IMG-20150918-WA0000IMG-20150921-WA0001

Kabut asap kembali menyelimuti langit Indonesia. Sejak awal September 2015 lalu, kabut asap mengepung sejumlah daerah di Jambi, Riau, dan Pekanbaru, Batam, Aceh, Palembang, hingga Medan. Bulan September ini menjadi kali kedua Indonesia diserang kabut asap setelah pada Februari 2015, lalu negeri ini mengalami peristiwa serupa. Tak hanya tahun 2015, 2014 juga tercatat sebagai tahun bumi Indonesia dilanda kabut asap berbahaya. Bahkan, di Riau, kabut asap telah berlangsung sejak 17 tahun lalu.

Persitiwa ini seakan sudah akrab di telinga masyarakat Indonesia. Bahwa negeri ini memang sangat aktif memproduksi kabut asap berbahaya akibat amukan kebakaran hutan. Dan seantero warga, menjadi langganan setia menghirup udara yang jelas sangat berbahaya.

Akibatnya, Indonesia melahirkan generasi-generasi tak sehat yang terkena ISPA. Tak hanya itu, sejumlah kerugian terus bermunculan, seperti kerugian material, gangguan jam penerbangan, gangguan jaringan komunikasi, dan masih banyak lagi.

Peristiwa ini mengundang keprihatinan dari sejumlah pihak, termasuk para komikus Indonesia. Komikus Indonesia beramai-ramai membuat ilustrasi yang mengkampanyekan Indonesia sehat tanpa asap. Dhany Pratama, Digidoy, Sandy P. U, Rizki Goni, dll, berbondong-bondong meramaikan sosial media mengkampanyekan Indonesia tanpa asap.

“Kami membuat ilustrasi ini sebagai bentuk empati bagi sejumlah daerah yang terkena kabut asap, khususnya di Sumatera. Harapannya, dengan kampanye seperti ini, pihak-pihak terkait dapat segera menuntaskan permasalahan krusial ini,” terang Sandy P. U, kreator Komik Tomo dan Tama.

@fitriafarisa