Tips SosialisasiSELAMAT HARI SUMPAH PEMUDA!

Indonesia sudah dikenal oleh orang asing dengan “Kebiasaan Ngaret”-nya nih. Sebagai pemuda, yang katanya agent of change, seharusnya hal-hal ini dihindari, apalagi kalau berhubungan dengan orang asing. Kalau bisa, diubah saja sekalian. Tapi ya itu, kalau bisa. Untungnya, Negeri Van Oranje punya “TIPS AND TRICK” yang ampuh agar pemuda Indonesia tidak salah langkah dalam bersosialisasi dengan warga asing nih. Terutama warga Belanda.

Pertama: Jangan pernah datang terlambat!

Hal ini seharusnya sudah tidak asing lagi di telinga pemuda Indonesia kalau orang-Indonesia-tuh-punya-kebiasaan-ngaret. Pernah tidak kamu berhadapan dengan:

Bule: “How long the coffee will be ready?”

Pribumi: “It’s about fifteen minutes, Lady.

Bule: “WhoaFifteen minutes in Indonesia is 30 minutes!”

Untuk hal-hal seperti ini, harap dihindari ya, Pemuda.

Kedua: Jangan lupa klarifikasikan undangan yang kamu terima!

Di Belanda, kamu bisa menerima undangan receptie atau makan malam. Apabila kamu diundang receptie (resepsi) kamu hanya akan mendapatkan makanan dan minuman ringan. Jangan sampai kamu mengambil makan malam. Karena bisa jadi, itu makan malam milik orang lain!

Ketiga: Jangan lupa makan sebelum kondangan!

Jangan berharap undangan yang kamu terima di Belanda akan sama dengan undangan yang kamu terima di Indonesia. Bagi Penggila Gratisan, berpikir dua kali untuk memimpikannya. Tidak semua undangan kamu akan diberikan makanan gratis. Maka dari itu, daripada cacing di perut kamu berbunyi saat undangan, sebaiknya kamu makan dulu sebelum kondangan.

Keempat: Jangan malu untuk memperjelas porsi kamu!

Di Belanda tidak seperti di Indonesia yang kamu bisa basa-basi untuk mendapatkan porsi banyak, atau bersikap ga enakan makanya kamu makan porsi sedikit. Orang Belanda, yang mengundang kamu makan malam tentunya, pasti akan menanyakan seberapa besar porsimu. Ini bukan hal yang kurang sopan, orang Belanda melakukan ini karena mereka tidak suka apabila makanan mereka sisa atau tamu undangannya kelaparan. Jadi, jangan malu-malu memperjelas porsi makan malam kamu daripada kamu malu-maluin.

Kelima: Jangan lupa bawa UANG!

Kalau kamu datang ke undangan, jangan harap di situ gratis, dan jangan berharap orang Belanda cukup ramah untuk langsung ngebayarin kamu. Jadi daripada kaku sendiri, sebaiknya membawa uang.

 

@Leovita_A