Malang (beritajatim) – Trinity, seorang independent traveler, mengunjungi Malang. Dia menceritakan berbagai pengalamannya berkeliling dunia.

Meet and Greet with Trinity pada Minggu (8/2/2015) pukul 2 hingga 4 sore di Toko Buku Togamas Malang. Meet and Greet with Trinity yang sebelumnya di kota Bali dan Surabaya, dan kali ini di Malang dapat menarik pengunjung untuk hadir dalam acara ini. Mereka sangat antusias sekali dengan cerita dan pengalaman Trinity berkeliling dunia.

Dalam pengalaman Trinity, ia sudah berkeliling dunia kurang lebih ke 22 negara selama setahun. Di antaranya Peru, Chili, Columbia, Brazil, Equador, Rusia, Quba, Jamaika, Mexico, Eropa, dan masih banyak yang lainnya.

Trinity tidak sendirian dia berkeliling dunia ditemani oleh sahabatnya yang bernama Yasmin. Ia lebih memilih di negara Amerika Selatan karena kebanyakan buku traveling jarang membahas tentang negara tersebut, dan akhirnya ia berkunjung kemudian membagikan pengalamannya pada pembaca.

“Yang jelas traveling itu indvidual, terserah kita ga usah ikut-ikutan orang lain dan ga usah dengerin apa kata orang yang penting kita nyaman dan sesuai dengan kantong kita,” ujar wanita kelahiran Jakarta ini.

Dari berbagai pengalaman berkunjung di dunia, negara Peru yang membuat kesan tak terlupakan baginya. “Tidak hanya biaya hidup yang murah, wisata disana lengkap, makanan murah, orang-orangnya juga ramah,” ujar Trinity sang penulis buku The Naked Traveler.

Terinspirasi dari Film The Motorcycle Diaries, Trinity berkeliling dunia. “Menyesal itu ketika kita tidak mencoba suatu hal,” kata Trinity. Meski dengan duit yang pas-pasan ia dan sahabatnya ingin memperlihatkan pada pembaca sesuatu yang beda dan selalu berinovasi dengan berkeliling dunia.

Ada banyak kisah lucu, sedih, sebel menjadi bumbu sedap dalam pengalamannya menjadi backpacker yang melanglang buana ke berbagai negeri di dunia. Kisah-kisah ini pula diceritakan kembali dalam bentuk buku semacam catatan sejarah seorang backpacker sebagai dokumentasinya yang menjadi cerita manis untuk pembaca.

Ia dan sahabatnya Yasmin masih memiliki keinginan mengunjungi negara negara di penjuru dunia. Sebenarnya makna dari traveling itu kangen melakukan perjalanan di masa depan bukan di masa lampau,” tukas Trinity.

Bentang Pustaka telah menerbitkan buku-buku dari Trinity diantaranya The Naked Traveler, Travelove, The Journeys, The Naked Traveler Anthopology, The Naked Traveler Across the Indonesia Archipelago, dll. Buku-buku Trinity termasuk buku yang informatif dan menghibur telah menginspirasi banyak orang untuk berwisata, tidak hanya ke luar negeri, tapi juga keliling Indonesia. [aii/but]

Sumber: beritajatim.com