Hari Anak Nasional : Ratusan Anak Indonesia Serukan Stop Narkoba Bersama Buwas feat Adit Sopo & Jarwo

Hari Anak Nasional : Ratusan Anak Indonesia Serukan Stop Narkoba Bersama Buwas feat Adit Sopo & Jarwo

Menyambut Hari Anak Nasional, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Budi Waseso menaiki Vespa seperti di serial Adit Sopo & Jarwo untuk memberikan pesan kepada anak-anak Sekolah Dasar di Lapangan BNN, Cawang, Jakarta Timur dalam acara bertajuk Pesan Pak Buwas untuk Anak-Anak Indonesia (21/7). Sekitar kurang lebih 350 siswa sekolah dasar wilayah Jakarta Timur datang menyerbu kantor BNN untuk mendukung dan menyerukan gerakan STOP NARKOBA sejak dini.

Didampingi Kapten Benn dan tokoh animasi Adit Sopo Jarwo, serta Ivan personel Slank, Buwas menyampaikan pesan kepada anak-anak Indonesia untuk hidup sehat agar dapat berprestasi dan mewujudkan cita-cita untuk meneruskan bangsa ini.

“Anak-anakku sekalian, dalam Hari Anak Nasional dan juga Hari Anti Narkotika Nasional beberapa waktu lalu, Saya berharap anak-anak yang merupakan asset masa depan ini nantinya akan ada yang menggantikan Saya menjadi Kepala BNN, Menteri bahkan Presiden, oleh sebab itu Kita harus bisa meraih cita-cita kedepan, Kita harus menggapainya dengan tubuh yang sehat, dan harus mengatakan TIDAK, TIDAK, TIDAK pada Narkoba, sehingga kita bisa meraih cita-cita tanpa Narkoba!” pesan Buwas.

Buwas juga memberikan tips kepada anak-anak langkah awal untuk memulai hidup sehat, yaitu dengan membawa bekal dari rumah. Menurutnya, bekal yang dibawa dari rumah lebih sehat dan lebih terjamin kebersihannya. “Hidup sehat berawal dari mengonsumsi makanan yang sehat”, tandasnya. Ia juga berkeyakinan bahwa dengan mengonsumsi bekal dari rumah, maka akan menghindarkan anak-anak dari jajanan berbahaya yang bisa saja disusupi narkotika, karena saat ini banyak orang yang mau meracuni anak-anak Indonesia dengan narkotika agar bangsa ini hancur.

Dalam kesempatan ini, Buwas juga memberikan hadiah istimewa kepada anak-anak Indonesia, yaitu berupa mobil sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkotika.

#KomikASJ | Sumber : https://www.instagram.com/p/BWzKzrnFD3_/?taken-by=lensa_bnn

Buat Apa Sedekah? Nabung Pahala atau Pamer Harta ?

Buat Apa Sedekah? Nabung Pahala atau Pamer Harta ?

“Pada setiap ruas tulang seseorang di antara kalian, pada setiap pagi ada kewajiban sedekah”

Dalam hadits tersebut, Rasulullah Saw. menerangkan bahwa pada setiap anggota badan manusia membutuhkan sedekah setiap hari sebagai wujud syukur kepada Allah yang telah menciptakannya dengan teratur dan berfungsi dengan baik.

Akan tetapi, bagaimana jika kita ingin bersedekah, tetapi tidak punya uang? Eits, sedekah tidak harus berupa uang, lho! Bahkan tersenyum dengan tulus pun berhitung sedekah.

Yang perlu kita waspadai justru hal-hal yang bisa menjauhkan kita dari pahal bersedekah, Apa sajakah itu?

Yuk, baca komik ini untuk tahu lebih dalam mengenai keutamaan, kemudahan, serta kemurnian niat dalam bersedekah! Dan bersedekah ilmu yuk! Dengan share komik yang bermanfaat ini kepada orang-orang terkasihmu.

Untuk info lebih lanjut tentang komiknya dan event-event seru bisa langsung follow di fanpage :

Lingkar Komik : Amazing Islam Siap Rilis di Pasar Komik Bandung 6

Lingkar Komik : Amazing Islam Siap Rilis di Pasar Komik Bandung 6

 Pasar Komik Bandung (Pakoban) kembali digelar untuk ke-6 kalinya pada Minggu, 13 – 14 Mei 2017, bertempat di Braga City Walk, Jalan Braga No. 99-101, Bandung. Dihelat selama dua hari pada pukul 10.00-22.00 WIB, Pakoban 6 merupakan serangkaian acara yang melibatkan para creator, pelaku industri kreatif dan para penggemar komik. Pakoban merupakan ajang untuk mengakomosasi insan muda pencipta produk kreatif agar dapat merintis usaha, memasarkan karya, dan berinteraksi dengan basis penggemarnya, khususnya di bidang komik.

Bentang Komik tak ketinggalan memeriahkan Pakoban 6 dengan menggelar booth yang memamerkan komik-komik terbitan BKomik Bentang Pustaka, lengkap dengan beragam merchandise eksklusif. Sejumlah komik unggulan dari Bkomik seperti ONLY HUMAN, Adit Sopo Jarwo, Cican The Series, Belajar Membuat Komik, Krōma , dan masih banyak lagi, dihadirkan untuk memenuhi antusiasme pembaca.

Lebih istimewa lagi karena Pakoban 6 akan dijadikan Bkomik sebagai momentum peluncuran buku Lingkar Komik : #AmazingIslam. Komik strip ini bercerita tentang keseharian Remaja Muslim atau Rohis di sebuah SMA yang punya beragam kisah menarik untuk menjadi muslim yang lebih baik. Disajikan dengan gaya bahasa yang ringan, khas anak muda, tidak menggurui, disertai bumbu-bumbu komedi dan di selipan hadist untuk memperkuat nuansa religinya, Lingkar Komik : #AmazingIslam menjadi bacaan yang sangat cocok untuk menyambut bulan ramadhan.

Lagi, hanya di Pakoban 6, pembaca juga bisa bertemu langsung dengan para komikusnya : M. Tanfidz Tamamuddin, Zia Ul Haq dan Asa Lizadi. Lingkar Komik : #AmazingIslam sendiri sejak tahun 2012 sudah meramaikan jagat komik strip online di media sosial Facebook dan merupakan komik terbaru kolaborasi dari tiga komikus.

Sukses Besar, Belia Writing Marathon Berikan Ending Sebelas Cerita Hari ini

Sukses Besar, Belia Writing Marathon Berikan Ending Sebelas Cerita Hari ini

Tepat enam bulan pasca perilisan perdana, Kamis (20/4) Belia Writing Marathon akan menutup 11 kisah manis yang selama 180 hari menemani para pembaca setia. Sukses menarik hati lebih dari 64 ribu pembaca tetap, 11 penulis muda Belia Writing Marathon akan menyajikan akhir yang menarik dari tiap kisah yang mereka buat.

BWM atau Belia Writing Marathon merupakan ajang bagi sebelas penulis muda Bentang Pustaka untuk menerbitkan tulisan mereka secara digital melalui platform online Wattpad. Melalui akun Wattpad @beliawritingmarathon, sebelas cerita roman dari sebelas penulis Bentang bisa dinikmati secara cuma-cuma setiap harinya, selama 180 hari berturut-turut.

Tak tanggung-tanggung, Bentang mendapuk nama-nama penulis yang sudah lebih dulu menerbitkan beberapa judul bukunya dalam bentuk cetak. Kini, sebelas nama penulis itu muncul lagi membawakan sebelas judul cerita cinta yang siap menghangatkan hati pembaca. Kesebelas nama penulis dan judul karyanya tersebut ialah Pit Sansi dengan Just be Mine, Ardelia Karisa menuliskan After You’ve Gone, Arumi E dengan tulisannya Listen to My Heartbeat, Haula S menuliskan Dear Heart, Why Him?, Dy Lunaly dengan The Salad Days, Clara Canceriana meluncurkan Extended Goodbye, Yenny Marissa menuliskan Still into You, Nunik Utami dengan Fluttering Hearts, Elsa Puspita menuliskan Honestly Hurt, Fifi Alfiana dengan karyanya Too Far to Hold, dan Sheva dengan judul Recalling the Memory.

Selama enam bulan perjalanannya, Belia Writing Marathon telah sukses menggebrak panggung penulisan online Wattpad. Terbukti dengan jumlah pengikut yang bertambah pesat tiap harinya, jumlah vote dan komentar yang mencapai ribuan, serta beberapa judul yang secara konstan menghiasi chart 10 besar dalam genre Teen Fiction.

Kesuksesan ini tak luput dari peran serta para pembaca yang senantiasa memberikan dukungannya baik melalui vote, komentar, bahkan mempromosikan sebelas kisah BWM melalui berbagai cara. Terima kasih kami ucapkan secara khusus kepada 64 ribu followers yang setia menanti update terbaru setiap harinya. Antusiasme kalian adalah semangat bagi para penulis kami. Sampai jumpa dan nantikan program menarik kami yang lainnya!  

Dari Komunitas Vespa Sampai Aksi Dramatical Reading, Ini Keseruan Acara Peluncuran “Serat Tripama: Seruling Jiwa” Bersama Sujiwo Tejo di Ponorogo

Dari Komunitas Vespa Sampai Aksi Dramatical Reading, Ini Keseruan Acara Peluncuran “Serat Tripama: Seruling Jiwa” Bersama Sujiwo Tejo di Ponorogo

Yogyakarta – Minggu (9/4) lalu, Bumi Reog, Ponorogo dibuat geger oleh seniman kondang tanah air, Sujiwo Tejo. Pasalnya, penulis sekaligus dalang senior itu baru saja meluncurkan buku terbarunya, Serat Tripama: Seruling Jiwa,dalam sebuah pergelaran bertajuk, “Dialog Budaya dan Musikalisasi “Serat Tripama: Seruling Jiwa” bertempat di STKIP PGRI Ponorogo.

Menariknya, Sujiwo hadir di lokasi acara dengan menunggangi vespa klasik dan diiringi oleh sekitar 50 orang Komunitas Vespa Ponorogo. Acara dibuka dengan penampilan dramatical reading dari Teater SKTIP PGRI Ponorogo yang mendramatisasikan kisah lakon Kumbakarna, Sukesi dan Togog seperti dalam adegan di buku Serat Tripama: Seruling Jiwa. Sekitar 400 audiensdibuat makin gempita ketika yang ditunggu-tunggu, Sujiwo Tejo, tampil di atas panggung. Dengan gaya khasnya yang nyeni, pria yang akrab disapa Mbah Tejo ini secara nyentrik mengisahkan tentang Kumbakarna, raksasa si tukang tidur yang dalam tidurnya mendengar nyanyian merdu sang istri, Dewi Aswani, seperti dituliskan dalam buku terbarunya, Serat Tripama: Seruling Jiwa.

“Kalau orang bilang sudah paham dengan cerita Ramayana, jangan salah, apakah dia juga sudah tahu cerita tentang Ramayana gubahan Sujiwo Tejo? Tentu tidak kalau tidak baca bukuku,” tantang Sujiwo.

Serat Tripama: Seruling Jiwa sendiri bercerita tentangKumbakarna, adik raksasa kondang, Rahwana. Dikisahkan, Kumbakarna menjadi saksi cinta terlarang Raja Alengka, Rahwana, kepada Sinta, istri Rama. Bergenre novel-grafis-bermusik, Serat Tripama: Seruling Jiwa tidak hanya berisinarasi, tetapi dipenuhi juga oleh gambar-gambar lukisan Sujiwo, serta delapan lagu syahdu yang khusus Sujiwo cipta dan nyanyikanu ntuk mengiringi pembaca menikmati bukuini. Ini merupakan buku kedua dari tetralogi Serat Tripama, kelanjutan dari SeratTripama 1 : GugurCinta di Maespati.

“Kenapa beraninya Simbah (Sujiwo Tejo, -red) mengubah kisah Ramayana ini? Sebab kita justru malah butuh orang-orang seperti Simbah, orang antimainstream supaya yang kita tahu tidak lempeng-lempeng saja, bukan cerita yang begitu terus, tapi sesuatu yang baru, diambil dari sudut pandang yang berbeda” ujar Ulil Maulida, editor buku Serat Tripama: Seruling Jiwa dari Penerbit Bentang Pustaka, yang hadir juga dalam acara.

Audiens dibuat semakin terlena ketika Sujiwo dengan syahdunya melantunkan nada-nada indah dari penampilan menyanyinya diiringi paduan suara STKIP PGRI Ponorogo membawakan lagu yang Sujiwo gubah, Ingsun dan Pada Suatu Ketika. Selain itu, di akhir acara, audiens diberi kesempatan untuk mendapatkan buku-buku karangan Sujiwo sekaligus tandatangan langsung dari penulisnya. Serat Tripama: Seruling Jiwa sendiri akan tersedia di toko buku pada akhir April 2017.

Halaman 1 dari 812345...Terakhir »