Film Mencari Hilal

Film Mencari Hilal

“Kalau nanti bapak sampai meninggal belum sempat melihat hilal, bapak nggak ridho,” desah Mahmud (60).

Mahmud (Deddy Sutomo) adalah seorang pendakwah yang tulus berjuang menerapkan ajaran Islam sebagai pedoman dalam seluruh aspek kehidupan. Mendengar pemerintah menghabiskan dana sembilan milyar rupiah saat sidang Isbat untuk menentukan hilal, Mahmud merasa hal itu tak bisa dibenarkan. Kenyataan tersebut mendorong ia untuk membuktikan, bahwa Islam tidak mengajarkan umatnya melakukan sesuatu yang mubazir. Mahmud bertekad untuk mencari hilal sendiri menggunakan tradisi seperti di pesantrennya beberapa puluh tahun silam.

Namun, tekad Mahmud terhambat kedua putrinya, Halida dan Hanifah yang mengkhawatirkan kondisi kesehatan ayahnya. Dalam keadaan demikian, Heli (Oka Antara), putra bungsu Mahmud yang telah lama pergi dari rumah karena berseteru dengannya, kembali ke rumah. Kembalinya Heli sesungguhnya adalah untuk bertemu Hanifah yang bekerja di kantor imigrasi, memintanya mengurus paspor Heli yang kadaluwarsa. Heli membutuhkan paspor secepatnya untuk membantu para aktivis dunia berjuang melawan perusakan lingkungan di Nikaragua.

Dengan terpaksa, kedua bapak dan anak ini pergi dalam perjalanan mencari hilal. Begitu banyak perbedaan, perdebatan, sekaligus perjuangan yang mewarnai perjalanan keduanya.

Akankah pada akhirnya hilal nampak di hadapan pencarinya?

Disutradarai Ismail Basbeth dalam naungan Rumah Produksi Mizan Productions, Argi Film, Dapur Film, MVP Pictures, dan Denny JA, Film Mencari Hilal hadir di seluruh bioskop Indonesia pada Lebaran 2015. Temukan kisah gigihnya pejuang Islam di Film Mencari Hilal!