikahlah Denganku bicara tentang cinta yang sebenarnya. Bahwa menikah tak sebatas ikrar dan komitmen sehidup semati dua sejoli, tetapi tentang membangun kehidupan baru yang tak dapat diterka terik atau badainya.

Annisa bersyukur, pasca satu tahun bukunya terbit, banyak yang memberikan apresiasi tak terduga atas hasil karyanya. “Ternyata, nggak cuma satu pasangan aja yang menyertakan Menikahlah Denganku dalam perjalanan kisah cinta mereka, beberapa pembaca Menikahlah Denganku mengirimkan foto romantis mereka dengan pasangan, serta Menikahlah Denganku,” bebernya.

IMG-20151124-WA0005

@fitriafarisa

Segera Jemput Jodohmu!

Berbincang mengenai jodoh adalah sesuatu hal yang penuh dengan tabir. Membicarakan jodoh artinya bergulat dengan misteri. Sebab, kita tidak pernah tahu tentang jodoh kita bukan? Jodoh adalah sesuatu yang sangat rahasia dan hanya bida kita duga. Bisa jadi, jodoh yang selalu kita terka-terka itu berada tepat di sebelah kita. Tetapi, bisa jadi, jodoh kita berada di tempat yang sangat jauh di sana sambil melakukan aktivitas yang sama dengan kita.

Novel berjudul Jodoh karangan Fahd Pahdepie ini bercerita tentang pemaknaan jodoh itu sendiri. Novel ini mengisahkan dua manusia – lelaki dan perempuan yang memutuskan untuk berlayar jauh; seolah-olah jodoh keduanya dipisahkan oleh lautan yang luas.

Kali ini Fahd menyuguhkan novel dengan tema sederhana namun mengurai berbagai persoalan yang rumit. Novel berjuduh jodoh ini akan terbit pertengahan Desember. Namun, untuk memuaskan hasrat orang-orang yang telah menanti jodoh dengan sabar, kami membuka pre order (PO) Novel Jodoh edisi spesial mulai tanggal 27 November 2015. PO dibuka sampai tanggal 6 Desember. 500 pembeli pertama akan mendapatkan tanda tangan dan totebag lucu dari Bentang Pustaka! Yuk, tunggu apalagi? Sebab, sudah menanti jodoh terlalu lama, kamu harus bersiap untuk menjemputnya!

Jodoh-edit-tofa

 

Lamia Putri D.

EF: Indonesia Berada Pada Peringkat 28 dari 63 Negara

England_flag-3Studi EPI (English Proviciency Index) yang dilakukan oleh EF (Education First) terhadap 63 negara menghasilkan bahwa kemampuan berbahasa Inggris dari Indonesia masih berada pada tingkat menengah, yakni pada peringkat 28. Seperti yang dilansir dalam Okezone, Senior Vice President for Academic Affairs EF, Dr. Christopher Mc Cormick mengatakan bahwa studi ini dilakukan pada 750 ribu orang dewasa Indonesia pada tahun 2013. Hasil dari studi ini kemudian dibandingkan dengan hasil penelitian yang dilakukan EF pada tahun 2007.

Dibandingkan dengan negara lain, skor Indonesia masih berada pada tingkat menengah, yakni 52,74, mengalami peningkatan sebesar 7,96 poin dari tujuh tahun terakhir. Sementara negara-negara Eropa seperti Denmark, Belanda, dan Swedia mendominasi kemampuan berbahasa Inggris pada tingkat tinggi dengan skor 69,30. Dengan skor ini, Indonesia masih berada pada peringkat 6 dari 14 negara di Asia dengan dominasi dari kota-kota pariwisata seperti Jakarta, Bali, Yogyakarta, Sumatera Barat, Jawa Barat, dan lain-lain.

Pentingnya Bahasa Inggris

Menurut Cormick, ada korelasi antara kefasihan bahasa Inggris dengan beberapa ukuran sosial dan ekonomi termasuk pendapatan, kemudahan melakukan bisnis, hingga kualitas hidup. Oleh sebab itu menurut Cormick, selain bahasa utama yaitu bahasa Indonesia, perlu dikenalkan bahasa kedua seperti bahasa Inggris yang telah menjadi keterampilan dasar yang dibutuhkan oleh seluruh masyarakat atau tenaga kerja di dunia.

photo 5Cara Belajar Bahasa Inggris

Di era yang sudah modern ini, sangat mudah untuk mempelajari suatu hal. Sebut saja mesin pencari seperti Google yang akan dengan cuma-cuma memberi kemudahan mempelajari bahasa Inggris. Cara belajar yang lain bisa dengan mendownload aplikasi berbayar atau gratis yang telah disediakan oleh institusi-institusi tertentu, sehingga tidak perlu datang ke institusi tersebut. Cara selanjutnya bisa dengan membeli buku-buku seperti pada gambar di samping untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggrismu. Ada ribuan cara lainnya untuk meningkatkan kemampuan kita terutama dalam berbahasa Inggris. Pilih yang cocok dengan kita sehingga lebih cepat dan mudah untuk kita sendiri.

(L. Augusteen)

Telisik Perbedaan Novel Genre Mystery, Thriller, dan Suspense

InfernoInferno, karya Dan Brown, berkisah tentang karakter utama yang merupakan seorang Profesor Universitas Harvard dan merupakan seorang ahli simbol, Robert Langdon. Dikisahkan pada suatu hari Langdon terbangun di rumah sakit di Italia tanpa tahu penyebabnya. Kemudian Langdon bepergian ke Kota Florence dan kota-kota lainnya untuk memecahkan kode dari satu bagian puisi karya penyair Italia Dante, Inferno. Ini merupakan awal dari kisah petualangan Langdon yang berusaha menghentikan penyebaran virus berbahaya.

Novel keempat dalam seri kriminal dengan tokoh utama Robert Langdon ini mengombinasikan tiga genre, yakni mysterysuspense, dan thriller. Kemudian, apa perbedaan dari tiga genre tersebut?

Tidak jarang kita menemukan sebuah novel yang termasuk ke dalam mysterysuspense, atau thriller saja. Bahkan tidak jarang yang menerapkan mystery/suspense atau mystery/thriller. Ketiga genre ini memiliki kemiripan yang sangat dekat, yakni keberadaan tokoh utama yang mencari tahu tentang kebenaran suatu kejadian atau peristiwa.

Dilansir dalam Daily Writing Tips, perbedaan antara ketiga genre itu adalah sebagai berikut:

Mystery

Karakter utama dalam cerita memiliki peran untuk melacak sebuah kebenaran dari suatu hal atau peristiwa, biasanya peristiwa tersebut berupa pembunuhan. Jika tokoh protagonis dalam bahaya, pada umumnya masih berada pada level medium (moderate), dan masalah akan mengalami peningkatan ketika detektif (protagonis) sudah mendekati sebuah kebenaran.

Thriller

Karakter utama sudah berada dalam bahaya sejak awal.

Suspense

Karakter utama akan menyadari bahaya secara bertahap. Di dalam mystery, pembaca akan ditampakkan sebuah informasi yang sama dengan detektif (protagonis), namun dalam suspense, hanya pembaca yang akan ditampakkan bahaya melainkan tokoh protagonisnya. Pembaca akan ditunjukkan tokoh antagonis memasang jebakan, bom, dan sebagainya.

Sudut MatiNovel Thriller Indonesia

Di Indonesia, perkembangan novel genre mysterythriller, dan suspense masih langka. Namun, kelangkaan penggunaan genre itulah yang diambil penulis untuk menarik pembaca potensial. Salah satu novel yang menerapkan genre ini adalah Sudut Mati karya Tsugaeda. Selain memang atas dasar kecintaan Tsugaeda terhadap novel bergenre thriller, Tsugaeda juga mengaku bahwa sayang sekali novel genre thriller versi penulis Indonesia masih jarang. Dan diharapkan untuk novel dengan genre-genre ini dapat hadir dengan versi penulis Indonesia.

(L. Augusteen)

Menelusuri Jejak Islam di Nusantara

Indonesia merupakan negara yang memiliki pemeluk agama Islam terbesar di dunia. Kita tahu bahwa Islam sebetulnya tidak “lahir” di Indonesia. Akan tetapi perkembangan Islam sendiri begitu pesat terjadi di Indonesia. Padahal, secara geografis letak Indonesia tidak begitu dekat dengan kawasan Arab atau Timur Tengah.  Hal ini menjadi sebuah pertanyaan besar mengapa Islam begitu masif menyentuh nusantara.

Fenomena ini membuat Michael Laffan, Profesor Sejarah di Universitas Princenton tergerak untuk meneliti lebih lanjut sejarah Islam di Indonesia. Laffan mencoba mengkaitkan “kelahiran” Islam di nusantara dengan budaya lokal yang telah melekat di sana. Dalam hal ini, ia mencoba menelusuri jejak Islam mulai dari zaman kerajaan hingga penjajahan. Laffan mengkontekstualisasikan setiap keberadaan Islam berbarengan dengan linimasa kejadian di Indonesia.

Buku Sejarah Islam di Nusantara menjadi narasai yang unik karena digambarkan melalui kacamata orang asing. Sebelum Laffan mencoba membaca Islam di Nusantara, ia terlebih dulu mencoba memaknai Islam melalui kacamata para pengamat Barat sebelumnya. Menurut para pengamat Barat – mulai dari para administrator kolonial, para cendeikawan orientalis Belanda, hingga para antropolog modern seperti Clifford Geertz – penafsiran Islam yang damai ala Indonesia terus-menerus mendapat ancaman dari luar oleh tradisi-tradisi Islam yang lebih keras dan intoleran.

Di bukunya, Laffan tidak hanya mencoba mengurai jejak Islam di Nusantara. Ia juga menarasikan berbagai pengamatan orang-orang Barat. Dari sebagian pengamatan orang Barat tersebut, Laffan menemukan beberapa penelitian yang tidak obyektif. Sebab, beberapa pengamat lebih berfokus pada penyebaran agama Kristen dan malah melupakan entitas Islam itu sendiri. Pembacaan terhadap kitab suci Al-Quran dilupakan padahal esensi dari pengamatan yang mereka lakukan adalah agama Islam. Selain itu, pemaknaan terhadap Al-Quran pun hanya dilakukan dengan ala kadarnya. Sehingga, apa yang mereka urai pun tidak sempurna.

Dalam hal ini, Laffan pun mencoba mengurai Islam dengan perpekstif yang lain. Ia menyusuri bagaimana citra populer Islam Indonesia dibentuk oleh berbagai perjumpaan antara cendekiawan kolonial Belanda dan para pemikir Islam reformis. Laffan juga menyuguhkan peran-peran tradisi Arab, Tiongkok, India, dan Eropa yang telah berinteraksi sejak awal masuknya Islam. Hasil perkawinan lintas budaya dan intelektualitas inilah yang kemudian melahirkan Islam Nusantara.

Lamia Putri D.