Konsierto di Kyoto“Pada bulu-bulumu Desember pun berembus. Dingin dan rentan. Seperti bunga-bunga kemboja. Yang berderai. Seperti mimpi-mimpi. Yang tergerus.” – petikan dari puisi Tekukur Akhir Desember, Konsierto di Kyoto.

Mochtar Pabottingi adalah seorang sastrawan dan intelektual andal. Karyanya yang berjudul Konsierto di Kyoto merupakan kumpulan puisinya yang kedua. Puisi ini juga sebenarnya merupakan persembahan untuk istri tercinta.