Awal Maret ini, beberapa anak muda Bandung yang gemar membaca berkumpul dan membaca bersama. Ini adalah cerita Atria Dewi Sartika tentang kegiatan yang berlangsung di bilangan Dago itu.

***

[Liputan Kegiatan] Baca Bareng The 100 Year Old Man Who Climbed Out of The Window and Disappeared

Bandung, adalah salah satu kota di Indonesia yang punya banyak komunitas. Berbagai macam komunitas lahir untuk mewadahi berbagai jenis minat orang-orang yang bermukim di Bandung. Begitupun alasan Klub Baca Bandung lahir.

Hari ini, Minggu, 1 Maret 2015, untuk pertama kalinya Klub Baca Bandung melakukan kegiatan. Bertempat di Cokotetra Cafe yang beralamat di Dago 322, para worm (sebutan untuk penggiat Klub Baca Bandung) berkumpul untuk membahas bersama satu buku yang sama.

Untuk pertemuan perdana ini, buku The 100 Year Old Man Who Climbed Out of The Window and Disappeared menjadi pilihan. Buku dari Swedia yang diterjemahkan oleh Bentang Pustaka ini berhasil mengundang berbagai pendapat dari worm yang hadir.

Dibuka oleh Ariel Seraphino selaku Kapten Klub Baca Bandung, acara dilanjutkan oleh Gelar Riksa Abdillah selaku pembahas hari ini. Gelar berbagi opininya tentang buku 100 Yoman (disingkat. Soalnya judulnya kepanjangan (>_<))

Menurut Gelar buku 100 Yoman ini dituturkan dengan menarik. Penulis berhasil menampilkan sosok tokoh utama yang cenderung amoral tapi cerdas. Sosok kakek tua berusia 100 bernama Allan Karlsson ini berhasil menghadirkan humor cerdas melalui petualangan hidupnya bertemu dengan para diktator. Pelarian Allan yang berujung pada peremapokan tanpa sengaja yang dilakukannya benar-benar menampilkan kejahatan yang jenaka.

Alur cerita pun menuai tanggapan dari para worm yang hadir. Selain itu cara Jonas Jonasson menampilkan Indonesia dalam karyanya memang “jleb” banget. Hm.. negatif sih, tapi memang benar (>_<)
“Indonesia adalah negara di mana segalanya mungkin” hal. 483

Ini pun menjadi bagian yang dibaca oleh Gelar saat sesi Baca Bareng. Oiya, dalam kegiatan Klub Baca memang salah satunya ada sesi Baca Bareng. Di sesi ini semua yang hadir bergantian membaca bagian-bagian yang dipilihnya. Setelah seluruh worm yang hadir mendapat giliran membaca, acara pun ditutup.

 

Worm yang hadir di pertemuan perdana (^_^)v

Sesi foto bersama pun menjadi kehebohan sendiri karena urusan backlight (^_^) Dan yang menyenangkan adalah ada 2 orang yang beruntung memenangkan doorprize. Wah seru banget ya. Datang dan bahas buku. Ketemu teman-teman baru. Dan pulang bawa hadiah.
Yang Beruntung dapat Doorprize
Mau ikut juga? Boleh banget. InsyaAllah tanggal 22 Maret, Klub Baca Bandung akan kembali membahas buku. Kali ini akan membahas buku “28 Detik” yang diterbitkan oleh Bentang Pustaka. Jangan lewatkan ya, karena penulisnya juga akan hadir lho. Tempatnya? Masih sama. Di Cokotetra Cafe yang sangat cozy. (^_^)