Tasaro GKHari Minggu lalu, Tasaro menginjakkan kaki ke tanah kelahirannya, Yogyakarta. Pria dengan dua anak ini terkenal dengan namanya, Tasaro GK, yang mana GK memiliki arti Gunung Kidul, tempat di mana ia dilahirkan. Tasaro yang dikenal dengan novel seri Muhammad ini diundang datang ke Yogyakarta dalam acara Talkshow mengenai kisah cinta ibu dan Rasul yang diselenggarakan di UII. Setelah berbagi di acara tersebut, Tasaro melanjutkan dengan mengudara di 92,3 MQFM Radio, kemudian melanjutkan ke Klub Baca Buku Jogja di Mooi Kitchen di daerah YAP Square.

Dalam perjalanan-perjalanan tersebut, Tasaro berbagi kisah seputar Muhammad berikut dengan hal-hal dibalik kepenulisannya. Novel Muhammad, novel pertama yang menceritakan kisah nabi Muhammad, sering dianggap memfiksikan sejarah Rasul. Namun sebenarnya yang terdapat dalam novel Muhammad adalah sejarah Rasulullah dari sudut pandang seseorang bernama Kashva. Seseorang yang hidup di sekitar zaman Rasulullah.

Muhammad - Para Pengeja HujanKashva, seseorang dengan nama yang terinspirasi dari surat Al Kautsar, melakukan perjalanan ke seluruh dunia untuk mencari tahu mengenai kebenaran Nabi terakhir, sesuai dengan yang diramalkan oleh kitab-kitab. Hingga akhirnya, sebuah kitab menjelaskan bahwa siapa pun nabi terakhir, dia adalah seorang lelaki yang akan mengusir orang yang akan menggenggam hujan.

Judul-judul dalam seri Muhammad tidak jauh dari kata hujan; Muhammad 1 dengan Lelaki Penggenggam Hujan, Muhammad 2 dengan Para Pengeja Hujan, dan Muhammad 3 dengan Para Pewaris Hujan. Menurut Tasaro, alasan mengapa ia memilih kata hujan dalam setiap serinya adalah karena hujan merepresentasikan wahyu. Wahyu dari Allah. Oleh karena itu, setiap seri Muhammad terdapat kata hujan di dalamnya.

(L. Augusteen)