Haidar Bagir, Direktur Utama Mizan, kembali tercantum dalam buku The 500 Most Influental Muslims in The World 2016. Sejak kali pertama The Royal Islamic Strategic Studies Center (RISCC) menerbitkan buku ini tahun 2009, Haidar Bagir masuk sebagai satu di antara 15 muslim Indonesia yang terpilih. Buku yang digawangi oleh Pimpinan Editor, John L. Esposito dan Ibrahim Kalin ini, membagi 500 muslim terplih menjadi tiga belas kategori. Haidar Bagir masuk dalam kategori bidang media.

Selain menjadi salah seorang pendiri Mizan, Haidar juga merupakan tokoh filsafat, pengajar, dan aktif dalam pembangunan dan pengembangan berbagai organisasi.  Ia meraih gelar doktoralnya di Jurusan Filsafat Universitas Indonesia, setelah sebelumnya menggondol gelar sarjana dari Jurusan Teknik Industri Institut Teknologi Bandung, dan menamatkan pendidikan masternya di The Centre for Middle-Eastern Studies, Harvard University.

Tercatat, Haidar juga mendapat kepercayaan sebagai Ketua Yayasan Madina Ilmu yang mengelola Sekolah Tinggi Madina Ilmu di  Depok . Dirinya juga sempat menjabat sebagai direktur utama GUIDE (Gudwah Islamic Digital Edutainment) Jakarta, Ketua Pusat Kajian Tasawuf Positif IIMaN, Ketua Badan Pendiri YASMIN (Yayasan Imdad Mustadh’afin), dan menjadi pengajar di beberapa universitas di Indonesia.

Tak hanya itu, kegemaran Haidar dalam menulis membuahkan beberapa buku best seller. Di antaranya Buku Saku Tasawuf, Buku Saku Filsafat, Buat Apa Shalat, Surga di Dunia, Surga di Akhirat, Era Baru Manajemen Etis dan beberapa buku lain.

Kesibukan Haidar tidak kemudian menghalanginya melakukan syiar agama. Hingga saat ini, Haidar masih aktif memberikan ceramah keagamaan dan pendidikan di sejumlah instansi, menjadi pembicara dalam sejumlah seminar, khususnya seminar keilmuan tentang filsafat dan pemikiran Islam kontemporer. Tak tanggung-tanggung, beberapa tahun terakhir, Haidar juga menekuni radio mingguan bertajuk Lite is Beautiful di Lite FM.

Tak hanya didapuk sebagai The 500 Most Influental Muslims in The World, Haidar juga pernah menerima beberapa gelar penghargaan bergengsi, seperti Science and Religion Course Award dari The Centre for Theology and Natural Sciences (CTNS), Berkeley, California, Amerika Serikat tahun 2002/2003. Tahun 2008, dirinya dinobatkan sebagai salah satu dari sepuluh Best CEO’s versi Majalah SWA. Pada tahun yang sama, Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) menunjuk Haidar sebagai Tokoh Perbuuan Islam Indonesia 2008.

Fitria.