IMG-20150318-WA0005

Foto: @imamrisd

Gerakan YOT untuk Indonesia diluncurkan Rabu siang (18/3) di Universitas Paramadina, Jakarta. Ini adalah program bagi-bagi 10.000 buku berjudul Young On Top New Edition (35 Kunci Sukses di Usia Muda) terbitan Bentang Pustaka.

Salman Faridi, CEO Bentang Pustaka di kesempatan itu mengingatkan pada hadirin, ada yang luput dari perhatian bangsa ini sejak merdeka, yakni menyebarkan gagasan melalui buku. Karena itulah, sebagai penerbit Bentang Pustaka berkomitmen mengumpulkan gagasan-gagasan dan membentangkannya melalui buku. Sebagai bentuk komitmen itu Bentang tidak mengambil keuntungan dari buku yang rencananya akan dibagi ke 100 universitas di Indonesia.

Inspirasi untuk Anak Muda Indonesia

Buku YOT (Young on Top), adalah buku yang ditulis Oleh Billy Boen berisi 35 kunci sukses di usia muda. Di bagian awal buku ini Billy mengurai pentingnya membangun motivasi, keyakinan, dan optimisme dalam menjalani hidup. Berikutnya membahas bagaimana cara meraih sukses di usia muda dan tips-tips tentang membangun karakter yang harus dimiliki untuk meraih sukses.

Billy bercerita di awal peluncuran buku ini, 70% pembacanya adalah mahasiswa. “Ini yang kemudian melahirkan mimpi untuk bagi-bagi buku ke anak muda”, ujarnya.

Billy melanjutkan tujuan membagi buku ini adalah agar bisa menginspirasi banyak orang. Tetapi Billy mengakui mimpi ini tidak akan terwujud tanpa dukungan dari banyak pihak. Bahkan para YOTers (julukan untuk para anak-anak muda Young on Top) pun diketuk pintu hatinya agar tergerak dan mau berdonasi melalui gerakan ini.

“Dukungan Bentang Pustaka dengan tidak mengambil profit dari produksi buku ini adalah hal luar biasa. Begitu juga PT Pos Logistik Indonesia yang membantu menyebarkan ke 100 kampus,” kata Billy.

Sementara itu, Yan Hendri, direktur PT Pos Logistik Indonesia yang juga hadir sebagai pembicara mengatakan kolaborasi ini terjadi karena ada kesamaan kepentingan ingin berbuat sesuatu untuk Indonesia. Selanjutnya akan ada kolaborasi terkait dengan distribusi buku-buku ke seluruh pelosok tanah air. “Semakin jauh pengiriman buku ini, misal ke perpustakaan di pelosok, maka akan semakin bermanfaat,” katanya.