Buku

Buku

cinta di dalam gelas, andrea hirata
cinta di dalam gelas, andrea hirata

Cinta di Dalam Gelas

IDR 59.000 IDR 50.150

CINTA DI DALAM GELAS bertutur tentang tugas berat di pundak Ikal. Dia harus membantu Maryamah memenangkan pertandingan catur saat 17 Agustus nanti. Maryamah, yang menyentuh bidak catur saja belum pernah, harus mengalahkan juara catur selama dua tahun berturut-turut yang sekaligus juga mantan suaminya. Namun, lebih dari itu, jenis kelamin Maryamah menjadi tantangan berat untuk bisa mencebur ke dalam pertandingan penuh harkat bagi kaum lelaki ini.



Bagi penonton yang pro maupun kontra, usaha Maryamah jelas sebuah suguhan yang sangat menarik. Begitu pulakah dengan Maryamah


Andrea Hirata telah menerbitkan 9 novel edisi bahasa Indonesia (Laskar Pelangi, Sang Pemimpi, Edensor, Maryamah Karpov, Padang Bulan, Cinta di Dalam Gelas, Sebelas Patriot, Laskar Pelangi Song Book, dan Ayah ) dan 2 novel edisi internasional (The Rainbow Troops dan Der Tr?umer-Maret, 2015, Penerbit Hanser Berlin). Dia adalah pemenang New York Book Festival 2013, kategori General Fiction, untuk The Rainbow Troops (Laskar Pelangi edisi Amerika), dan pemenang Buchawards 2013, Jerman, untuk Die Regenbogen Truppe (Laskar Pelangi edisi Jerman). Andrea lulus dari Sheffield Hallam University, UK, post graduate, beasiswa. Dia juga mendapat beasiswa studi sastra di University of Iowa, USA. Cerpen pertamanya, “Dry Season”, dimuat di majalah sastra ternama, Washington Square Review, New York University. Andrea menjadi panelis Das Blaue Sofa, Leipzeig Book Fair 2013 dan terpilih dalam project Windows on The World, 50 Writers, 50 Views, Matteo Pericoli, Penguin Random House bersama pemenang Nobel Sastra, Orhan Pamuk dan Nadine Gordimer. Laskar Pelangi diterjemahkan ke dalam 34 bahasa asing dan diterbitkan oleh penerbit-penerbit terkemuka di lebih dari 120 negara. Juga tersedia dalam bentuk audio books (Bolinda, Australia dan Hörbuch Hamburg, Jerman) yang dipakai secara luas di berbagai negara untuk keperluan pendidikan. Pada 2015, Media Indonesia memilih Laskar Pelangi sebagai salah satu dari 45 buku paling mempengaruhi Indonesia sepanjang sejarah. Untuk mendorong minat baca, mengembangkan sastra dan melestarikan bahasa Belitong, pada 2010 Andrea membangun Museum Kata, museum sastra pertama di Indonesia yang telah berhasil memulai literary tourism di Tanah Air.

    Related Book

    Ayah

    IDR 74.000 IDR 62.900

    Endensor

    IDR 59.000 IDR 50.150