Buku

Buku

andrea hirata, sang pemimpi
andrea hirata, sang pemimpi

Sang Pemimpi

IDR 59.000 IDR 50.150

Arai adalah saudara jauh Ikal yang telah menjadi yatim piatu sejak kelas 3 SD, ia adalah anak yang sangat tabah menjalani hidupnya. Bayangkan saja, ketika Ikal dan Ayahnya menjemput Arai, mereka sedih melihat keadaan Arai, namun Arai menghibur Ikal dengan mainan buatannya. Sedangkan Jimbron adalah sahabat setia mereka yang juga yatim piatu. Ia menjadi gagap sejak ayahnya meninggal dan iapun diangkat menjadi anak asuhnya Pendeta Geovanny. Ia sangat fanatik kepada kuda yang dianggap hewan asing di lingkungannya, bahkan ia mengerti seluk beluk setiap kuda.Tiga orang bersahabat itu tinggal di satu kamar kontrakan di pinggir Dermaga Magai. Setiap pukul 2 pagi mereka harus bangun untuk bekerja sebagai kuli ikan di Dermaga Magai.



     Mereka sering dimarahi Pak Mustar karena ulah mereka. Pak mustar adalah sosok orang yang sangat bersahaja, tegas, dan disiplin. Ia adalah pahlawan bagi anak-anak di Belitong, karena berkatnya Ikal dan teman-temannya tidak perlu menempuh jalan sejauh ratusan kilometer untuk pergi ke sebuah sekolah negeri. Pak Mustar menjadi galak karena anaknya tidak dapat masuk ke sma yang susah dibangunnya karena nemnya kurang 0.25 dari batas minimal.

Andrea Hirata telah menerbitkan 9 novel edisi bahasa Indonesia (Laskar Pelangi, Sang Pemimpi, Edensor, Maryamah Karpov, Padang Bulan, Cinta di Dalam Gelas, Sebelas Patriot, Laskar Pelangi Song Book, dan Ayah ) dan 2 novel edisi internasional (The Rainbow Troops dan Der Tr?umer-Maret, 2015, Penerbit Hanser Berlin). Dia adalah pemenang New York Book Festival 2013, kategori General Fiction, untuk The Rainbow Troops (Laskar Pelangi edisi Amerika), dan pemenang Buchawards 2013, Jerman, untuk Die Regenbogen Truppe (Laskar Pelangi edisi Jerman). Andrea lulus dari Sheffield Hallam University, UK, post graduate, beasiswa. Dia juga mendapat beasiswa studi sastra di University of Iowa, USA. Cerpen pertamanya, “Dry Season”, dimuat di majalah sastra ternama, Washington Square Review, New York University. Andrea menjadi panelis Das Blaue Sofa, Leipzeig Book Fair 2013 dan terpilih dalam project Windows on The World, 50 Writers, 50 Views, Matteo Pericoli, Penguin Random House bersama pemenang Nobel Sastra, Orhan Pamuk dan Nadine Gordimer. Laskar Pelangi diterjemahkan ke dalam 34 bahasa asing dan diterbitkan oleh penerbit-penerbit terkemuka di lebih dari 120 negara. Juga tersedia dalam bentuk audio books (Bolinda, Australia dan Hörbuch Hamburg, Jerman) yang dipakai secara luas di berbagai negara untuk keperluan pendidikan. Pada 2015, Media Indonesia memilih Laskar Pelangi sebagai salah satu dari 45 buku paling mempengaruhi Indonesia sepanjang sejarah. Untuk mendorong minat baca, mengembangkan sastra dan melestarikan bahasa Belitong, pada 2010 Andrea membangun Museum Kata, museum sastra pertama di Indonesia yang telah berhasil memulai literary tourism di Tanah Air.

    Related Book

    Ayah

    IDR 74.000 IDR 62.900

    Endensor

    IDR 59.000 IDR 50.150