SLEMAN – Keberadaan Facebook, Twitter, Path, Pinterest, Instagram, LinkedIn, Google+, Filckr, tumblr, dan sebagainya, semakin populer di tahun 2014 ini. Satu orang bisa memiliki lebih dari 1 akun media sosial. Para pengguna pun memanfaatkan media sosial dengan berbagai alasan. Ada yang menggunakan media sosial sebagai wadah untuk mencari referensi, update informasi, menjaga eksistensi, menjalin hubungan kerjasama, promosi, on line shop, mencari pasangan, dan lain sebagainya. Bahkan pernah ada pengguna media sosial Path sebagai wadah untuk menyampaikan kritik terhadap sebuah kota. Padahal sifat pengguna media sosial di jaman sekarang ini sudah lebih reaktif, dan bila ada yang mengunggah gambar atau tulisan yang sensitif, pasti akan segera menyebar secara masif. Trend instagram yang semakin melesat di tahun 2014 ini pun, juga dimanfaatkan sebagai media untuk sharing foto modeling, landscape, lokasi yang dikunjungi, kreasi do it yourself, online shop, dan sebagainya.

“Hal yang lebih menarik lagi adalah, pemanfaatan media sosial sebagai sebuah gerakan. Hastag yang bertebaran di twitter tidak lagi hanya dimeriahkan oleh ulang tahun selebritis atau slogan-slogan lucu, tetapi juga sebuah misi perubahan. Mulai dari kritik terhadap presiden, penggalangan gerakan antikorupsi, menolak reklamasi pantai, penyelamatan hutan lindung, hingga penolakan diskriminasi agama. Media sosial yang semula hanya arena hiburan berubah menjadi sebuah aksi penyelamatan,” ungkap Sekar Atika Driyaastiti promosi Bentang Pustaka.

“Bagaimanakah nasib media sosial di tahun 2015? Apakah akan semakin banyak pengguna yang memanfaatkannya? Dan media sosial yang ada ini akan dimanfaatkan seperti apa di tahun mendatang? Berangkat dari isu ini, Bentang Pustaka mengadakan acara dengan konsep sharing and gathering, ngobrol santai dengan para pengguna sosmed. Acara ini diberi nama Wedangan Inspirasi, yang bertajuk Masa Depan Media Sosial di Tahun 2015,” kata Sekar.

Dijelaskan Sekar, Wedangan Inspirasi kali ini menghadirkan Pakdhe @SenggOL, founder @JogjaUpdate & brothers. Pakdhe @SenggOL, sebagai seorang praktisi, akan membongkar twitter dari segi pemanfaatan bisnis. Juga akan hadir narasumber kedua Iwan Awaludin Yusuf, pemerhati media sekaligus Dosen Komunikasi UII. Iwan akan merangkum rekam jejak pengguna media sosial sepanjang 2014 dan pola pemanfaatannya.

Wedangan Inspirasi ini akan dilaksanakan pada jumat, 19 Desember 2014 mulai pukul 18.30– 20.30 WIB, bertempat di Patung Kuda Park (Bentang Pustaka) Jl. Plemburan No.1, Pogung Lor, RT.11, RW.48 SIA XV, Sleman, Yogyakarta.

Ahmad MAR

Sumber: suarapemuda.com