Menakjubkan! Perjalanan Lain Menuju Bulan Akhirnya Terwujud

“Masa ketika Another Trip to the Moon digagas adalah masa pada saat kolaborasi lintas disiplin seni kembali terjadi.” – Charlie Meliala, Direktur Utama Bosan Berisik Lab.

Aan Mansyur, dikenal sebagai seorang penyair muda tanah air yang sukses menggaet hati para pembacanya melalui kata-kata di dalam puisinya. Lahir di Bone, pada 18 Januari 1982, M. Aan Mansyur, yang memiliki nama pena Huruf Kecil, selain aktif menulis, ia juga merupakan seorang penggagas acara tahunan Makasar International Writer Festival (MIWF) dan juga pustakawan di perpustakaan Kata Kerja yang terletak di Makasar.

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • LinkedIn
  • Tumblr

Perjalanan Lain Menuju Bulan, adalah kumpulan puisi terbaru dari Aan Mansyur yang berkolaborasi dengan Ismail Basbeth dan juga para musisi. Puisi-puisi yang tercantum dalam buku ini terinspirasi dari sebuah film karya Ismail Basbeth berjudul, Another Trip to the Moon, yang rilis pada tahun 2015. Film yang dibintangi oleh Tara Basro ini memiliki konsep lain dari pada yang lain. Selama 80 menit, penonton disuguhi sebuah film surealis yang sangat jarang diangkat oleh para sineas Indonesia. Sejak awal, Another Trip to the Moon memang dicanangkan akan menjadi sebuah karya lintas disiplin yang dapat menggaet para penikmat sastra, musik, dan film. Buku setebal 112 halaman ini, selain memuat puisi-puisi indah dari Aan Mansyur, dan foto-foto surealis, juga akan disertai dengan CD Original Soundtrack dari film Another Trip to the Moon.

Perjalanan Lain Menuju Bulan: Satu Kisah Tiga Babak atau Tiga Puluh Sajak